Dendam Nona Psychopat

Dendam Nona Psychopat
DIUSIR 1


__ADS_3

Sudah 2 hari Luci berada di rumah sakit. dan hari ini dia sudah di perbolehkan pulang oleh dokter.


" Dok apakah saya sudah di perbolehkan pulang " tanya Luci kepada dokter saat ia memeriksa keadaan Luci


" emmm tentu nona ,tapi ingat jangan banyak beraktifitas dulu, banyakin istirahattt ya nona " ucap ramah sang dokter.


" baiklah dok " jawab Luci.


Setelah memeriksa luci, dokter itupun keluar dari ruangan Lucia. dia sangat senang ketika di izinkan pulang setelah dua hari menahan bosan yang sangat dalam.


" Ohhh ya dimana Bram "?? ucap luci celingukan.


Bram pun masuk setelah membelikan sarapan untuk Luci. Dia terlihat sangat lelah dengan keadaan lingkaran mata yang menghitam. melihat itupun Luci bertanya.


" apakah kau baik² saja " ucap luci.


" tentu nona " ucap Bram sambil tersenyum paksa.


" oh ya nona, ini bubur untukmu sarapan " lanjut Bram


"ohhh baiklah, terimakasih Bram " ucap luci.


" sama² nona " jawab Bram


" Bram hari ini aku akan pulang, apakah kau bisa mengantarku " tanya Luci di sela makannya.


" tentu nona " jawab Bram tersenyum.


Setelah menghabiskan makanannya Luci pun berkemas di bantu oleh Bram. setelah itu mereka menuju parkiran rumah sakit yang sudah di sediakan mobil oleh Bram.


" silahkan masuk nona " ucap Bram sambil membukakan pintu.

__ADS_1


" terimakasih " jawab Luci singkat.


setelah itu mereka melanjutkan perjalanan dengan suasana hening. mereka sama² diam dengan pemikiran masing² yang entah memikirkan apa. setelah berkendara sekitar 35 menit, mereka akhirnya sampai di rumah mewah milik keluarga angga.


saat hendak masuk Luci di halangi oleh penjaga yang berkata.


" maaf nona, anda di larang masuk " ucap dingin sang penjaga.


" kenapa " ucap Luci datar


" anda sudah tidak di terima lagi disini nona, dan silahkan pergi " ucap penjaga itu.


tanpa menghiraukan perkataan sang penjaga, Luci menerobos masuk ke dalam rumahnya. saat sudah sampai di dlm ,dia menyaksikan pemandangan yang menyakitkan baginya.


" kenapa kau bisa masukkk hahh " tanya tuan Angga dengan suara meninggi.


" kenapa, ini juga rumahku" ucap dingin Luci.


" kau tidak berhak mengusirku tuan, bagaimanapun aku ini anakmu, anak kandungmu " ucap Luci menekankan kataa² nya.


" Anakku hahhhh ,kami menyesal melahirkan anak ******** sepertimu B^ng$^K,, kau jauh di bawa anak ku Anggi, kau itu monter yang harus dibasmi " ucap tuan Angga dengan teganya dan suara yang semakin meninggi.


JLEBBBBBB


Bagai di tusuk sebilah pedang, jantung Luci serasa bergetar hebat kemudian berhenti berdetak.


SRINGGGGGG...


Tatapan mata yang menunjukkan bahwa dirinya telah di kuasai altar egonya. Luci kemudian menatap Anggi yang tersenyum mengejek padanya, Anggi yang mendapatkan tatapan tidak biasa itu langsung bergetar hebat.


" Tolong papa ,tolong jangan lakukan ini pada adikkk " ucap Anggi dengan air mata buayanya.

__ADS_1


" hentikan nakkk " bentak nyonya Angga.


" hentikan ,kau selalu saja membelanya " lanjut nyonya Angga.


Luci sekarang adalah Luci yang berbeda dari biasanya, hatinya sekarang sudah mati rasa dan penuh kebencian terhadap orang² yang ada di depannya itu.


" Jadi..... sekarang kalian mengusirku yaaa " tanya Luci dengan gaya iblisnya.


" ya ,jadi sekarang pergilah, setelah kau pergi hidup kami ini akan bahagia tanpamu, anak sialan, kau pun akan gembel nanti hahahahah " ucap tuan Angga tidak manusiawi,


ayah macam apa yang berbicara tidak senonoh terhadap anak kandungnya sendiri,?? tidak pantas di sebut ayah.


" kenapa kau tega sekali ,berbicara seperti itu dan tidak menganggap anakmu sendiri hahhh, dan kau itu mengapa menyebut anakmu sebagai monter, apa kau tidak takut anakmu ini menjadi monster sungguhan "?? tanya Luci dengan gaya iblisnya .


Tuan dan nyonya Angga dan juga Anggi yang mendengar perkataan luci menjadi takut dan bergetar.


" ti-tidak akan pernah " jawab tuan angga.


" Ohhhh baiklah " ucap Luci kembali masih dengan gaya nya.


Setelah itu Luci mengambil pisau buah yang ada di meja kemudian menggoreskannya ke pergelangan tangannya cukup dalam.


CRIESSSSSS...( Suara sayatan pisau).


Darah segar mengalir dari tangan Luci, cukup banyak dan kental. Luci kemudian berkata.


AKU RE ARIELA LUCIA RAMESSES BERSUMPAH AKAN MEBALASKAN DENDAMKU BERIBU² LIPAT DARI APA YANG KALIAN LAKUKAN PADAKU, DAN AKU RE ARIELA LUCIA RAMESSES BERSUMPAH AKAN MENGAMBIL NYAWA KALIAN SATU PERSATU DENGAN TANGANKU SENDIRI, AKU AKAN MEMBUAT HIDUP KALIAN MENDERITA MELEBIHI HIDUP DI NERAKA. TETUTAMA KAU KAKAK KU TERSAYANG, DAN KAU AYAHKU TERCINTA, AKU AKAN MENGIRIM KALIAN KE TEMPAT DIMANA HANYA ADA SEBUAH PENYESALAN KARENA TELAH MEMBUAT HIDUP SEORANG MONTER SEPERTI KU INI SEMAKIN MENDERITA DENGAN KEJAM NYA.KALIAN AKAN INGAT BAHWA RE ARIELA LUCIA RAMESSES AKAN KEMBALI UNTUK MEMBALASKAN DENDAM NYA.


Sumpah itu di ucapkan berbarengan dengan setetes demi setetes darah yang mengalir deras kelantai. kemudian........


Haiii gyusss maapin author ya kemarin sakit jadi kagak up deh, ini pun belum sembuh betul jadi sekali lagi mohon maap ,ntar sore author janji bakal up lagi.

__ADS_1


JANGAN LUPA LIKE KOMEN AND VOUTE SEBANYAK BANYAKNYA YA.


__ADS_2