
Evander tidak dapat memejamkan matanya,entah kenapa dia selalu teringat dengan wajah cantik yang menenangkan milik Greysia, yang dia tidak habis pikir,kenapa wanita se polos Greysia harus menjadi sugar baby nya Tuan Redrick, kekaguman nya terhadap Redrick menurun sebanyak dua puluh lima persen,karena menurutnya Redrick hanya memanfaatkan keluguan Greysia,namun tetap saja dia tidak berani mengusik kesenangan Redrick,karena dia paling tau dengan kekejaman Pria itu
"Ckk ada apa denganku kenapa aku harus selalu mengingatnya" gumam evander
Dia mencoba memejamkan matanya,walaupun tak bisa tapi lama kelamaan akhirnya dia pun terlelap dalam mimpinya,
Keesokan harinya di mansion Lexander, Imanuella sudah tiba disana pagi pagi sekali,dia heboh memerintah para maid untuk menyiapkan sarapan untuk evander dan orang tua nya,dia mau berlaga jadi menantu yang baik rupanya
"Hey kamu cepetan dong masak nya,nanti Evander keburu turun dan Sarapan belum siap, cepatlah lelet sekali" gerutunya
Dalam hati para maid sudah menyumpah serapahi perempuan di hadapannya ini, belum jadi istri saja sudah galak begitu pikir mereka, membuat mereka bergidik ngeri seandainya dia menjadi nyonya Evander di mansion itu,maka mereka pasti akan tertindas pikirnya
Tanpa diduga tuan Jersey dan Juga istrinya Nyonya Caren angelia Datang bertamu, mereka ingin menemui Cucu laki-laki nya yaitu Evander,
imanuela belum pernah bertemu dengan mereka namun saat melihat mereka, dia langsung tau mereka pasti kakek dan nenek evander karena ada kemiripan tuan jersey diwajah mereka,
"Selamat pagi kakek,nenek" sapa imanuella
Jersey dan istrinya diam Tak bergeming,mereka melihat ella dari atas sampai bawah, pakaian nya sangat glamour,make up nya tebal ,dan ya ampun dia seperti toko perhiasan berjalan, hampir semua aksesoris telah di pakainya
Tuan jersey Bergidik ngeri,beginikah Calon menantu keluarga Lexander,tidak,, ini tidak boleh dibiarkan pikirnya
Saat mereka masih memperhatikan imanuella munculah paula dan juga suaminya Ricko, Disusul dengan Evander yang berada dibelakang mereka
"Ayah,ibu,kapan kalian datang maaf kami baru tau bahwa kalian datang berkunjung" ucap Ricko pada kedua orang tuanya
"Sayang kamu juga datang, kamu cantik sekali" seru paula heboh
"Astaga mata Menantuku sepertinya sudah rusak, make up seperti badut begitu di bilang cantik, isss"!! jerit Caren dalam hati
"Mari duduk semua,ella sudah membantu para maid tadi didapur,jadi,sebelum om dan tante turun sarapan nya sudah tersedia" ucap ella berbohong
Para maid saling tatap satu sama lain,memangnya kapan perempuan itu membantu, merecoki sih iya, pikir mereka
__ADS_1
Mereka semua duduk,dan tidak ada lagi yang berbicara sepatah kata pun,
Setelah selesai sarapan Paula memanggil semua anggota keluarga ke ruang tengah tempat biasa mereka berdiskusi, sepertinya ada sesuatu yang
ingin paula sampai kan
"Vander Dua minggu lagi kamu akan bertunangan dengan imanuella" ucap Paula memecah keheningan
Evander, jersey dan Caren kaget bukan main, pasalnya paula mengambil keputusan sepihak dan sangat mendadak,sedangkan Ricko dia hanya bisa pasrah karena dia tau sifat istrinya jika menginginkan sesuatu maka hal itu harus dia dapatkan
Lain hal dengan Imanuella dia sudah Merasa diatas awan hatinya Senang bukan main, punya suami tampan dan mapan memanglah impian semua orang,
"Mama tidak setuju" ucap Caren tegas,dia tidak suka dengan keputusan menantu nya yang seperti tidak menghormati nya sebagai mertua
"Aku juga tidak, ayolah mom,ini bukan zaman kuno yang harus main jodoh jodohan" ucap Vander
"maaf ma,keputusan ku sudah bulat, ella gadis cantik, baik,dan dia artis terkenal,dia sudah mapan lagipula Vander sudah cukup umur untuk menikah" ucap Paula
