
Greysia Terbangun,karena seseorang telah menyiramnya dengan Air dingin,sedikit demi sedikit kesadaran nya telah terkumpul, betapa kagetnya dia ternyata, seorang wanita yang dia kenal telah menculik nya,
"Hahaha,apa kabar Wanita sialannn,tak lama lagi kau akan menemui ajalmu "!! ucap seorang wanita Dengan Aura kejam
"ehmmm,ehmmm" Greysia tidak bisa berbicara karna mulutnya telah dilakban
ponsel Greysia berdering dan dengan cepat wanita itu mengambil ponsel Greysia lalu mematikan nya
Greysia semakin marah dengan perempuan didepan nya itu, kenapa dia menculik bahkan berani mematikan ponselnya.
Sedangkan Redrick yang Panggilan nya di tolak Greysia merasa Heran, sejak kapan cucunya berani tidak menjawab Telpon nya
Kemudian dia mencoba lagi, namun ponsel greysia malah tidak Aktif
"Kristian Cari tau dimana cucuku,aku rasa ada yang tidak Beres"
Kembali ke Greysia<<<<<<
wanita itu membuka lakban di mulut Greysia dengan kasar,
"Sretttt"
"Ssshhhh" Greysia mendesis karena pipinya terasa panas,
"inilah akibat dari keberanianmu melawanku" ucap wanita itu
"MARLINA APA YANG KAU MAU*? tanya Greysia,,
Yang menculik Greysia ternyata adalah Marlina model terkenal yang saat itu telah kalah karena Didiskualifikasi,
"Haha, aku ingin kan nyawamu"! ucap nya dingin
Marlina terlah di depak dari dunia model karena ada orang yang membeberkan Kelakuan buruk nya saat itu, dan dia mendapatkan pesan bahwa pelakunya adalah Greysia,
Marlina menjadi marah dan mulai menyuruh seseorang untuk menguntit Greysia,
"Plak,plak,plak"
Marlina menampari wajah Greysia sampai bibir Greysia terluka dan mengeluarkan darah,
"Kau pengecut,jika kau berani ayo lawan aku satu lawan satu" ucap Greysia menahan sakit,
"Dalam kesulitan Pun Kau masih bisa sombong ya"
"Bugh,bugh,"
Marlina menendangi Greysia sampai Greysia tersungkur ke lantai dengan kondisi yang mengenaskan
"Bukkk'
__ADS_1
Marlina melempari kepala Greysia dengan sepatu Heel nya,Greysia pun pingsan ditempat
"Sial perasaan ku tidak enak" Bathin Redrick
"Lapor tuan, di cctv terlihat bahwa ada seseorang yang telah menculik nona Greysia yang saat itu sedang menunggu Taksi" ucap Kristian melapor,dia sudah berhasil meretas cctv perusahaan Greysia dan juga cctv jalan Raya
Redrick Mengepalkan tangan nya geram
"Gadis itu ceroboh sekali" ucap Redrick
walaupun dia memaki Greysia,tapi bisa telihat dari sorot matanya bahwa dia sangat mengkhawatirkan keadaan Greysia
"Lacak Ponselnya"
Kristian pun segera melakukan pekerjaan nya, ini sudah pukul dua belas malam,tapi Greysia belum juga ditemukan
"Dapat Tuan"...
"Katakan"!! ucap Redrick
"Nona Dibawa ke apartemen kosong di jalan xx Tuan" ucap Kristian
Tanpa babibu lagi mereka langsung melesat ke arah Tempat Greysia disekap
Lain hal dengan Greysia,dia harus segera mendapatkan penanganan jika tidak dia akan meninggal,Karena kepalanya sudah megalami pendarahan akibat di lempari sepatu heel marlina yang Runcing
Kristian melajukan mobilnya dengan kecepatan penuh, tak lama kemudian sampai lah mereka ditempat tujuan,
karena hari sudah malam Marlina dan pria yang menculik Greysia pulang ke apartemen masing masing,mereka yakin Greysia tidak akan selamat,dan dengan cepat mereka membersihkan barang bukti ,tanpa mereka sadari ternyata mereka telah Menyakiti cucu dari Pembisnis kejam Redrick Benecfit,,
Kristian mengarahkan senternya kesegala penjuru ,Redrick dapat mencium Bau amis, dia yakin itu adalah bau Darah dan membuat nya semakin khawatir
dengan cepat Redrick menuju ke arah ruangan Kosong bernomor tiga belas
"Greysia,heii bangunnn"! Redrick gemetar ketika menemukan tubuh cucunya yang dalam kondisi mengenaskan
Kristian langsung membopong tubuh greysia,diikuti Redrick dibelakang nya, mereka pun melajukan kendaraan nya menuju arah Rumah sakit.
