Dewi Ini Tidak Begitu Suci

Dewi Ini Tidak Begitu Suci
Bab 57 : Tugas selesai


__ADS_3

Selama satu bulan berikutnya, Alexia memanen hampir beberapa puluh akar dewa, dari sedang sampai tinggi dan terus menaikkan level dengan curang.


Dia sekarang sudah mencapai level 108 Atau Martial Ancestor tahap 8 di dunia ini.


Dia siap melawan anjing Sage emperor.


Alexia berubah menjadi kostum tatsumaki.


Dan kemudian dia pergi ke puncak delapan desolate, tempat mereka berjaga.


Puncak desolate tidak banyak berbeda dari pulai mengambang yang lain, hanya saja tempat ini bisa dibilang puncak tertinggi di alam ini, jadi cocok untuk dijadikan pos pengamatan.



“Halo semuanya, Nona ini datang”


Tawa Alexia bergema di puncak desolate.


5 dewa penjaga sudah siap dengan kemunculan Alexia, mereka masing masing membawa tombak hitam dengan tinggi ratusan meter.


Alexia seperti semut didepan mereka.


“Kami akan mempersembahkan nyawamu untuk tuan kami”


Mereka semua menyerang Alexia secara bebarengan, masing masing dari mengeluarkan energi yang sangat besar, serangannya berkumpul menuju Alexia.


Alexia menggunakan kekuatan esper dan menggeser serangan mereka.


“Boom”


Serangannya mengahantam pulau terbang dibelakang Alexia.


“Wohoho, sambutan yang baik, aku suka ini, sayangnya tujuanku datang kesini bukan karena kalian.”


Kemudian Alexia berubah menjadi Misaka mikoto dan kemudian menggunakan jurus ilusi absolute dan menjebak kesadaran mereka dalam ilusi.


Kemampuan misaka mikoto termasuk dalam percepatan proses berpikir dan daya hitung otak, deggan ini kemampuan matanya akan berkali lipat lebih kuat dari keadaan biasa.


Didalam ilusi Alexia, para pelayan dewa terjebak di ruang gelap tanpa cahaya, mereka tidak dapat merasakan tubuhnya dan kehilangan semua kekuatannya.


“Arg.”


“Roam”


“Groar”


Mereka putus asa, sejak kapan mereka dikalahkan sampai keadaan begini.


Bahkan jika mereka ingin keluar, itu tidak akan bisa, belum lagi mereka tidak bisa merasakan kekuatan jiwanya.


Padalah kultivasi mereka adalah tahap deity, satu langkah sebelum alam Emperor.



Diluar Alexia melihat tubuh mereka berhenti bergerak, walupun perungkatnya tinggi dan jiwa mereka sudah menyatu dengan tubuhnya, tapi jika masih tertipu oleh array berarti masih bisa terkena ilusi selama ilusinya lebih kuat dari mereka.


Memanfaatkan hal ini, Alexia menyerap semua pelayan dewa kedalam black hole.


“Memang hari keberuntungan banget”


Saat alexia tertawa, sebuah cahaya memenuhi langit dan tiba tiba sesuatu dengan kecepatan cahaya menyerang Alexia.


“Boom”


Alexia terlempar jauh.

__ADS_1


“Serangga kecil berani bermain main selama aku tidur, bahkan membunuh bawahanku”


Sosok besar bercahanya dengan lingkaran dharma dibelakanya layaknya orang suci berbicara dengan sangat merendahkan.


Dia memiliki ukuran beberapa ribu meter.


Sementara alexia yang terkena pukulan malah memerah wajahnya.


“Ahh, sangat nikmat, aku bip~ beberapa kali saat menabrak tadi”


Karena transformasi rasa sakit, tidak ada rasa sakit yang dia rasakan, hanya rasa kenikmatan tanpa akhir, walaupun pemandangan tubuhnya sedikit berantakan.


Alexia kemudian mengaktifkan kemampuan Susanoonya.


Raksasa berwarna ungu cerah bangkit dari tubuh Alexia, bersama dengan terciptanya banyak black hole dibelakanya membentuk godhodama dibelakang susanoo.


Ukuran Alexia mencapai sebesar Sage Emperor.


Dua makluk seperti dewa dan iblis berhadapan, satu seperti dewa suci dan yang lainnya seperti prajurit kuno dengan penindasan tanpa akhir.


satu kata mereka terbang, tidakmenginjak pulai, jika tidak pulau itu diperkirana akan tenggelam ke lautan kabut.


“Terima kasih atas servismu pria tua, aku sampai bip~ beberapa kali barusan, kakek yang baik”


Ejek Alexia sambil tertawa


“Hmp”


Sage emperor hanya mendengus dan menyerang Alexia lagi, kali ini dia menyerang menggunakan sebuah pedang  berwarna merah darah ke arah Alexia.


