Dendam Nona Psychopat

Dendam Nona Psychopat
ALTAR EGO


__ADS_3

Sudah satu minggu semenjak kepergian alendra, dan juga sudah 1 Minggu pula Anggi sudah di ijinkan pulang kerumah. Selama Luci di rumah dia hanya menghabiskan waktu di kamarnya dengan membaca buku, dan menanam saham di banyak perusahaan.


Entah knp dia memiliki perasaan bahwa dia akan pergi meninggalkan rumah ini.


*********


**Pagi Hari**


Dia turun ke bawah setelah siap² untuk makan. setelah sampai diapun langsung duduk tanpa menghiraukan tatapan tuan dan nyonya Angga serta Anggi yang menatapnya tidak suka.


" Siapa yang menyuruh mu duduk hahh " ucap tuan Angga marah.


" Apa kau tidak mengizinkannya tuan ???" tanya santai Luci.


" tidak akan aku izinkan " ucap tuan Angga marah .


" ohhhh " jawab Luci santai kembali.


" apakah seperti itu caramu berbicara kepada orang tuamu hahhh " bentak tuan Angga marah.


" tergantung tuan " jawab Luci santai.


" apa maksudmu hahhh " tanya tuan Angga.

__ADS_1


" Singkat,,, kalian menyesal bukan melahirkan anak monster sepertiku, kalian juga selalu menghinaku,, kalian selalu tidak mengakui ku, dan kalian selalu saja menyinggung monter sepertiku dengan bodohnya sehingga monster itu ingin sekali mengirim kalian ke tempat yang paling mengerikan bagi para manusia ,,pahamm ??? " ucap luci dengan ekspresi datar dan dingin.


Suasana di meja makan pun menjadi mencekam seperti di makam. Penuh dengan aura kebencian dari sosok Luci.


" sudahlah pahhh ,hentikan biarkan dia makan disini ,tapi ingat Luci jangan mengambil lauk pauk nya ,,aku tidak mengijinkanmu " ucap nyonya Anggi mencoba mengurangi aura kebencian di ruang makan itu.


Anggi yang sedari tadi diam pun memutuskan bicara.


" kau tidak perlu seperti itu ma, " ucap Anggi drama.


" biarkan saynk dan jangan membantah lagi " ucap tuan Angga penuh synk.


" baiklah papa" ucap Anggi pura² menyerah.


" kalau kau mau lauk makan saja dengan darahmu " ucap tuan Angga santai tapi sebenarnya menohok hati Luci. Dia sendiri masih tidak menyangka bahwa sang ayah begitu kejam padanya. Dia hanya bisa menangis dalam hati. sangat menyakitkan tentunya.


Setelah dirasa cukup ,Luci membiarkan darah itu mengalir kedalam gelas minumnya. Dia pun memutuskan memakan makanan yang berlaku darah segar miliknya sendiri, dalam hati dia menangis hebat,


Tuan dan nyonya Angga serta Anggi yang melihat kenekatan Luci pun merinding hebat, Luci makan dengan tatapan kosong, muka datar dan dingin . setelah selesai makan dia meminum darah yang sudah penuh di dlm gelasnya. sekali lagi semua orang yang ada di ruangan itu merinding hebat.


Setelah melakukan aktivitas makannya, Luci menuju kamarnya dengan kondisi tangan yang penuh darah. Sesampainya di kamar dia sudah tidak bisa lagi membendung air mata nya.


terdengar sangat pilu memang, tangisan seorang anak yang membutuhkan orang tuanya malah dibuang begitu saja.

__ADS_1


**Kamar Luci**


" Hiksss.... hikssss kenapa mereka tega membiarkanku tenggelam dalam kebencian ku ini tuhannn,, kenapa ???? " tangis Luci pecah seketika.


Luci pun menangis sesenggukan dipjok kamar sendiri, dengan kasihan, kebencian, amarah menjadi satu yang rasanya ingin sekali mendapatkan pelampiasan dari semua perasaan itu.


Tiba² Luci berhenti menangis, tatapan matanya kosong, datar dan dingin. Dia beranjak berdiri kemudian menuju depan cermin besar kamarnya dan...


PRANKKKKK


BUGGGGG...


PRANKKKKKK....


BUGGGG..


Suara pecahan kaca dan Bogeman tangan yang kuat memenuhi kamar Luci. Kaca dan tembok di kamarnya hancur dan retak dengan permukaan mengalir darah segar.


Luci terus melakukannya tanpa sadar, Ya sekarang ini dia telah diambil oleh altar egonya, setalah pecahan kaca berserakan, dia berjalan di atas pecahan kaca tersebut, tidak menangis atau berteriak kesakitan, dia malah tertawa dan berkata yang tidak².


" HAHAHAHAHA ini sangat menyenangkan dan sangat enakkk hahahahah" ucap luci dengan tawanya.


setalah kesadarannya kembali dia ambruk kelantai dengan kondisi badan penuh darah.

__ADS_1


MAAPIN AUTHORRR YA GYUSSS, AUTHORRR KAGAK UPP BEBERAPA HARI SOALNYA BANYAK KESIBUKAN, AUTHOR JANJI NANTI PASTI SERING UPP OK .


JAN LUPA TINGGALKAN JEJAK KOMEN,LIKE AND VOUTE YA SEBANYAKNYA.😊 LIKE DAN KOMENAN KALIAN SEMANGAT BUAT AUTHOR.


__ADS_2