Derita istri titipan

Derita istri titipan
Rindu yang membuat kembali


__ADS_3

Asih Yang sempat terpuruk akibat diperkosa Kanza berusaha Kuat. meski sesungguhnya hati nya rapuh..Walau pun sudah dua bulan berlalu tapi kejadian itu selalu membuat asih ketakutan, jika dirinya sampai hamil..tapi untung lah ketakutan nya tidak terjadi karena setelah dua Minggu kejadian itu Asih mendapatkan tamu bulanan nya.


"Asih" kamu kenapa Akhir akhir ini selalu melamun?" tanya Pram yaang asik menikmati kopi nya.


Nggak apa apa mas?" cuma mikirin Kurang nya fasilitas di puskesmas sini dalam Pelayanan, alat alat nya juga cuma sedikit!" ucap Asih yang berusaha menutupi beban pikiran nya.


Apa kepala puskemas tidak mengajukan peralatan medis pada atasan nya, kenapa bisa seperti itu.?"


"Asih, juga nggak tau mas, Asih mau kebelakang dulu ya mas!" ujar Asih yang berusaha menghindari suaminya.


"Iya" jawab Pram yang terus menatap ke arah Asih.


Sementara di tempat lain.


Kanza terduduk diam diatas motornya sambil melamun tanpa memperdulikan keriuhan di sekeliling nya.


"Kanza" sebentar lagi giliran kamu, Ayo kanza!" hadiah nya besar kali ini, bahkan Taruhan nya adik kandung musuh kita yang cantik itu!" ujar Haris sambil menepuk bahu kanza.


"Kamu" aja yang ikut RIS,! kepala ku sakit. tolong kamu gantiin aku ya!" pinta kanza yang langsung menghidupkan motornya meningalkan lokasi arena balap liar itu.


"Kanza, kenapa Ris? tanya Denis.


"Nggak tau gue, sejak pulang dari desa paman nya, dia selalu melamun seperti itu"! jawab Aris dengan tatapan bingung nya.


Semoga dia baik baik saja ya Ris, gue khawatir banget sama dia.


" Iya" jawab Aris dengan senyum di paksa kan.


Kanza yang baru sampai dikamarnya langsung Membereskan pakaian nya tanpa mau tau dengan kuliah nya sama sekali.


Aku harus pergi kedesa itu lagi, aku tidak sanggup lagi menahan perasaan ini. apa pun yang terjadi akan aku rebut Asih dari suaminya?" gumam Kanza yang terus memasukan Pakaian serta buku tabungan dan ATM nya tidak lupa dengan semua uang yang ada di brankas nya.


"Kanza" kamu mau kemana nak?" tanya mamanya kanza yang terlihat bingung.


"Kanza, mau kedesa paman ma, kanza inggin menjemput calon menantu mama!" jawab kanza yang langsung pergi begitu saja.


Kanza tiba di desa paman nya tepat saat hari sudah menjelang subuh, dengan mengendarai motornya kanza menuju Ke villa milik nya tanpa memberi tahu kan paman serta Oma nya.


" Asih" pangil Kanza sambil memeluk sprei yang masih dalam posisi yang sama, saat di tingalkan kanza dua bulan yang lalu.


Besok aku harus menemui Asih" bagai mana pun cara nya"! gumam kanza sambil meremas spray itu.

__ADS_1


Keesokan harinya. Kanza sengaja mengendarai motor Menuju puskesmas di sana untuk melihat keberadaan Asih, wanita yang sangat di rindukan nya.. dengan mengunakan helm agar tidak ada yang mengenali nya.


"Sial" sudah sore begini kenapa tidak kelihatan batang hidung Asih?"pikir Kanza sambil celingak celinguk menatap ke arah puskesmas yang sudah sepi.


Tidak ada cara lain. nanti Malam Akan aku datangi rumahnya !"pikir Kanza dengan hati dipenuhi rencana.


Untuk melihat situasi Kanza sengaja membawa motornya dengan pelan, melewati Depan rumah Asih yang tampak sepi karena jarak antara rumah Asih dan tetangga nya cukup jauh.


" Baguslah, suaminya pergi!" gumam kanza dengan senyum bahagia saat melihat suami Asih pergi dengan mobilnya.


Malam hari Hujan turun dengan deras di sertai kilat dan petir!"Kanza yang sudah merencanakan Sejak siang, tanpa memperdulikan Hujan yang deras ..memacu motornya menuju Rumah Asih dengan nekat Kanza mendorong motornya menuju semak semak yang berada dibelakang rumah Asih dan menutupinya dengan dedaunan..


Aku harus bisa masuk kedalam..ujar kanza yang berusaha mencongkel pintu belakang rumah ASIH..


"YES.! berhasil. pekik Kanza setelah bisa membuka pintu belakang rumah ASIH.


Dimana kamarnya? pikir kanza yang berjalan mengendap endap Setelah menutup pintu belakang Rumah Asih.


