
Greysia Memasuki Apartemen Kawasat elit di United city, Tuan jersey memberikan yang terbaik untuk greysia, Dia benar benar ingin membayar semua penderitaan greysia dengan kebahagiaan dan juga kesuksesan
"ini Kunci kamar milik anda nona,dan ini kunci mobil yang juga sudah di sediakan oleh tuan jersey,ini black card unlimited yang bisa anda gunakan selama belajar disini" ucap pria tegap bernama Roy itu
"Siapa namamu paman"? tanya greysia
" Roy nona,saya ditugaskan untuk menjadi bodyguard anda selama disini, kamar saya di sebelah anda nona " ucap roy
"Baiklah paman, mohon kerjasama nya" ucap greysia sopan
"Baik nona" ucap nya tegas
Greysia oun masuk kedalam kamar apartemen nya,Ruangan nya sangat luas terdapat ruang tamu,dapur,toilet dan tempat tidur yang sangat luas, Greysia membuka tirai dan mata nya berbinar ketika melihat Ada bangunan megah di depan mata nya, Kolam renang yang jernih dan udara yang segar
"Emm seperti nya Aku akan betah disini" gumam greysia
Dia memutuskan untuk menghubungi keluarganya dan memberi tahu bahwa dia telah sampai dengan Selamat
...****************...
Evander berkerja sampai larut,dia malas untuk pulang walaupun Patricia memang hamil,tapi perasaan nya tidak senang sedikitpun,karna kebohongan Patricia lah yang telah merubah sifat vander
Jersey dan keluarga nya menutup mulut tentang kepergian greysia, agar dia bisa belajar dengan tenang, dan jika vander nanti bertanya mereka cukup mengatakan bahwa mereka tidak tau sama sekali
Rasa bersalah dan penyesalan vander sangat lah besar,sampai terkadang vander akan menangis sendiri ketika mengingat kejadian masa lalu yang membuat Greysia sempat koma, Ayah greysia telah menceritakan semua hal yang di alami oleh greysia, hingga membuat rasa bersalah evander semakin besar saja, evander selalu ingin bertemu dengan greysia namun hasilnya nihil saat dia bertanya kemana greysia, para karyawan selalu mengatakan greysia tidak ada
"Ceklek"
"Kenapa jam segini baru pulang van"? tanya Patricia
Evander hanya menatap jijik ke arah wanita yang telah resmi menjadi istrinya itu,entah kenapa dia sangat marah melihat perempuan didepan nya
" Jangan banyak bertanya, malam ini kau tidur di kamar sebelah, dan aku tidur di kamar utama" ucap evander
"Kenapa begitu van,aku tidak mau"
"Pergi kau dari rumah ini" usir vander
"Tidak,aku istrimu van, lupakan masa lalu,aku sedang mengandung anakmu,jangan keterlaluan" teriakan Patricia mengundang Perhatian Paula dan Ricko
"Ada apa ini, kalian selalu saja ribut" ucap paula
"ini adalah kesalahan kalian berdua, vander kau harus bertanggung jawab atas semua perbuatan mu,dan kamu cia, jangan selalu membantah apa kata suamimu" ucap paula lagi,dia pusing mendengar pertengkaran yang selalu terjadi setiap malam
__ADS_1
Akhirnya evander mengalah, dia tetap membiarkan cia tidur satu kamar dengan nya namun, cia tidur di atas sofa sedangkan dia di kasur king size nya,mau tak mau Patricia menurut saja daripada dia dikeluarkan dari keluarga itu pikirnya
kembali ke greysiaπππ
Pagi Sekali greysia bangun dan membuat sarapan nya sendiri lalu membawa bekal makan siang sendiri agar sehat katanya,kalian taulah terkadang makanan kantin sekolah itu tidak sebersih kelihatan nya
"Ceklek"
"Selamat pagi paman Roy"
"pagi nona,apa nona sudah siap untuk hari ini" tanya roy
"Tentu saja aku siap,semoga hari ini menjadi hari yang menyenangkan" ucap greysia,dan roy hanya bisa Tersenyum kagum dengan semangat greysia
Roy melajukan mobil nya dengan kecepatan sedang menuju kampus tempat greysia menganyam pendidikan
"Selamat datang nona,inilah Ds Univercity
Semua mata Tertuju ke arah mobil hitam yang baru saja memasuki kawasan elit itu, lalu mereka melihat Seorang gadis cantik dan berbadan langsing bak model keluar dari mobil itu, tak sedikit para mahasiswa laki laki langsung terpana dan menggoda greysia,sedangkan roy dia langsung mengemudi kan mobilnya kembali dan memantau greysia dari Luar kampusnya
