
Setelah kepulangan Pram dua minggu yang lalu. Kanza" begitu kesulitan menemui Asih. berhari hari kanza berusaha mencari cara agar bisa menemui Asih" tapi tidak berhasil karena pram selalu menemani Asih kemana pun Asih pergi.
" Sial" kalau bukan karena janji ku pada Asih. sudah ku buat pengakuan dan akan aku sebarkan kekurangan Pram itu"! dumel Kanza dengan menatap ke Arah Pram yang memeluk Asih sambil tertawa bahagia didepan rumah mereka.
"Asih, yang mengetahui jika orang yang lewat depan rumah nya itu kanza, langsung mengajak suami nya masuk, karena takut jika kanza akan memberi tahukan suaminya tentang peristiwa dua Minggu yang lalu.
Kanza yang sudah merasa kesal melihat kemesraan Asih dengan suaminya langsung meningalkan tempat itu dengan amarah yang tidak bisa di bendung dalam hatinya..
"Kanza, terpaksa mengirim pesan dengan kata kata Ancaman pada Asih" melalui seorang anak kecil yang kebetulan lewat didepan kanza.
"Dek" bisa minta tolong nggak?" tanya kanza.
"apa 'om? tanya anak kecil itu.
Tolong kamu berikan surat ini pada bidan Asih ya, katakan Ada yang mau minta tolong mau melahirkan" ini uang untuk kamu.. inggat langsung ke tangan Bidan Asih jangan sampai jatuh ke tangan suaminya, apa kamu sanggup?" tanya kanza dengan mengibarkan dua uang merah didepan anak kecil itu.
Sanggup om..mama suratnya!' pinta anak kecil itu.
" Ini...!Kanza langsung menyerahkan surat yang ditulisnya kepada anak kecil itu.
"Asih, yang akan menjemur pakaian langsung tersentak, saat seorang anak kecil yang datang tiba tiba langsung menyodorkan surat padanya..
Dari siapa dek? tanya Asih dengan wajah terlihat bingung
. Anak kecil itu hanya mengelengkan kepalanya dan langsung berlari menuju jalan raya.
" Siapa sih, yang iseng mengirim surat seperti ini?"dumel Asih sambil membuka surat itu.
"Asih" temui aku di villa sekarang juga, jika kamu tidak menemui aku.. maka Akan aku sebarkan berita mengenai suami mu.
\#Kanza.\#
" Asih,tersentak kaget saat membaca pesan
Kanza didalam surat itu.
__ADS_1
Asih langsung mempercepat pekerjaan nya karena takut pada Ancaman kanza.
"Mas" Asih mau pergi ke desa sebelah ya.! ada ibu ibu yang mau melahirkan, takutnya kejadiannya seperti kemarin jika Asih terlambat kesana !"ucap Asih yang terpaksa berbohong.
Tapi mas masih ada kerjaan Asih!" apa nggak bisa di tunda sebentar agar mas bisa nganterin kamu ?"tanya Pram yang terlihat sibuk memeriksa berkas berkas didepan nya.
Nggak bisa mas" biar Asih pergi sendiri aja pake motor!. Asih Pegi dulu ya mas..kalau mas mau makan, nanti semuanya udah Asih siapin di atas meja!" ujar Asih yang langsung berlari menaiki motor metiknya.
Pram hanya bisa mengelengkan kepalanya melihat kepanikan yang terpancar di wajah istrinya.
"Kamu, bener bener mengabdikan diri untuk orang banyak Asih, mas bangga sama kamu!" gumam Pram sambil tersenyum.
"Asih, terpaksa melewati jalan belakang Villa milik Kanza yang terhubung menuju ke desa sebelah.
Kanza langsung membuka pintu gerbang belakang villa nya lebar lebar agar Asih dan motornya bisa masuk.
"Kamu" gila kanza!" apa maksud mu mengancam ku seperti itu, bukan nya kamu sudah berjanji untuk tidak mengatakan nya pada siapa pun"! omel Asih yang langsung terduduk di meja makan villa itu.
