
Asrama Ning Ran.
Kali ini dia mendapaf asrama untuk 1 orang, mungkin karena privasi setiap kultivator terlalu tinggi jadi meskipun masih murid, dia akan diberi kamar yang baik.
“Ahh, kamarnya bagus”
Ning Ran yang tanpa kain sedikit pun berguling guling didalam kasur.
“Sepertinya sudah lama akau tidak bermain ya”
Dengan pikiran nakalnya, Ning Ran kemudian beraksi.
Dia mulai menyentuh bakpau kecilnya dan bermain dengannya.
Tubuh Ning Ran termasuk ceri terbalik, jadi tanpa dirangsang, cerinya tidak akan keluar.
Bukan karena cacat tapi memang Alexia buat seperti ini.
Tapi untungnya sensitifitasnya menutupi kekurangan ini.
“ump”
Hanya dengan beberapa sentuhan, ceri kecilnya mulai terlihat ke atas, Ning Ran memijit mijit bakpaunya dan cerinya seperti berharap sesuatu keluar darinya.
“Ah, hmp”
Suara Ning Ran yang sedikit tertahan sangat menggoda kaum.
Lebih dari sebelumnya dia lebih lama bermain dengan Bakpaunya.
Entah kenapa rasanya, bakpaunya seperti mempunyai sesuatu didalamnya dan ingin keluar.
Dengan pijatan Ning Ran yang berkala, serta cubitan pada cerinya, beberapa menit lagi berlalu san akhirnya.
“Oh, Itu, keluar !!”
Sedikit air warna putih keluar dari cerinya.
“Oh, ini susu, bagaimana bisa aku punya ini, aku tidak hamil kan”
Ning Ran kaget dengan hal ini, dia mengecek dan membuak lipatan bunganya.
“Masih tersegel dengan rapi”
Lipatan Ning Ran masih tersegel dengan rapi bahkan masih merah dan Ning Ran tidak pernah memasukinya apa apa.
Kemudian Ning Ran memegang kedua bakpaunya.
“Kenapa kalian mengeluarkan hal ini”
Tib tiba Ning Ran melihat sesuatu yang meluap dari dalam dadanya.
“Ahh, kenapa ini”
Saat Ning Ran berpikir tentang cairan putih itu, seakan menanggapi, cairan itu semakin meluap bahkan sudah menyemprot dari Ning Ran.
“Kyaa”
Tanpa sadar Ning Ran menjerit.
…
“Xun'er, sudah lama kita tidak sedekat ini”
Xiao Yan yang masih tidur sepertinya memimpikan sesatu yang aneh dengan Xuner.
“Kakak Xiao Yan waktunya bangun !”
Sebuah suara membangunkan Xiao Yan dari mimpinya, dia bersemangat.
“Xuner, ke…kenapa kamu disini”
Kata Xiao yan tanpa menoleh kebelakang.
“Ah, kakak Xiao, kenapa kamu masih pakai piyama, malu maluin saja”
Sebuah suara yang mirip Xuner lagi lagi terdengar. Tapi dengan kalimat ini, membuat Xiao Yan aneh.
Dia menoleh dan melihat gurunya yang sedang bertingkah.
“Ahh, guru, kembalikan kebahagiaanku”
“Diam. Kita bicara urusan serius”
Ekspresi Yao Lao menjadi sedikit serius.
“Aku merasakan sedikit aura dari Fallen heart dragon flame dari sisi utara cabang”
“Jadi, aku harus bagaiman guru”
“Hm, tidak ada, kamu cari saja informasi tentangnya”
Ternyata guru hanya berkata begini dan akan tidur lagi, tapi tiba tiba.
“Xiao yan, aku merasakan sesuatu yang luar biasa”
Tiba tiba Yao lao mengambil alih tubuh Xiao Yan.
“Eh tunggu guru”
__ADS_1
“Diam, ikuti guru”
Dengan peringatan Yao Lao, Xiao Yan tidak berusaha lagi.
