
"Asih, tiba dirumah hampir senja karena harus menolong seorang ibu ibu yang melahirkan didesa sebelah, setelah kecelakaan tadi sore yang menyebabkan kakinya terluka meski tidak parah.
Baru saja masuk kerumah..
"Kamu" dari mana aja? setiap hari keluyuran. apa kamu tidak tau kalau suamimu sakit sendirian dirumah" bentak mertua asih sambil berkacak pinggang didepan pintu.
"Maaf bu"tapi tadi pagi mas Pram baik baik aja, dia tidak ada mengeluh sakit sama sekali!" jawab asih yang langsung masuk kekamar menemui suaminya.
"Mas" sakit apa?"tanya asih yang mengusap kening suaminya.
Lihat kan sekarang kalau suami mu sedang sakit, makanya jangan keluyuran aja, udah janda mandul pula..Pram emang bodoh mau maunya nikah sama perempuan mandul kaya kamu" maki Bu halimah dengan wajah terlihat kesal.
"Maaf Bu" tadi asih bantuin seorang ibu yang melahirkan dikampung sebelah!" jawab asih yang langsung memijit kepala suaminya.
Saya" nggak nanya.makanya kalau udah punya suami itu nggak usah keluyuran terus. urus suamimu dirumah bikin kesal!" aja omel Bu Halimah.
"Bu" udah!"ASih baru pulang, dia pasti capek jangan ibu marahin terus!" ujar Pram yang berusaha melerai perdebatan antara asih dan ibunya.
"Selalu begitu. bela saja terus istrimu yang mandul itu, biar dia semakin besar kepala. lihat sekarang kamu sakit dirumah sementara dia asik asikan keluyuran nggak jelas.
"Udah Bu" pram" mohon berhenti menghujat asih, dia jadi bidan emang atas izin Pram" dan dia nggak salah..bantah Pram.
"Lama lama ibu, bisa cepat mati melihat sikap kamu yang terlalu nurut sama si asih..lebih baik ibu pulang aja..ucap Bu Halimah yang langsung mengambil tasnya dikamar Pram.
"Ibu pulang, kalau dalam waktu lima bulan lagi asih" belum hamil juga, kamu harus cari istri baru ibu nggak mau tau atau semua warisan mu ibu sita!" ancam Bu Halimah yang langsung pergi meninggalkan rumah Pram dan asih.
"Asih" maafkan ibu ku ya !.ujar Pram .
"Nggak apa apa mas, udah biasa!" jawab asih sambil tertawa.
"Mas" mau tidur bentar ya, Asih" soalnya mas ngantuk karena habis minum obat!" ucap Pram yang langsung memejamkan matanya.
"Asih, membelai rambut suaminya penuh sayang..sambil menatap kearah wajah suaminya yang cukup tampan.
__ADS_1
Andai saja mas nggak nikahin Asih dulu, ntah seperti apa nasib asih kini"gumam asih yang
kembali mengenang masa silam, dimana ia pernah tingal di panti asuhan hingga remaja setelah lulus SMA. asih menikah dengan kekasihnya bernama Aldo!" sayang pernikahan mereka hanya seumur bibit jagung.
"Setelah menikah, mesk tanpa restu dari orang tua Aldo. mereka memutuskan untuk langsung berbulan madu kepuncak, tapi sayang di simpang tikungan mobil yang dikendarai Aldo ditabrak sebuah bus, yang membawa sawit dari arah samping aldo yang berada didepan kemudi.langsung menjadi sasaran hingga mobil terpental jauh.
Beruntung kondis asih tidak parah, meski mengalami luka luka, mereka di larikan kerumah sakit dengan kondis Aldo yang kritis.
Sepanjang jalan asih terus menangis melihat kondisi laki laki yang baru satu jam yang lalu resmi menjadi suaminya.
"Mas"bangun.!jangan tingalkan asih mas!" ucap asih dengan tangisan yang menyayat hati.
"Asih" yang masih dalam kondisi lemah dan terluka, tidak memperdulikan rasa sakit yang dirasakannya. dia terus berdoa didepan pintu tempat suaminya mendapat penanganan.
"Asih" mana Aldo?"tanya seorang laki laki yang tak lain sahabat karib dari Aldo.
