
Alendra menceritakan semua tentang dirinya,, Luci pun dengan senang hati mendengarkan cerita Andra tentang siapa dia dan kehidupannya.
Alendra Giogino Caesar Ramesses adalah CEO tampan pemilik Perusahaan CAESAR COLIGHT yang saat ini salah satu perusahaan besar yang sangat berkembang. Dia juga sangat terkenal dalam dunia gelap, tapi hanya orang² kepercayaannya yang tau perihal itu.
Alendra pun tidak segan² menceritakan semua hal² keji yang telah dia lakukan. Luci pun mendengarkan nya dengan seksama dan terlihat meminati nya.
" ternyata kau orang yang hebat " ucap luci dengan senyumnya.
" aku hanya mengikuti kehidupan yang tuhan berikan " jawab alendra.
" hmmm"
" oh ya kau mau kemana " tanya alendra.
" pulang " jawab Luci singkat.
" bagaimana jika ku antar, tidak baik gadis cantik sepertimu jalan² sendirian di jalanan sepi seperti ini " goda alendra
" cihhhhhhh,, baiklah " ucap luci mengalah
saat dalam perjalanan, keadaan dalam mobil hening seketika,, keduanya sibuk dengan pikiran masing² yang entah memikirkan apa. Alendra menatap Luci sekilas,,,
" kenapa aku ingin memilikimu " ucap Andra dalam hatinya dengan tiba².
" rasanya aku ingin sekali menghancurkan orang yang membuatmu seperti ini " lanjutnya dalam hati
Luci yang merasa sedang di perhatikan , menjadi salah tingkah dengan keadaan di dalam mobil itu, diapun membuang pandangannya kearah kaca jendela.
setelah puas melihat luci, alendra kembali fokus kearah jalanan yang sepi itu, sampai² ada gerombolan orang yang menghentikan laju mobil mereka.
" KELUARRRRR !!!" bentak orang itu.
__ADS_1
" Kaau disini jangan keluar mobil sampai keadaan aman ok " perintah alendra.
" baik " jawab Luci.
orang² itu adalah kelompok yang sedang bermusuhan dengan alendra, mereka berniat melenyapkan alendra karena telah menghabisi anak dari ketua mereka.
alendra pun keluar mobil setelah melepas setelan jasnya, kemudian
BUGHHH
BUGHHHHH
BUGHHHGGG...
Baku hantam pun sudah tidak terhindarkan lagi,, alendra melawa sekitar 15 orang yang bertubuh kekar dengan ilmu bela diri yang lumayan hebat. beberapa kali dia menerima tendangan dan pukulan di wajah, perut, dada, dan punggungnya.
Luci yang melihat alendra kuwalahan, memutuskan keluar mobil dan membantu alendra, dia pun kembali dalam mode lucifernya yang kejam dan bringas ketika melawan para musuhnya.
dalam 15 menit semua orang² itu pun sudah terbaring tidak bernyawa dengan kondisi yang cukup mengenaskan. dengan tulang rusuk yang hancur, tangan yang patah, mata keluar akibat cukilan tangan Luci, dan gigi yang rontok di tanah.
" apa kau tidak apa² " tanya Luci sambil mengulurkan tangannya
" ti-tidak " jawab gugup alendra / Andra.
sebenarnya Andra cukup takut ketika melihat Luci dalam mode Lucifer. baru kali ini juga dia takut dengan seorang wanita, dia pun segera menghilangkan rasa takutnya agar Luci tidak tersinggung.
" benar tidak apa ² " tanya Luci kembali.
" iya ,aku tidak apa² " ucap santai Andra setelah menghilangkan rasa takutnya.
" apa kau takut denganku "?? tanya Luci.
__ADS_1
" Se-sedikit" ucap Andra sambil senyum kikuk.
" HAHAHAHAHAHAH " Tawa Luci lepas.
" Kau??? kau takut denganku ?? bagaimana bisa seorang CEO hebat dan kejam sepertimu bisa takut dengan aku yang wanita lemah hahhh ??" tanya Lucci di sela tawanya.
" kayu tidak lemah sayankk, sudah ku bilang kau kuattt " ucap alendra refleks memanggil saynk
" upssss maaf " alendra meralat ucapannya sambil tersenyum kikuk.
" haha sudahlah, mari pulang,, " ajak Luci
" tapi tubuhmu ??" tanya alendra.
" aku bisa membersihkannya nanti saat di rumah sayankkk" goda Luci.
" Sayankk " ucap Andra kaget dalam hati.
Diapun entah kenapa sangat senang ketika Luci memanggilnya sayank, walaupun ia tau itu hanya godaan saja. mereka pun memutuskan kembali meneruskan perjalanan.
saat perjalanan pulang pun terasa sangat menyenangkan untuk keduanya. tidak seperti saat pertama tadi.
********
Seperti biasa mau minta
LIKEEEE👍
KOMENNNNNN😴
SUBSCRIBE YA...😒 EHHHHH MAKSUDNYA VOUTEEEE😂🤣❤️
__ADS_1