"Aku" merindukan mu Asih, aku juga sakit hati melihat kamu dipeluk laki laki itu.. seharusnya aku lah yang memeluk kamu bukan Dia "! Ucap Kanza yang langsung memeluk tubuh Asih serta menenggelamkan wajah nya di leher Asih.
Kanza yang mendapatkan penolakan dari Asih menjadi murka dan langsung membopong Asih menuju kamar nya tempat pertama kali Kanza meniduri Asih.
"Kanza"lepaskan"! bentak Asih yang sudah merasa muak dengan sikap Kanza yang egois.
" Aku, mau kamu bercerai dari dia Asih!" jadi lah miliku seutuhnya, akan aku bahagia kan kamu selamanya!" rayu kanza pada Asih.
" Aku, tidak bisa kanza" apa pun yang terjadi aku tidak akan meninggalkan mas Pram..tolak Asih.
"Kalau begitu!. layani aku sekarang Asih aku menginginkan kamu..!
"Kanza" kenapa kamu selalu seperti ini..
Aku bukan istri mu, bukan juga kekasih mu!" kenapa kamu selalu memaksaku melayani kamu" lepaskan aku kanza, aku inggin tenang menjalani kehidupan ku tanpa di hantui perasaan bersalah terus menerus.
Begitu kah..?Tapi kenapa setiap itu terjadi kamu juga menikmati nya Asih" jangan bohongi hati mu..kamu wanita normal dan aku melihat ada gairah yang sengaja kamu sembunyikan untuk menutupi kelemahan kamu..bisik kanza sambil mencium bibir Asih dengan lembut.
__ADS_1
"Asih, berusaha menolak tapi tidak mampu
hingga akhirnya Asih ikut berperan dalam permainan mereka.
"Maafkan' Asih"! mas Pram" mas Aldo, Asih memang lemah. Asih tak kuasa menolak apa yang diberikan kanza!\_ ucap asih dengan lirih sebelum membalas apa yang dilakukan kanza pada nya.
\*\*\*\*\*\*\*
" Kanza" Bangun, aku harus pulang"! aku takut mas Pram mencari ku!" ucap Asih yang langsung berusaha bangun tapi ditahan kanza..
Jangan pulang Asih" menginap lah disini"! pinta kanza dengan mata yang masih terpejam.
. Aku tidak bisa Kanza" aku takut ketahuan. Aku juga takut mas Pram menyusul ku ke desa sana"! tolak Asih yang kembali berusaha untuk bangun.
Dia tidak aka mencari mu, percaya pada ku Asih" karena saat ini Pram sedang berada di rumah kedua orang tuanya..Tadi anak buahku mengatakan jika Pram dipaksa bertemu dengan calon istri pilihan orang tua nya..
Asih terdiam mendengar ucapan Kanza.
"Mas 'Pram" tidak mungkin menuruti ke inggin orang tua nya kanza..bantah Asih.
Memang tapi setidak nya suami mu pasti akan nginap disana, aku sudah menyuruh anak buah ku memantau kondisi di depan rumah mertua mu...jadi sekarang kamu aman. bisik kanza yang langsung kembali menyerang Asih.
" Kamu" gila kanza" kenapa kamu seperti orang kelaparan yang tidak pernah merasa puas. keluh asih yang kembali melayani kehendak kanza.
"Ya" aku memang sudah gila Asih, aku tergila gila sama kamu, aku tidak inggin berpisah meski satu detik pun dari kamu, aku inggin memiliki kamu seutuhnya..bisik Kanza..
Bukan nya kamu sudah memiliki aku seutuhnya, meski tanpa status "!Jawab Asih sambil membelai wajah tampan Kanza
Aku inggin lebih dari ini Asih" sungguh aku tidak sanggup berjauhan dari kamu..
Aku inggin kita bisa seperti ini selamanya.
" Iya" kalau terus seperti ini, bisa bisa tubuhku kehabisan cairan karena kamu peras terus!" omel Asih..
Di sambut tawa bahagia dari kanza.
__ADS_1