"Lihatlah dadd, ibumu dari dulu memang tidak pernah menyukaiku,apapun yang aku putus kan semua nya salah,hiks,hikss" Paula pergi dan menangis
Hal ini sering terjadi, mertua dan menantu itu memang tidak akur, mereka selalu berselisih pendapat Paula yang sensitif,dan Caren yang keras kepala, seperti tidak ada kecocokan diantara mereka, karena itulah Paula dan Caren tidak pernah tinggal satu rumah
"Tolonglah ayah ibu sekali ini saja kalian Dukung istriku," ucap Ricko lesu dia sudah lelah melihat pertengkaran ibu dan juga istrinya
Evander mendesah pelan,dilain sisi dia tidak tega melihat ibunya menangis,tapi di lain sisi juga dia tidak menyukai imanuella sedikitpun,yang dia sukai adalah Pemenang utama lomba fashion show yaitu " Greysia "
"Kita bicarakan lagi nanti malam" ucap Jersey datar, sepertinya dia harus mulai bergerak untuk mendisiplinkan menantu yang seenaknya seperti paula,
imanuella menunduk,dan meremas jarinya,seumur hidup baru kali ini dia merasa terhina, karena paula pernah berkata bahwa kakek dan nenek Evander selalu menolak nya dan sekarang bahkan mereka menolak ella didepan matanya sendiri,mereka seperti tidak punya perasaan
Tapi dalam hatinya imanuella masih bisa tertawa jahat
"Lihat saja nanti kalian tua bangka,setelah aku menyandang status Nyonya evander,maka kalian akan aku beri r*cun agar kalian cepat mati" bathin nya
__ADS_1
...****************...
Greysia sedang membuat dasain sesuai pesanan nona emely, dia bekerja sangat giat hari ini,gaun yang Greysia gunakan saat lomba telah dipakai Emely saat debut pertama nya, Dan dalam sekejap nama Greysia di kenal banyak orang,tapi Greysia merahasiakan wajahnya dia selalu memakai masker agar orang orang tidak curiga bahwa Greysia desainer yang sedang naik daun adalah dia
Tanpa greysia sadari,ada seseorang yang terus menguntit nya beberapa hari ini dan mereka sepertinya memiliki niat jahat terhadap Greysia,
pria itu menekan ponselnya lalu menelpon seseorang
"Hallo nyonya,saya sudah menemukan target,dia bekerja di tm group" ucap seorang pria
"Bagus,jika ada waktu yang pas, culik dan bawa dia padaku" ucap nya puas
"Baik sesuai perintah anda nyonya" jawab pria itu lalu mematikan telpon nya
Bulu kuduk Greysia meremang,entah kenapa tiba tiba dia punya firasat buruk,tak mau ambil pusing Greysia memilih untuk mendesain banyak pakaian agar pikirannya tetap fokus dan tidak terasa sudah pukul sembilan malam,greysia memang sengaja menyuruh karyawan nya lembur karena permintaan Konsumen semakin membludak
Jam kerja sudah berakhir,Greysia membereskan berkas kerjanya,para karyawan sudah mulai berhamburan untuk kembali ke rumah masing masing, Endy mengajak Greysia untuk ikut dengan nya namun Greysia menolak karena Alamat rumah mereka berlawanan Mobil Greysia sedang berada di bengkel,dan terpaksa Greysia pulang menaiki taksi, namun jalanan terlihat sepi, diam diam seseorang mendekati nya
"Ehmmmmm,ehmmm" Brukk" Greysia pun pingsan
Pelakunya adalah seorang pria yang beberapa hari ini terus menguntitnya,pria itu menyeringai karena akhirnya dia berhasil mendapatkan Target nya,
Greysia dibawa kesebuah apartemen kosong yang terbengkalai,kaki dan tangan nya di ikat,dan mulutnya dilakban agar tidak menimbulkan suara,
"Byurrr" seseorang menyiram Greysia dengan air dingin dan membuat Greysia sadar seketika
matanya membulat sempurna ketika tau siapa pelaku yang telah menculiknya
"Ehhmmm,ehmmm'' Suara greysia tidak terdengar karena mulutnya ditutup lakban,
"Hahaha,apa kabar Wanita sialannn,tak lama lagi kau akan menemui ajalmu "!! ucap seorang wanita Dengan Aura kejam
Bersambung<<<<<>
__ADS_1