Dia didalam mas" kondisinya kritis!"ujar asih yang terus menangis.
"Sabar ya sih, Aldo kuat ko!"aku yakin dia bisa bertahan!" hibur laki laki itu pada asih..
Keluarga pasien..silahkan masuk!" pasien ingin bertemu istrinya!. ujar seorang perawat yang baru keluar dari ruang operasi.
"Asih, dan sahabat suaminya langsung berlari memasuki ruangan tempat aldo terbaring lemah.
"Asih" sini sayang!" panggil Aldo pada asih.
"Iya mas" syukurlah mas selamat. asih takut mas!" jangan tinggalin asih, ucap asih yang langsung memeluk suaminya.
"Pram" sahabat ku, bisakah aku minta tolong pada mu sekarang!" pinta Aldo pada pada Pram.
"Apa Aldo? aku akan berusaha memenuhinya.! ujar Pram yang mengengam jari jari Aldo.
"Pram" waktuku tidak banyak, aku hanya meminta, tolong jaga istri ku asih!" lindungi dia Pram, jika terjadi sesuatu pada ku. asih akan menderita karena dia akan disakiti keluarga ku..aku mohon Pram!" jika bisa nikahilah asih jaga dia..aku sangat mencintainya..!
__ADS_1
"Asih" jaga dirimu baik baik istriku!" meski raga ku terkubur, tapi cinta ku akan tetap abadi selamanya. menikahlah dengan Pram karena dia bisa melindungi mu dari ancaman keluarga ku, aku amat sangat mencintai mu istriku mu...........
"Mas Aldoooooo...!"jerit asih yang terpukul. saat melihat suaminya yang sudah tidak sadarkan diri dalam pelukannya.
"Dokter" teriak Pram .
Beberapa orang dokter berusaha membantu Aldo sementara Pram dan asih dipaksa untuk keluar .
Setelah lima belas menit keluarlah seorang dokter dengan wajah kuyu.
"Maaf"pasien sudah meningal. kami sudah berusaha semaksimal mungkin, tapi takdir berkata lain..ujar dokter itu yang langsung meninggalkan asih dan Pram.
"Asih,langsung pingsan saat mendengar berita kematian suaminya.
untunglah Pram cepat menangkap tubuh asih dan membawa asih keruangan dokter umum agar asih segera mendapat pertolongan.
"Aldo, mana Aldo?" teriak seorang wanita paruh baya Yang baru datang..
"Pram, yang melihat nyonya Wiratmaja yang tak lain neneknya Aldo, langsung menjauhi tempat itu menuju kamar tempat Asih berada.
"Aldo" cucuku!" teriak neneknya Aldo yang tidak sanggup menerima kematian cucu pertamanya..sementara mamanya Aldo sudah pingsan tidak sadarkan diri setelah mengetahui anaknya telah tiada.
"Radit" dimana perempuan sialan itu, apa dia juga sudah mati?" jika iya tunjukan padaku dimana jasadnya, biar aku bakar. karena dia penyebab putraku menjadi pembangkang dan sekarang meningal!" ujar papanya Aldo yang terlihat begitu terpukul.
"Aku"tidak tau mas!" ucap Radit yang sengaja menutupi kondisi asih sebenarnya.
Seluruh keluarga Wiratmaja berduka dengan kematian cucu kebanggaan nyonya Wiratmaja.
Melihat keluarga nyasudah pergi membawa jasad Aldo..Radit yang tak lain pamannya aldo langsung menemui Pram.
"Pram" jaga asih" baik baik!" jika perlu nikahi dia, jangan sampai asih bertemu keluargaku meski mereka tidak tau seperti apa istrinya Aldo saat ini, tapi tidak bisa menutup kemungkinan jika kelak mereka akan mengetahuinya. jika itu sampai terjadi asih akan celaka..ujar Radit.
"Baik om" akan saya usahakan untuk menjaga asih semampu saya!" janji Pram pada pamannya aldo..
__ADS_1
"Ya sudah" kalau begitu saya permisi sekarang.! bawa asih menjauh dari sini untuk sementara waktu Pram!" pinta pak Radit sebelum pergi.