
Di suatu perumahan mewah, ada gadis remaja yang berumur 18 tahun. Ya itu adalah Luci, gadis cantik dan lemah lembut itu kini tengah duduk di taman rumahnya.
"Hmmm... andai aja mama nemenin di sini" ucap luci sedih.
Ya saat umur lucu menginjak 10 tahun, ayahnya mengangkat seorang anak perempuan yang sekarang menjadi kakak angkat perempuan nya. keluarga angga sangat menyayangi Anggi ,putri angkat mereka.
Semuanya akan berubah dari sekarang ,,Anggi sangatlah egois,, dia selalu membuat pandangan semua orang terhadap Luci adalah pandangan buruk .
Seperti saat ini ketika anggi melihat Luci sedang duduk murung di taman, dia muncul ide untuk membuat orang di dalam rumah semakin membencinya.
"Heiii sialan !!!!" ucap kasar Anggi
saat mendengar panggilan Anggi, wajah Luci seketika menjadi dingin dan datar.
"Apa ?" ucap luci singkat
tanpa menjawab pertanyaan Luci Anggi langsung menjatuhkan badannya ke tanah, sehingga seolah olah Luci lah yang mendorong nya.
"Auuuuuu mamaaaa !!!" teriak histeris Anggi
Luci yang sudah tau akan ada drama lagi, dia membiarkan nya. Dia juga tau bahwa sang mama akan memarahinya habis -habissan setelah ini.
__ADS_1
"astagaa.... sayankkkkk!!" ucap nyonya Angga ,,istri dari tuan Angga. "apa yang kau lakukan sayankkk " ucap nyonya Angga histeris.
"Aku tadi hanya meminta bantuan adik ma ,,tapi dia malah mendorongku...." ucap Anggi terisak.
Nyonya Angga menoleh ke arah Luci kemudian....
PLAKKKKKK.....
Tamparan keras mendarat di pipi mulus Luci.
sedangkan Luci tetap diam dengan tindakan mamanya. dia sudah terbiasa dengan semuanya , terbiasa dengan semua drama wanita itu.
"Apa? " singkat sekali jawaban luci,, walaupun dia merindukan ibunya yang dulu, ibu yang lemah lembut, pengertian, penuh cinta sekarang hanyalah ibu yang selalu memberikan derita.
"Begitulah caramu berbicara dengan ibumu hahhhh?????" bentak nyonya Angga.
"terus harus bagaimana cara saya saya berbicara dengan Anda nyonya ???" ejek Luci
sekali lagi Anggi memulai dramanya ...
"Sudah ibu,, jangan bentak lagi adik,, kasian dia ,,lagi pula ini salahku " ucap Anggi pura² sedih.
__ADS_1
"Tidak nak ini bukan salahmu sayank ,, ini semua salah anak sialan itu !!!!" ucap nyonya Anggi sekali lagi ,,
jika di tanya apakah Luci sedih atau tidak, tentunya amat teramat sedih. bagaimana tidak ,,ibu yang dulunya kita banggakan ,,kita idolakan ,,tapi sekarang dia dengan teganya menorehkan luka yang amat dalam pada putri kandungnya sendiri
Ibu yang selalu dia cintai kini lebih menyayangi dan mencintai putri angkatnya yang akan menjadi penyebab keluarga angga hancur.
"Aku menyesal melahirkanmu!!" ucap nyonya Angga
"Aku tidak peduli" jawab Luci dingin.
ya dia akan selalu menampilkan sifat dingin dan tak tersentuh nya pada semua orang . tapi tidak saat dia sendiri atau di dalam kamar , semua sifat itu seakan hilang setelah dia sendirian, semua sifat itu akan tergantikan dengan air mata seorang gadis yang kesepian.
memang hidup di rumah mewah, banyak harta tidaklah selalu menjamin kebahagiaan seseorang.Lebih baik hidup sederhana tapi berlimpah kebahagiaan, berlimpah tawa kesenangan dan berbagai macam kebahagiaan lainnya.
itu lah harapan segelintir orang tapi jarang yang bisa mewujudkan
jika di suruh memilih, Luci pastinya akan memilih hidup sederhana tanpa adanya harta.
Like, Vout ,and tinggalin komentar di kolom komen ya
Maap kan author yang novelnya kagak karuan ini
__ADS_1