
Evander memutuskan untuk membawa Patricia ke Mansion Lexander sebelum nya dia sudah menyuruh orang tua nya untuk menunggunya di rumah,walaupun dia takut dengan kemarahan orang tuanya namun dia tetap harus bertanggung jawab atas apa yang dia lakukan kepada Cia,ternyata Disana juga Ada Kakeknya Jersey dan Nenek nya Caren
"Ada apa kamu Mengumpulkan kami"? ucap Ricko to the point
Nampak evander meremas Kasar tangan nya dan dia memberanikan diri untuk bicara
" Evan,ingin menikahi cia" ucap evander
"Apaaa, Kamu ingun menikahi gadis yang tidak tau asal usulnya ini,lihat dia, dia bahkan tidak bisa menjaga dirinya sendiri,bagaimana dia mengurus anakmu nanti evan" teriak Caren emosi
"Kakek tidak mengajarkan mu untuk menjadi pria brengsekkkk evander, Knapa kau menyakiti Greysia yang seorang Gadis baik baik,kakek kecewa padamu" ucap tuan jersey
Patricia meremas tangan nya,dia ingin sekali memaki kedua orang tua yang snahat kolot didepan nya itu
"Semalam aku tidak sengaja menodai Patricia, aku mabuk" jujur evander
"Bughh"
"Bajingan Apa yang kau lahirkan ini Paula" Teriak Ricko murka dia benar benar merasa malu dengan perlakuan Evander
"Hiksss, momy tidak tau,apa salah momy sehingga kamu membuat momy malu begini van" paula menangis meratapi nasib putranya
"Sttt,maafkan Vander, vander harus bertanggung jawab" ucap evander menahan rasa sakit akibat dari pukulan ayah nya
"Tentu saja kau harus bertanggung jawab setelah melakukan malam terkutuk itu sialllll" Ricko semakin marah pada evander
"Sudah rick,Masalah tidak dapat diselesaikan dengan kekerasan,kau ingin membunuh vander sekalipun, tetap tidak akan merubah keadaan,kita nikahkan saja mereka,Van,jujur saja hari ini kau sudah melukai hati kakek terlalu dalam" ucap Jersey pergi membawa istrinya yang sudah menangis tersedu sedu
"Siapkan diri kalian besok kita akan mendaftarkan kalian ke pencatatan sipil" ucap Ricko
Paula Berlari ke kamarnya,dia tidak percaya putra kesayangan nya bisa membuat malu keluarga
Evander Terduduk di sofa,sambil meremas pelan kepalanya yang sakit
"Maafkan aku van" ucap Patricia berpura pura bersalah
__ADS_1
"Sudah lah,besok kita akan menikah, siapkan saja dirimu" ucap evander meninggalkan Patricia
Dalam hati patricia dia bersorak gembira karena telah berhasil memasuki Kediaman Lexander, dia adalah type wanita yang suka menepati janji,dia berjanji akan memberikan kenyamanan pada hidup viana setelah ini
Paula Menangis pilu didalam kamarnya,dia merasa telah gagal mendidik putranya vander, dia tidak menyangka Evander bisa melakukan hal sebejad itu terhadap seorang gadis,apalagi patricia kakinya Lumpuh dia membayangkan betapa merasa terhinanya Patricia malam itu
"Sudah mom,daddy tidak ingin kau sakit, Jangan terlalu larut,tugas kita sekarang hanya bertanggung jawab atas masa depan patricia,lagipula dia yatim piatu Karena itu kita Harus Merawatnya seperti putri sendiri" ucap Ricko bijak
Paula menghapus air matanya lalu mengangguk
...****************...
