
Malam ini Greysia berkunjung ke kediaman Lexander,Dia sengaja datang kesana untuk menyelesaikan Masalahnya bersama dengan Evander, namun ketika dia sampai di kediaman Lexander Greysia melihat perempuan berkursi roda itu ada di kediaman Lexander, dan Paula sepertinya menerima gadis itu,
"Selamat malam" sapa greysia datar
"Ah grey kemarilah,perkenalkan ini Patricia gadis yang pernah menyelamatkan Evander dulu, dia adalah gadis yang sangat baik, dia menjadi lumpuh karena menyelamatkan evan waktu kecil" ucap Paula memuji Patricia
Greysia masih menatap datar mereka, kenapa dia jadi curiga pada gadis di depannya itu pikirnya
"Coba kamu ceritakan, bagaimana caranya kamu menyelamatkan Evander"? tanya Greysia
Paula dan Evander saling tatap,tidak biasanya Greysia dingin dan datar seperti itu
Lalu patricia pun menceritakan cerita yang dia alami saat kecil
" Oh apa kamu ingat mobil apa yang menabraknu"? tanya Greysia
"Bus" jawabnya
"Vander, apa kamu mengingat mobil apa yang menabrak nya"tanya Greysia
" Truk" ucap evander,
"eeu,euh aku mana ingat, karena aku kan pingsan" elaknya
Greysia tersenyum miris,ternyata evander adalah Pria muda yang dulu pernah dia selamatkan"
"Bagaimana kamu menyelamatkan evan" tanya Greysia
"dia akan menyebrang jalan lalu aku menghalangi tubuh evander dengan tubuhku" ucap patricia tanpa berpikir bahwa yang dia ucapkan sangatlah konyol
"haha siapa yang mengatur dialog seperti itu Cia"? tanya Greysia
"apa maksud mu, vander wanita ini menghinaku dan kamu diam saja"? tanya patricia mulai menangis
Greysia menendang Kursi roda Patricia, dia tau gadis didepan nya itu Berpura-pura
"Greysia"
"Apa yang kau lakukan, kau boleh cemburu tapi jangan sampai Melukai Gadis lemah seperti nya, aku tidak menyangka ternyata kau sangat kasar" ucap evander reflek meneriaki Greysia
__ADS_1
dan membuat Greysia semakin terkekeh
"kau pikir dengan otak ceo mu itu evander, Bagaimana cara nya gadis tujuh tahun menghalangi tubuhmu yang akan tertabrak truk,yang ada kalian berdua sama sama Cacat bodoh" ucap Greysia kasar
Paula terperanjat dia kira Greysia tidak bisa marah,dan Lemah lembut ternyata dia salah, Greysia gadis yang mengerikan ketika marah,
Paula mundur dan duduk,dia ingin tau bagaimana caranya ketiga anak muda didepannya menyelesaikan masalahnya,dia tidak akan ikut campur karna dia tidak tau putranya posisi benar atau salah
"kau tau apa,kau kan tidak ada di tempat kejadian, bagaimana kejadian nya hanya aku dan evan yang tau" ucap patricia kekeh
"Kakimu tidak sakit kan,aku tau" ucap Greysia mencubit kaki Patricia
"Awww" kau apa apaan"? jerit cia
"Greysia Zevannya sheern,aku tidak menyangka hatin nurani mu sangat busuk, kamu tidak mengasihani gadis sepertinya yang lemah dan duduk di kursi roda" ucap Greysia
"Kau pilih aku atau dia"? tanya Greysia
evander terdiam ,dia berpikir bahwa gadis keras seperti Greysia tidak cocok untuk nya apalagi nenek dan kakek nya juga belum tentu setuju mereka sedang pulang ke kampung halaman,dan sangat betah disana sehingga mereka tidak pulang sampai sekarang
"Maaf Greysia kita berakhir sampai disini" ucap evander,walaupun berat akhirnya dia memutuskan untuk melepas Greysia
Greysia Tertawa, dia beruntung karna sudah terlepas dari manusia bodoh didepan nya
"Van,kamu tidak mau mempertimbangkan dulu kah"? tanya paula pada putranya
" Tidak mom keputusan evander sudah bulat" ucap nya datar