Redrick dan Kristian menunggu di luar ruangan Greysia dengan panik, apalagi Redrick tubuhnya sudah gemetar sambil melihat kearah tangan nya yang penuh dengan darah yang mulai mengering
Kristian Terkejut karena baru kali ini dia melihat Redrick dalam ketakutan seperti itu, Kristian menyadari ternyata Greysia memang orang yang sangat penting untuk tuannya saat ini
"Cari tau Pelakunya Kris,aku tidak akan pernah melepaskan nya" ucap Redrick dingin
" Baik tuan" sahut Kristian,baginya oeang terdekat Redrick berarti adalah tanggung jawab nya juga Kristian berjanji dalam hati akan menghancurkan orang yang berani membuat tuan nya menjadi ketakutan seperti ini.
"Ceklek"
pintu Ruangan Greysia dirawat telah terbuka,Redrick langsung meghadang dokter yang keluar dari sana
__ADS_1
"Bagaimana cucuku" tanya Redrick datar
"Maaf tuan, kondisi Nona Greysia sangat memprihatinkan keadaannya kritis,karena dia telah kehilangan banyak darah, nasib baik kami mempunyai banyak stok darah kita hanya bisa berdoa saja semoga nona Greysia dapat diselamatkan" ucap dokter
Tanpa di duga Redrick menarik kerah dokter itu
"AKU TIDAK MAU MENDENGAR KATA GAGAL,SELAMAT KAN CUCUKU ATAU KAU PUN AKAN SEGERA PERGI KENERAKA" ancam Redrick
"Gluuuup"
Dokter itu menelan ludah Kasar,dia sudah tau orang seperti apa Redrick ini, Apa yang dia katakan Adalah kenyataan, Dia orang yang sangat kejam
"Baik,tu tuan sa,saya akan Berusaha" ucap dokter terbata bata,, baginya melawan Redrick artinya mati
Kristian Mencari detail kejadian penculikan Greysia,lalu dia mengeluarkan Seringai kejam
"Tuan,pelakunya adalah Marlina, dia dijadikan kambing hitam oleh seseorang, Orang itu memanfaatkan marlina agar Membun*h nona Greysia, Karir marlina telah hancur karena video Tak senonoh miliknya telah tersebar, orang itu mengatakan bahwa nona Greysia lah pelakunya,dan Dengan Bodohnya marlina percaya dan mulai merencanakan penculikan ini dan saya tidak dapat meretas ponsel milik orang yang memfitnah nona Greysia tuan,sepertinya dia di bantu oleh orang hebat dalam bidang iT" ucap Kristian panjang lebar
Redrick Mengepalkan tangan nya,nampak urat urat tangan nya bermunculan
"Besok Kau lakukan apa yang memang harus kau lakukan"
"Baik tuan" sahut kris dia sudah tau Apa arti dari yang tuan nya Redrick katakan,
Redrick tidak akan pernah melepaskan orang yang sudah berani mengusik ketenangan nya
Dialam Bawah sadar Greysia<<<<<
Greysia melihat seorang wanita duduk dibebatuan,wajahnya sangat cantik dan berseri,dia mirip dengan dirinya,tapi Greysia tidak tau siapa orang itu
"Kemarilah nak" Suara wanita itu sangat halus,dan menenangkan..
Greysia pun duduk didekat wanita itu,
"Aku adalah Dirimu dimasa lalu, aku mencintai seorang pria yang harusnya menjadi ayah dari anak ku dan kakek dari cucu ku"
Greysia hanya diam,dia masih menyimak perkataan wanita di depan nya itu
"Bangun lah nak,kau jangan terlalu lama disini, Kau masih harus memecahkan misteri kehidupanmu sendiri,percayalah padaku kebahagiaan mu telah menantimu" ucap wanita itu lalu menghilang
Greysia semakin bingung,misteri apa yang dia maksud sebenarnya, Dia berpikir sejenak dan mencerna perkataan wanita tadi
"Aku adalah Dirimu dimasa lalu, aku mencintai seorang pria yang harusnya menjadi ayah dari anak ku dan kakek dari cucu ku" Kata kata itu selalu terngiang di pikirannya
"Nenek, ya tuhan dia nenekku" Greysia menangis tersedu sedu,dia terlambat untuk menyadarinya,dan dia menyesal karena memiliki otak yang lamban,
Sudah Tiga hari Greysia belum juga sadarkan diri ,Redrick Tidak pernah meninggalkan Greysia barang sedetikpun, apapun keperluan nya sudah disiapkan oleh Kristian, pekerjaan nya juga di handle oleh Kristian, selama tiga hari ini Redrick hidup bagaikan mayat,hidupnya hampa dan tidak ada Arti, dia larut dalam kesedihan
Dan dia sadar bahwa Greysia membuatnya Merasa Ketergantungan, dengan Keceriaan nya,dengan ketengilan nya dan juga masakan nya yang seperti Carolina,dia benar benar merindukan Greysia,
__ADS_1