
Kanza baru terbangun saat hari sudah menjelang siang, kanza melihat teman temannya masih dalam kondisi polos dengan segera kanza masuk kekamar mandi untuk membersihkan diri..
"Woi" bangun udah siang ini, sampai kapan kalian tidur seperti itu.!teriak kanza.
Satu persatu teman teman kanza terbangun dan mereka langsung bejalan kearah kamar mandi. hanya satu teman kanza yang terlihat masih tertidur lelap.Yaitu Arkan.
"Bangun Woi!" pangil Aris pada Arkan.
Ko dia nggak bangun bangun ya, tubuhnya juga dingin!"teriak Aris yang terus menggoyang tubuh arkan.
"Cepat kita bawa kerumah sakit!" kata kanza dengan tergesa gesa.
Beramai ramai mereka pergi kerumah sakit karena khawatir dengan kondisi Arkan yang tidak sadarkan diri.
Setelah menunggu selama dua puluh menit keluarlah seorang dokter dengan mengatakan jika pasien sudah meningal dan meninggalnya sudah lebih dari empat jam.
"Arkan"teriak temanya yang kaget.
Kita harus menghubungi papanya Arkan" sekarang juga kanza!" ucap Aris.
Kamu aja yang ngubungin, aku nggak tau no papanya Arkan!" jawab kanza yang merasa begitu terpukul dengan kepergian Arkan.
******
Jenazah Arkan sudah dikebumikan namun kanza masih terdiam diatas kuburan Arkan dengan tetes air mata kesedihan.
Ayo kita pulang kanza"sepertinya hari akan hujan!' ajak Aris pada kanza.
Kanza menuruti ucapan Aris dan langsung meninggalkan pemakaman disana denah hati dipenuhi kesedihan.
__ADS_1
"Selamat' jalan Arkan" gumam kanza.
Kanza langsung pulang kerumahnya dengan perasaan kalut juga takut.
"Kanza kamu udah pulang nak? tanya mamanya kanza.
"Iya ma.jawab kanza yang langsung memasuki kamarnya.
Kanza kenapa seperti itu, ada apa dengannya?" tanya mamanya kanza dalam hati.
Seandainya tadi malam tidak ngadain pesta ***, pasti Arkan masih hidup." maafkan aku Arkan.
Ucap kanza dalam hati.
*******
Di kampus kanza selalu diam tanpa suara begitu ku anggota gengnya mereka hanya duduk diam di kantin kampus
Aku nggak bisa ris..kita masih berduka kata kanza yang menatap kearah Aris.
Jadi kita tolak aja ya tanya Aris.
iya jawab kanza.
Besok gue mau ke desa paman gue kata kata kanza .
Ngapain za tanya Aris.
Pengen nenangin diri aja jawab kanza
__ADS_1
Kita boleh ikut nggak tanya teman teman kanza.
Nggak.gue pengen sendiri aja ucap kanza yang langsung berjalan menuju parkiran.
Saat malam tiba Knza membawa motornya dijalan raya dengan ugal ugalan diikuti teman temannya hingga kanza tanpa sengaja menabrak seorang penjalan kaki yang akan menyeberang.
Kanza yang melihat itu langsung melarikan diri tanpa memperdulikan korbanya.
Kanza gila gimana kondisi orang itu ya gumam Aris yang ngikutin kanza dari belakang.
Tiba di markas kanza langsung duduk tanpa bersuara sama sekali.
Kanza Lo kenapa nabrak orang itu terus ningalin begitu aja sih tanya Aris yang baru datang .
Tadi dalam penglihatan gue dia Alvin yang pakai kain kafan manggil manggil gue ucap kanza yang terlihat ketakutan.
Maksud Lo gimana tanya Aris yang ikutan duduk di samping kanza.
Gue nggak tau ris gue bingung untuk ngejelasinnya desis kanza dengan mata terpejam.
Aneh banget kata Aris yang langsung menegak minuman keras yang di ambilnya dari jok motornya.
Kalian kenapa pergi gitu aja sih kasian korban tadi, udah kita bawa kerumah sakit untung nggak patah omel melodi yang baru datang bersama rekannya yang lain..
Syukurlah kalian punya inisiatif untuk membawanya kerumah sakit tadi gue menghawatirkan kanza makanya gue langsung cabut kata Aris menjelaskan.
emang kanza kenapa tanya melody.
Dia trauma dengan latihan arvin ucap Aris .
__ADS_1
Biarin dia tidur gue kasihan ngeliat dia seperti orang tertekan ucap Aris yang ikut berbaring disamping kanza.