" Wiiihhh Siswi baru kaya nya tu"
"Cantik ya"
"Modis lagi,aku suka dandanan nya pas sekali dengan postur tubuhnya"
Greysia masuk ke ruang Rektor, untuk mendaftar
"Baiklah Greysia Kamu masuk Kelas Desain Klasik Modern, Di lantai Tiga Nomor Tiga puluh ya" ucap rektor bernama Jay
Greysia mengangguk lalu pergi mencari Ruangan yang ada di Tanda pengenal nya,beberapa menit kemudian greysia sampai di kelas nya,dengan sopan Greysia mengetuk pintu kelas,karna ternyata pelajaran di kelas tersebut sudah di mulai
"Tok,tok"
"Permisi Pak Dosen" sapa greysia
"Oh anak anak kita kedatangan siswa baru rupanya,ayo masuk " ucap nya sopan
Greysia pun maju, semua mata menatap Greysia dengan tatapan kagum, beruntung sekali di kelas greysia adalah kelas paling unggul, disana mahasiswa nya sangat disiplin,baik dan Humble
"Selamat pagi teman teman,nama saya Greysia Zevannya Nicholas, Mohon Bantuan nya,dan Mari berteman dengan baik" ucap greysia sopan
"Selamat datang Greysia" ucap mereka semua menyambut baik Greysia
__ADS_1
"Baiklah Grey,duduk di bangku kosong itu" ucap dosen menunjuk bangku kosong
Greysia pun duduk didekat seorang gadis gemuk yang terlihat pemalu,dia menunduk terus saat greysia duduk di sampingnya
"Biasanya orang akan menolak saat disuruh duduk dekat denganku,tapi gadis ini langsung meng iyakan, semoga dia berbeda dengan yang lain" Bathin gadis itu
Dosenpun mengajar dengan sungguh sungguh, hingga Kelas pun berakhir sementara karna bel tanda istirahat telah berbunyi, Dosen pun keluar dari ruangan greysia
"Hai Grey,kenalkan Namaku Lina, aku Zara dan Aku nindy,apa kita bisa berteman" ucap mereka ramah
"Tentu,mari berteman" ucap greysia menjabat tangan mereka
"Ehmm grey, aku Bella Bolehkah berteman"? ucap Gadis gemuk tadi
" Hey, Bella tidak biasanya kamu mendekatkan diri,biasanya juga diam sendiri di pojokan" ucap lina dengan Nada ketus
"Lina, kita tanyakan secara baik apa alasan dia seperti itu,tidak boleh asal menuduh orang, Tidak baik ya, Mari berteman Bella" ucap greysia bijak
Bella tersenyum ternyata firasat nya benar,greysia Berbeda dengan yang lain,dia bijak dan juga baik
"Baiklah maafkan perkataan ku tadi bella" ucap Lina, dia menerima saran Dari greysia dan tidak tersinggung sedikitpun
"Oke kita berlima adalah Teman" ucap zara merangkul bella dan Greysia
"Teman hahahah" mereka pun tertawa bersama sama,tidak di sangka Hari pertama greysia belajar akan sangat menyenangkan
Mereka berlima pun Berjalan menuju kantin,banyak pasang mata melihat ke arah mereka
"Woah Empat wanita yang sangat cantik,tapi sayang terselip seekor b*bi diantara mereka" ucap seorang Mahasiswi
Greysia menatap Bella yang tertunduk,mungkin sebab itulah dia menjadi gadis pemalu
"Maaf nona, Tidak ada binatang yang berkeliaran di kampus ini,jika ada mungkin Dekan sudah Memasukan nya kedalam Kandang, Bella adalah siswi tercantik di antara kami berlima, karena keberanian nya untuk berteman dengan kami bukan kah dia adalah seorang Wonder women" ucap greysia
Bella menatap kearah greysia dia benar benar terharu,belum ada orang yang membelanya ketika di bully selama ini,Dia adalah anak orang kaya yang Senang makan, karena itulah dia tidak pernah menjaga berat badan nya selama ini
"Benar,dia adalah teman kami" ucap zara merangkul bella, Diikuti oleh lina dan Nindy
"Kami sahabat baru Bella, maaf ya dilarang untuk mengeluarkan kata yang tidak pantas, apa kamu mau kami melaporkan perkataan kotor kamu,ada cctv loh" ucap Lina menunjuk kearah cctv
Gadis itu gelagapan, dan dia pun memilih untuk meminta maaf pada bella agar dia aman,
Semua orang menatap kagum dengan keberanian Greysia yang dengan lantang membela kebenaran
__ADS_1
πππππππππππππππ
Bersambung~