
Dua bulan kemudian,hubungan Greysia dan Evander semakin Dekat, sebentar lagi mereka akan bertunangan, Greysia dan Frey juga semakn sering berkirim Kabar, Frey pindah ke As Dan Mulai mengurus Bisnis nya disana,sebenarnya Frey Keecewa ketika Greysia mengatakan bahwa dia sudah punya kekasih, selama ini Frey selalu mencari nya,namun setelah bertemu ternyata Greysia sudah berpunya,karena itulah dia memutuskan untuk pergi kenegara asalnya
VISUAL FREY GRIFFIN PETTERSON
Putra Pengusaha Besar Bernama Petter Ederilson
Dan Amanda Guinea
Frey adalah Pria yang lembut dan penyabar,tapi setelah dia patah hati oleh greysia di berubah menjadi dingin dan pendiam, keluarganya sangat Aneh dengan perubahan Frey, namun mereka tidak berani bertanya, karna wajah Frey selalu datar dan dingin dihadapan mereka
...****************...
Greysia ingin mengajak Evander untuk mencari cincin pertunangan,namun evan bilang dia tidak Bisa karena Ada meeting penting, Greysia percaya dan memutuskan untuk pergi Belanja bulanan saja,
Greysia sampai di Sebuah mall besar Ternama,Dia berjalan menelusuri Lorong mall tersebut,dan melihat lihat barang kali ada sesuatu yang menarik Hatinya Saat dia didepan sebuah toko perhiasan dia melihat Evander berjalan dengan seseorang dia Menggunakan kursi roda dan Evander mendorong nya Masuk,
Tak mau salah paham Greysia pun membuntuti mereka, namun perlakuan evander pada perempuan itu tidak biasa, yang Greysia tau Evander tidak pernah dekat dengan wanita manapun,hanya dia dan ibunya saja yang dekat dengan vander,
Greysia memotret Evander saat dia memakaikan kalung di Leher gadis itu, Greysia tidak menangis,karena dia merasa air mata nya terlalu mahal untuk di berikan kepada laki laki Bajingan seperti Vander,setelah selesai memotret dan mengambil Video mereka,Greysia pun pergi secepat mungkin, Tidak di pungkiri dada nya sangat sesak saat melihat perselingkuhan ada didepan matanya Namun untuk menangis Greysia tidak mungkin melakukan nya, Greysia tersenyum getir lalu meninggalkan Tempat perbelanjaan tersebut,
"Terimakasih ya Van,kamu mau mengabulkan permintaan ku, aku sudah lama sekali ingin Merasakan bagaimana Rasanya memakai perhiasan mahal" ucap patricia
Vander mengangguk,dalam hatinya dia sangat menyesal karena sudah membohongi Greysia,tapi mau bagaimana lagi,jika dia mengingkari janji nya maka cia akan Bun*h diri
FLASHBACK DUA MINGGU YANG LALU<<<<
Evander sedang Makan malam bersama Greysia, mereka bercanda dan tertawa bersama,tidak dipungkiri Evander sangat mencintai Greysia,tapi terhadap patricia dia hanya sebatas Kasihan dan Merasa harus bertanggung jawab saja,
Saat sedang menyuapi greysia tiba tiba ponsel nya Berbunyi
"Kriingg"
"sebentar ya sayang, ada teman bisnisku menelpon" ucap evander berbohong padahal yang menelpon nya adalah patricia
"Pergilah" ucap Greysia memberi izin
__ADS_1
Evander pun berlalu pergi ketempat yang sepi
"Hallo cia ada apa"?
" Hallo van,kamu kesini ya aku takut tadi ada sesuatu yang berbunyi di luar, aku takut huuuu"
"Aduh ya ya,jangan menangis aku akan kesana sekarang," ucap vander
Evander bingung,dilain sisi dia sedang bersama greysia,dilai sisi dia juga kasihan pada Patricia,dia lumpuh dan tidak bisa apa apa,dengan terpaksa Evanderpun memilih untuk meninggalkan Greysia
"Sayang maafkan aku, kamu nanti bisa kan pulang naik taksi,aku ada hal darurat yang harus aku lakukan" ucap evander
"Baiklah sayang,pergilah" ucap Greysia
Dalam hati greysia merasa curiga pada evander karena bukan hanya sekali dia meninggalkan greysia tiba tiba,tapi Greysia tidak mau egois dan bersifat kekanakan, dia harus tenang selama evander tidak terlihat selingkuh di depan matanya
Evander melajukan Mobilnya dengan kecepatan penuh, dia khawatir ada cia, karena takutnya cia terjatuh dari tempat tidur nya,
Patricia anak yatim piatu sebelum bertemu Evander, dia tinggal di sebuah Rumah reyot, tapi setelah bertemu evander dia diberikan apartemen yang mewah oleh nya, agar patricia nyaman ketika ingin beristirahat, sekarang cia juga sudah tidak bekerja karena Evander menanggung semua Biaya hidup nya
Dua puluh menit kemudian Evander sampai di Apartemen Patricia,
"Kamu tidak apa apa kan cia" ucap evander memeluk patricia
"aku baik baik saja Van, tapi aku takut tidur sendirian kamu temani aku ya"?