PAsti ini kamarnya, soalnya lampu nya masih menyala"! gumam kanza yang berusaha membuka kamar Asih.


"Asih" dia benar benar cantik!"Ucap Kanza sambil membelai rambut Asih pelan..


"Asih, yang merasakan ada yang membelai rambutnya, langsung terbangun dan tersentak kaget saat melihat kanza yang sudah duduk di sampingnya.


" Aku" tidak akan pergi Asih, aku kemari inggin menjemput mu..ikutlah bersama ku Asih" kita bentuk keluarga baru tingalkan suami mu itu..!Bujuk Kanza yang berusaha menenangkan Asih yang terlihat panik dan ketakutan.


Pergi jangan ganggu aku, aku mohon!" Teriak Asih yang berusaha berlari menuju pintu keluar.


Kanza yang melihat itu langsung menarik tangan Asih dan mendorong ya ketempat tidur.


"Jangan lagi, aku mohon, lepaskan Aku


apa salahku.. Mas Pram tolong!" teriak Asih.


Berhenti berteriak Asih" karena percuma tidak akan ada yang mendengarnya..bentak Kanza yang sakit hati saat mendengar Asih menyebut nama suaminya.


Pergi kamu dari sini jangan gangu aku, jerit Asih saat Kanza sudah merobek bajunya.


Sayang sekali kejadian kemarin tidak membuat mu Hamil ya Asih, tapi tidak apa apa.. Sekarang akan aku buat kamu mengandung anak ku, dengan begitu kamu akan menjadi milikku Asih!" ucap kanza dengan seringai mesumnya.


" Jangan lagi 'kanza!" kasihani lah aku, jangan kamu lemparkan aib di wajah ku kanza.! aku mohon ..rintih Asih yang sudah putus asa.

__ADS_1


"Maaf"Asih!" Aku tidak bisa!" ujar kanza yang langsung menembus pertahan Asih, dengan paksa setelah puas mencumbu Asih.


"Kamu, masih sama Asih, masih nikmat seperti dulu !"bisik kanza di telinga Asih.


"Asih, yang awalnya berusaha memberontak. Akhirnya pasrah juga dan ikut menikmati dosa itu..


Hingga subuh Barulah Kanza melepaskan Asih yang terlihat sudah sangat kelelahan.


"Tidurlah' sayang" aku akan menemani mu"! bisik kanza sambil mengusap keringat di dahi Asih dengan penuh sayang


********


" Asih, terbangun dengan tubuh terasa remuk serta kaki yang gemetaran.


" Kanza, yang melihat Asih kesulitan berjalan, langsung mengendong asih menuju kamar mandi.


Sarapan sudah aku siapkan, Kalau udah selesai kamu pangil aku ya, atau kamu kasih kode!" ucap Kanza yang langsung menutup pintu kamar mandi dengan senyum bahagia.


"Ya tuhan" maafkan' Aku!" karena sudah ikut menikmati dosa ini!"rintih Asih dalam hati dengan tetesan air mata yang mengalir di pipi nya.


Kanza dengan setia menunggu Asih didepan kamar mandi dengan hati gelisah.


"Asih, yang sudah selesai mandi mencoba melangkah kan kaki nya, tapi masih terasa sulit.! dengan terpaksa Asih menjatuhkan gayung sebagai kode jika ia sudah selesai.


Kanza langsung memasuki kamar mandi dan membopong tubuh asih menuju meja makan..


Ini makan lah, Maaf" aku cuma bisa masak ini, soalnya di kulkas kamu cuma ada ini!" ujar kanza yang langsung mengisi piring asih dengan nasi goreng serta telur ceplok dan sosis.


"Makan lah!" pinta kanza yang juga menyuapkan nasi goreng itu pada Asih.


"Asih, hanya terdiam membisu menerima suapan, demi suapan Dari kanza. hingga nasi goreng di piring Asih ludes.


"Kamu" masih mau nambah? tanya Kanza lembut.


Asih hanya mengelengkan kepalanya.


Pulanglah kanza!"aku tidak mau jika suami ku tau kalau kamu ada di rumah ini.


Tenang saja sayang!" suami mu tidak akan pulang bisa jadi sampai sebulan atau lebih. karena jembatan penghubung ambruk tadi malam, dan tidak bisa di lewati. jadi selama Jembatan di perbaiki Aku akan tetap berada disini menemani mu sayang!" kata Kanza dengan wajah ceria nya.


" Mau apa lagi kamu kanza? apa kamu belum puas menyiksa ku seperti ini..aku tidak mau warga atau pun mertua ku tau, jika aku Mengalami perkosaan kanza!" aku mohon pulang lah.. pinta Asih dengan terus memohon.

__ADS_1


"Maaf" aku tidak bisa menuruti permintaan mu kali ini Asih!" lagi pula belum tentu mertua mu kesini karena rumah nya berada di sebrang jembatan itu..bantah Kanza dengan kekerasan hatinya.


__ADS_2