Dendam Nona Psychopat

Dendam Nona Psychopat
AKU JELMAAN IBLIS


__ADS_3

" Kau tanya keinginan ku pah " tanya Luci datar.


" ya jadi apa maumu sialan ?"


" Hmmmmmmm....." senyum devilnya. dia sengaja menggantungkan kata² nya, kemudian berkata...


" AKUU.INGIN.MEMBUAT.KALIAN.TERUTAMA.KAKAKKU.TERSA.YANK.HIDUP.BAGAI.DI.NERAKA.PENUH.PENYIKSAAN.PENUH.JERITAN.KEPEDIHAN.MENYENANGKANGKAN BUKAN....??? " Ucap luci penuh penekanan.


aura dalam ruangan tersebut bagaikan di neraka , sangat menakutkan setelah Luci mengatakan kata² penuh kebencian nya itu.


" k-kauu sa-sangat kejam sialannn "!!!!. ucap tuan Angga.


" K-kau be-benar saynk, di-dia seperti jelmaan ib-iblisss " sambung nyonya Angga takut.


Tawa Luci pun pecah menggelegar. Tawa itu seperti kata yang disebutkan oleh sang mama " IBLIS ".


"HAHAHAHAHAHAHAHAH...HAHAHAHAHAHAHA ...... kau sangat lucu nyonyaaaa HAHAHAHAHA.... bukankah saya memang jelmaan "IBLISSSSS" Nyonya Angga yang terhormat HAHAHAHAHAHHAHAHAHA....." Ucap luci dengan aura iblis nya.


" k-kauuuuuuu !!!! " jawab nyonya Angga. mendengar peluang untuk membuat orang tuanya semakin membenci Lucia Anggi memanfaatkannya.


" jangan perlakukan mama seperti itu adik " ucap Anggi dengan air mata buayanya.


" Ratu drama memulai aksinya haha " jawab santai Luci.


mendengar itu Anggi semakin menjadi-jadi memainkan dramanya.


" tolong adikkkk,,, jangan seperti itu,, aku sudah memaafkan mu adik...." lanjut ratu drama (Anggi )


" AKU TIDAK BUTUH MAAFMU BRENGGGGSEKKKKK...., LEBIH BAIK MATI SANA KAUUUU...." Ucap luci santai tapi penuh aura kejamnya.

__ADS_1


entah saat itu Luci mulai menunjukkan sikap kejam nya kepada orang² yang menindas ya. dia tidak akan segan ² mengucapkan kata² kejam bagi mereka yang memprovokasi nya.


setelah mengatakan hal itu ,Luci langsung pergi meninggalkan ruangan rawat Anggi. setelah keluar dari ruangan Anggi Luci berjalan menyusuri lorong rumah sakit yang agak sepi itu. dia berjalan dengan air mata mengalir di pipi mulusnya.


sesampainya di lobi rumah sakit dia langsung berteriak kencang.


" Akhhhhhhhhhhhhhhhhhhh brengsekkkkkkkk kauuuuuu.... " ucap luci sambil meninju tembok rumah sakit sampai retak. darah segar pun mengalir di kepalan tangan Luci.


securiti yang mendengar teriakan Luci menghampiri nya.


" nona tolong jangan buat keributan di sini nona " ucap sang securiti.


tanpa menjawab suruhan sang securiti, Luci bergegas pergi dari lobi rumah sakit dengan tangan yang penuh dengan darah segar.


hebat memang jika di umur muda itu lebih tepatnya 18tahun. seorang wanita bisa meretakkan sebuah tembok, mungkin itu bisa terjadi karena penuhnya rasa dendam, amarah dan kebencian yang memenuhi diri kita.


yang dia lakukan adalah terus berjalan menyusuri jalanan yang cukup sepi itu, sampai ²....


" Heiii cantikkk temenin kita yukkk " ucap preman dengan wajah smirk.


" JANGAN.HALANGI.JALANKU.BRENGGSEKKKK.... " Ucap Luci dengan pandangan kosong dan aura yang gelap.


mendengar itu para preman sebenarnya takut dan merinding mendengar perkataan luci,. tapi mereka tidak menyerah dengan niatnya.


preman yang berjumlah kurang lebih 5 orang itu kembali memulai aksinya.


" ayolah sayank jangan jual mahalll " ucap salah satu preman.


" ayo sayankk... " tarik salah satu preman.

__ADS_1


Luci pergi mengikuti arah kemana preman itu membawanya. sesampainya di gudang sepi para preman mulai melecehkan Luci tapi belum sampai menyentuh nya.


mendapat perlakuan itu Luci seperti singa yang mendapatkan mangsanya. dia yang sedang di penuhi aura iblis nya. langsung mengambil pisau kecil yang di simpan sang salah satu preman yang cukup tajam.


dia langsung menancapkan pisau kecil itu secara membabi buta pada mata salah satu preman kemudian...


" Akhhkkkkhhhhhhhh.... akhhhhhhhhhh matakuuu akhhhhhh... " teriaknya.


" Sialannnnn !!! " ucap temannya.


Luci langsung membuat tanda pada wajah teman preman itu, cukup dalammm.


"Akhhhhhhhhhh akhhhhh wa-wajahhku "" ucapnya


melihat perilaku Luci ,teman sang preman yang belum mendapatkan tanda dari Luci merinding ketika melihat tatapan smirk milik Luci.


tanpa menunggu aba² mereka ngacirr kaburr entah kemana meninggalkan teman2 nya yang sudah terkapar menderita di gudang tersebut..


Luci yang sehabis melakukan penyiksaan yang menurutnya sangat menyenangkan. dia memutuskan pergi meninggalkan tepat sepi itu.


dia memutuskan pulang, tapi kali ini berbeda, dia terlihat sangat senang.mungkin karena habis bersenang² dengan para preman tadi.


" Heiiiii " panggil seseorang....


JANGAN LUPA LIKE👍, KOMEN🙂, VOUTE❤️.


********


JANGAN MENGHINA OK🙂

__ADS_1


__ADS_2