" Tidak" ucap evander reflek berteriak
"Kamu membentak ku,hiks hiks aku tau aku orang miskin,aku pantas lumpuh dan hidup sendiri huuu" cia menangis kencang
"Bukan,Bukan begitu cia,kita tidak ada hubungan apa apa, Lagi pula sebentar lagi aku akan menikah" ucap evander
" ya aku tau van,dan setelah itu kamu akan melupakan aku,dan meninggal kan ku sendiri lagi" ucap Patricia sendu
"Berhenti menangis dan tolong mengertilah, Sebagai gantinya dua minggu lagi perusahaan ku akan mengeluarkan Perhiasan model terbaru,aku akan memberikan nya padamu oke"
"Hemm benarkah, Terimakasih van,aku ingin sekali memakai perhiasan yang mahal,seumur hidupku memakai pakaian bagus pun hanya karena kamu aku bisa memakainya" ucap Patricia bersemangat
__ADS_1
Hati evander sakit mendengar kepedihan hidup patricia
"Ya aku berjanji,dua minggu lagi kita akan pergi membelinya langsung bersamamu ya,karena itu izinkan aku pulang sekarang" ucap vander
"Oke,pergilah janji ya"!
Evander mengangguk lalu pulang
FLASHBACK OFF<<<<<<<<
Greysia menaiki taksi , Pandangan nya kosong,dia tidak menyangka cinta nya hanya berlangsung sesingkat itu, padahal evander sudah dia beri kesempatan untuk mendekati dan merebut hatinya,
" Untung saja aku belum jatuh cinta kepadanya"
"Huuffftt"
Greysia menghela nafas, dan tersenyum Dia lebih suka sendiri, bebas berteman dengan siapa saja, selama ini evander selalu mengekangnya dan juga cemburuan, Greysia pikir evander sangat mencintai nya, tapi setelah kejadian Hari ini Greysia tidak Perduli lagi dengan Drama evander, Greysia akan segera mengakhiri nya.
Tapi biar lah orang tuanya tau sendiri tentang kelakuan anak nya pikir Greysia
"tiitttt" greysia sampai di mansion nya
Sudah Dua bulan semenjak lovyta pindah ke negara R Greysia tinggal bersama dengan Avandy dean,dan ibunya lovyta, dan Greysia sangat bahagia dengan keluarga barunya sekarang,
"Kamu sudah pulang sayang kok naik taksi,evander mana" tanya lovyta
"Dia tidak bisa mengantar Grey mom,ada meeting darurat katanya" jawab Greysia
Lovyta Menghela nafas panjang sepertinya ada yang putrinya sembunyikan terlihat dari tatapan matanya yang sendu dan agak kosong,namun lovyta memilih untuk diam, biarlah Greysia mengatasi masalah nya sendiri,karena dia sudah dewasa sekarang,
Greysia masuk kedalam kamarnya dan membantingkan tubuhnya di kasur, Jiwa dan pikirannya terasa sangat lelah, belum lagi pekerjaan nya yang sangat banyak, semakin banyak Artis yang ingin memakai jasa nya untuk mendesain Pakaian yang mereka ingin kan,
"Huuuft Mari tidur dan lupakan sejenak masalah yang terjadi malam ini, ya tuhaannnn aku sungguh lelah" Greysia terus bicara melantur sampai akhirnya dia tidur
*****
Keesokan hari nya Seperti biasa Greysia pergi ke perusahaan grey group untuk mulai nmengerjakan Desain terbaru nya,
__ADS_1
Dari pagi evander menelpon Greysia tapi tidak dia angkat, masa bodoh lah lelaki itu mau mengamuk pun pikirnya, greysia masih geram karna merasa ditipu oleh Evander kemarin
Sedangkan di sebrang sana, evander sedang marah marah, greysia tidak membalas pesannya dan tidak mengangkat telpon nya, dia jadi merasa bingung dan takut greysia mengetahui Tentang patricia, evander pun berniat untuk menjelaskan nya nanti pada greysia agar dia tidak salah paham