“Ctang”


Armor itu membuat susanoo Alexia retak, dan kemudian kembali seperti semula dengan infus energi dari alexia, tapi keadaan sedikit sunyi.


“Tidak mungkin, ini artefak pembunuh dewa, kenapa tidak bekerja”


Sage Emperor sangat terkejut, artefak yang sangat sulit dia dapatkan dari dewi jin ya yang dapat membunuh Deity atau bahkan Emperor sekaligus, hanya menyebabkan goresan di Susanoo Alexia.


“Yang mungkin karena aku bukan dewa yo !, dan ayolah, aku protagonis oke, sekarang terima ini”


Sebuah pedang dengan panjang ratusan meter terbentuk ditangan susanoo dan alexia menambahkan kemampuan manipulasi getaran tingkat Atom kedalamnya.


Energi getaan pedang Alexia membuat Sage emperor merasakan bahaya, dia segera menghindarinya.


Swosh, booom


Kekosongan dibelakang Sage emperor terbelah oleh pedang Alexia.


Sage Emperor yakin jika dia terkena barusan dia akan terluka parah.


“Ops, aku yakin, selanjutnya tidak akan meleset”


Kata Alexia dengan lucu dan kemudian dia menyerang secara bergantian ke Sage emperor.


Salah satu serangan Alexia berhasil memotong lengan kanan Sage Emperor.


“Oh, pria tua, dari temanku bilang, kamu sepertinya sangat kuat bukan, ayo tunjukkan kepadaku”


“Seperti yang kamu minta, space slash”


Sebuah pisau ruang bergerak cepat ke arah Susanoo dan akan memotongnya.


“Clang”


Seperti sebelumnya, tidak dapat merusah Susanoonya. serangan itu hanya menggertak lagi.

__ADS_1


“Kamu hanya membuat hatiku berdetak, karena kamu tidak sungguh sungguh, aku akan menyeselaikan ini, aku juga kurang suka pertarungan yang terlalu bertele tele”


Alexia berubah menjadi pakaian Es Death dan berkata, “makahadoma”


Sebuah bola biru terbentuk didepan dada Susanoo.


Dan kemudian meledak.


Seketika ruangan menjadi biru dan semuanya berhenti bergerak, termasuk Sage Emperor.


Ini adalah kemampuan Es Death untuk membekukan segalanya termasuk waktu.


Alexia memanfaatkan kesempatan sebelum kemampuan menghilang dan menyelipkan pedang susanoonya kedapan dada Sage Emperor dan meningkatkan getarannya sampai batas pemusnahan partikel.


“agh, apa ini, aku tidak percaya, aku Sage Emperor, belum boleh mati disini”


Sepertinya Kemampuan makahadoma hanya berlaku sekejab bagi orang sekelas Sage Emperor.


Tapi sekejap itu sudah berarti banyak pada Alexia, pedang besar itu menembus tubuh Sage Emperor dengan mudah.


Karena pisau sudah menancap dan kemampuan Alexia mulai merusak jiwa dan tubuh Sage Emperor.


Sebagai jaminan Sage emperor tidak akan bangkit kembali, Alexia akan menyerap jiwanya kedalam black holenya, disamping memperkuat kekuatannya sendiri.


“Sial, sial, makluk kotor, lepaskan tanganmu dari kaisar ini”


Sage Emperor mengeluarkan banyak tekanan energi tapi dihadang pisau dan black hole Alexia, itu tidak mempengaruhi kecepatan penyerapan Alexia, dia segera mempercepat penyerapan.


Level alexia meningkat dengan gila, seiring penyerapannya.


110


111


112




[ Ding ]


Dengan bunyi penyelesaian misi, berarti Sage Emperor telah sepenuhnya mati.


Setelah Beberapa saat, semua bagian dari Sage Emperor telah ditelan oleh Black hole Alexia.


Alexia telah mencapai level 117 atau peringkat Deity tahap 3.


Nah ini adalah kepuasan.



Sebelum pergi Alexia masih harus membersihkan antek antek Sage Emperor.


Alexia membuat 150 roh dengan basis kultivasi Martial Ancestor Tahap 5 untuk sekali pakai, dan memintanya untuk mengurusi anak buah Sage agung lainnya yang kabur.


Dengan kapasitas energi tanpa batasnya, semuanya dapat di atur.


Membuat 150 Jiwa, masih lah tanpa beban.


Sebenarnya jika Alexia kalah jumlah, dia bisa membuat beberapa jiwa dengan basis sama sepertinya, untuk bertarung


Kemudian Alexia sepenuhnya melepaskannya pada ank buahnya. Dia yakin pasti lima pelayan dewa itu pasti mati, jika tidak, tentu saja Alexia yang akan memburunya.


Alexia tidak akan mengurus hal lain lagi, dia akan kembali ke sekte Divine feather.

__ADS_1


__ADS_2