"Baik lah tante,karena hubungan kami sudah berakhir maka grey pamit untuk pulang, selamat untukmu patricia karena kau sudah berhasil memasuki kediaman Lexander, katakan pada Orang yang menyusun Dialog untuk mu bahwa,dia telah berhasil tapi,jangan terlalu senang dulu karena cepat atau lambat aku akan membongkar kedok kalian" ucap greysia menatap tajam pada cia dan hal itu berhasil membuat patricia berkeringat dingin
Greysia Langsung keluar dari kediaman Xander, dia sudah seperti wonder women saja dia putus cinta tapi dia tidak menangis sama sekali
"inilah keputusan mu Evan,momy tidak akan ikut campur dan kamu patricia jangan sampai tante tau kamu sudah membohongi kami,karena akan patal akibatnya bagi mereka yang berani mengusik ketenangan di kediaman xander ini" ucap paula
Evander terduduk lemas,apakah dia terlalu keras pada greysia, tapi dia tidak menyukai sifat Greysia yang keras kepala,dan suka menuduh orang lain
Sedangkan patricia,dia terlihat gelisah dan ******* ***** tangan nya,seperti ada hal yang dia sembunyikan
...****************...
__ADS_1
Greysia Pergi ke mansion Redrick,orang tua itu baru saja kembali dari perjalanan bisnis nya ke new york beberapa hari ini dia sangat sibuk dan tidak sempat memberi kabar kepada cucunya greysia
"Tuan Nona greysia sedang menuju kemari" ucap stella melapor, ya walaupun Greysia keluar dari mansion redrick dia tetap bekerja di sana karna dia telah menandatangani kontrak seumur hidup kepada Redrick
Redrick mengangguk sebagai jawaban,dia membawa beberapa oleh oleh untuk Greysia dan lovyta
"Kakek,grey rindu" ucap Greysia
Redrick berjalan lalu memeluk Greysia
Dia melihat ada Raut kesedihan dimata Greysia
"Kau kenapa" tanya Redrick
"Ahhh kakek selalu saja tau huuftt" ucap Greysia lesu
"Grey sudah putus dengan Evander" ucap Greysia
Redrick terkejut bukan kah laki laki itu sangat mencintai cucunya tapi kenapa dia tiba tiba memutuskan hubungan nya dengan Greysia
Melihat wajah kebingungan kakeknya, Greysia pun menceritakan semua yang telah terjadi
"Kris" ucap Redrick, dengan satu kata saja Kristian sudah paham dengan apa yang harus dia lakukan,
beberapa menit kemudian Kristian berhasil mendapatkan data patricia
"Namanya Moly Adriana, dia berasal dari Kanada yang menetap di Sini dari usia nya lima tahun, Dia tidak mempunyai record Di rumah sakit manapun dan dia sehat, Dan yang paling mengejutkan ternyata dia bersekongkol dengan ibu tiri anda nona" ucap Kristian
mata Greysia melotot mendengar penjelasan Kristian, kenapa lagi lagi viana ingin menghancurkan hidupnya, greysia nampak murung, matanya sudah panas dan sebentar lagi akan meneteskan air mata
Redrick menepuk pelan punggung Greysia,lalu memeluk nya
"hiks,hiks, Tangisan Greysia pun pecah, dia bisa kuat saat putus cinta tapi Ketika hal itu menyangkut tentang keluarganya maka dia tidak akan tahan untuk tidak menangis
" apa salahku pada ibu, dia selalu membenciku kek" ucap Greysia sesegukan
"Kau tidak salah, dia saja yang jahat" ucap Redrick dia sungguhh tidak pandai untuk menghibur seseorang
Greysia menumpahkan Rasa sakitnya di pelukan Redrick, sampai dia tertidur karena kelelahan
__ADS_1
Redrick menggeleng kan kepalanya,dia sangat miris mengingat nasib greysia yang sangat malang, walaupun sudah bertemu ibu kandungnya tetapi rasa sayang nya pada ibu tiri nya itu tetap ada, karena mungkin bagaimana pun viana pernah menjadi sosok ibunya semenjak dia kecil
🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