Keesokan Harinya Evander dan Patricia benar benar di nikahkan,mereka telah resmi menjadi suami istri,dan Resepsi nya akan di lakukan dua minggu lagi, banyak Kolega bisnis yang di undang termasuk Greysia
"Tok,Tok"
Greysia sedang duduk di dalam ruangan nya, lalu tiba tiba dia mendengar suara ketukan dari luar,
"Masuk"
Veora masuk Kedalam Sambil membawa surat undangan dari evander,dengan ragu dia memberikan surat undangan itu
"Oh simpan saja" ucap Greysia cuek,dia sudah tidak perduli lagi pada evander
"Baik nona" ucap veora,dia menghela nafas panjang ketika melihat respon Greysia yang biasa saja, namun dia yakin setelah dia keluar nona nya itu akan menangis karna sakit hati,Namun nyatanya tidak Greysia membaca surat itu lalu tersenyum, kasihan sekali evander terlalu bodoh untuk mempercayai Patricia pikirnya
Lain hal dengan avandy dan Lovyta mereka sangat marah melihat surat undangan itu
"Dasar pria brengsek,setelah dia menyakiti putri kita,dengan Tanpa beban dia menikahi gadis cacat selingkuhan nya itu" ucap vandy marah
"Hikss kasihan Greysia dad,momy rasa saat ini dia dalam kondisi terpuruk, suruh dia pulang dad,kita sebagai orang tua harus bisa menguatkan putri kita " ucap lovyta,vandy mengangguk dan langsung menelpon putrinya
"Greysia bilang akan segera pulang"
Satu jam kemudian, Greysia sampai di rumah nya
__ADS_1
"Ada apa mom" ucapnya bingung
Lovyta melihat dari atas sampai bawah,putrinya sangat cantik seperti biasanya dan tidak ada jejak kesedihan sama sekali di matanya
"Sayang,apa kamu baik baik saja" tanya lovyta
Barulah Greysia paham,sepertinya mereka menyuruh Greysia pulang karna menyangka Greysia akan menangisi pernikahan Evander dan selingkuhan nya
"Mom,dad,Grey baik baik saja kok, tidak ada yang perlu dikhawatirkan,biarkan saja penghianat dan penggoda itu Hancur bersama sama, Untuk apa menangisi orang yang tidak tau Bersyukur, Vander itu Pintar dalam berbisnis namun sangat Bodoh dalam percintaan,dia bahkan tidak Mencari tau Asal usul Patricia terlebih dulu, dia adalah Moly adriana dia berkerja sama dengan Ibu Viana untuk mennghancurkan ku dan mengeruk Harta keluarga Lexander, kita hanya cukup menonton saja mom, Karna penyesalan slalu datang belakangan,jadi untuk apa bersedih kan"? ucap Greysia menjelaskan
" Kau perempuan yang hebat nak, Daddy bangga padamu" ucap vandy memeluk putri sambung nya
lalu Greysia beralih kedalam pelukan Ibunya Lovyta
"Hmm Greysia sibuk mendesain, Dua minggu lagi grey akan belajar di united city,Rencananya nanti sore grey akan menemui ayah terlebih dahulu, grey pamit mom" ucap Greysia
"Pergilah nak,hati hati" ucap lovyta dan avandy
Bagaimanapun Hati Greysia pasti merasakan sakit,karena itu lah dia memutuskan untuk pergi meninggal kan negara ini,dan sebagai orang tua, avandy dan lovyta hanya bisa mendukung nya saja
,,,,,,,,,,
Evander dan Patricia sedang feeting baju pengantin karena waktunya sangat mendadak para desainer itu sangat khawatir tidak bisa membuat gaun yang sesuai dengan Keinginan patricia
"maaf tuan, saya takut gaun nya tidak dapat selesai dalam jangka waktu secepat itu" ucap sang desainer
"Aku tidak mau van, pernikahan adalah hal yang sakral, impianku selama ini adalah menggunakan gaun yang sesuai dengan keinginanku please van" rengek Patricia
Evander menekan kepalanya karna pusing dengan semua keinginan patricia,
"Pakai atau kita batal menikah" bentak Evander,dia sangat pusing dengan permintaan Patricia yang diluar nalar
"Kau,hemm ya sudah, berikan aku gaun terbaik kalian, jika tidak aku akan merusak gaun itu disaat hari pernikahan ku" ancam Patricia dia snagat geram pada evander,namun daripada batal menikah dia memilih untuk mengalah
"Sialan kau evander,lihat saja setelah aku resmi menjadi istrimu akan kuhabiskan semua harta yang kau punya" Bathin Patricia kesal
__ADS_1
🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃
Bersambung~