Yao lao menggunakan tubuh Xiao Yan dan menemukan tempat asrama Ning Ran dengan sembunyi sembunyi dan menghindari pengawasan, karena walaupun asrama gadis dan laki laki tidak dipisah dan bisa masuk sewaktu waktu. tapi privasi dasar masih ada.
“Guru, apakah kamu yakin ada disini, kita tidak boleh masuk sembarangan”
“Sudah lah, guru akan menawarnya dan membantumu, ini juga untuk kamu”
Saat mereka masih berbicara didepan sini.
“Kyaa”
Suara teriakan dari kamar didepan mereka terdengar.
Tanpa pikir panjang, Yao lao masuk.
“Bruak, ada a…”
Sebelum dia dapat menyelesaikan kata katanya, mereka berdua tersiam dengan mata melotot.
Apa yang mereka lihat ?
Seorang gadis tanpa pakaian dan bakpaunya menyemprotkan sebuah cairan putih susu
“Ning Ran”
“Xiao Yan”
Mereka berdua sama sama kaget.
Dan Ning Ran yang telah menjadi gadis entah kenapa memiliki mekanisme perlindungan walaupaun dia sangat mesum dari mentalnya.
Yao Lao yang melihat Ning ran yang dalam posisi akan berteriak, dengan kecepatan petir dia datang kedepan tubuh telanjang Ning Ran.
Menutupi Mulut Ning Ran dan memegang semua tangannya.
“Apa yang !”
Ning Ran kaget dengan perubahan situasi ini.
Dia sedikit memberontak, tangan Xiao yan terlepas dari tangan Ning Ran dan jatuh ke bakpaunya.
“Ahh, keluar”
Gelombang cairan putih datang dan menyemprot ke pakaian Xiao Yan.
Tubuh Ning Ran sedikit lemas, dan berkedut.
“Yan, aku serahkan padamu, ini kesempatanmu mendapatkan dia”
“Apa maksudmu guru”
Kemudian dengan perasaan bersalah, Xiao yan menutup pintunya.
Dia melihat Ning ran yang sedang dalam keadaan euphoria.
Tertarik dengan bakpau Ning Ran yang membuang buang minuman.
“Kita tidak boleh mubazir oke”
Sebagai alibi, dan kemudian Xiao Yan memainkan bakpau Ning ran.
“Ahk, berhenti”
Pikiran dan tubuh Ning Ran tidak sejalan, tubuhnya terua menerus memproduksi cairan itu.
Cairan putih itu meluap lagi. Melihat ini, xiao Yan bertindak.
“Tidak ada cara lain”
Xiao Yang langsung menjejalkan Kedua ceri itu secara bersamaan.
“Akh”
Karna hal ini, Ning ran berteriak lagi.
Semakin dia sadar bahwa laki - laki didepannya adalah Xiao Yan.
“umh, jangan, berhenti”
Kata Ning ran, dia ingin menghentikan Xiao Yan walupun dia sendiri sangat menikmati hal ini.
Sial, pikir salan hati Ning Ran, ke.apa dia jatuh lagi oleh protagonis, perasaan menyenangkan apa ini, aku … ecstasy.
Tapi xiao Yan tidak meresponnya dan malah melepaskan ceri Ning ran dan mencium bibir Ning Ran.
“Mpp, gulp“
Bertukaran lewat bibi semakin membuat panas tubuh Ning ran menjadi jadi, jadi walupun dia bisa menghentikan hal ini, tapi dia tidak akan melakukannya, perasaan ini, waktu itu, enak !
“um”
“Ran”
Mereka berdua sudah didominasi oleh Nafsu.
Tidak lelah bermain dengan Ning ran, Xiao Yan juga telah menelan banyak minuman berenergi dari Ning Ran.
__ADS_1
Karena tubuh Ning Ran juga bagian dari darah Alexia dan mendapat bloodline dou god yang sangat murni di dunia ini, jadi walaupun basis kultivasinya tidak terlalu tinggi, darahnya juga sangat berharga.
Belum lagi susu yang dihasilkan dari intisari tubuh, pokoknya luar biasa berharga, jika yang meminumnya mempunyai sehelai saja darah Dou God, ada kesempatan satu dari seribu akan terbangun.
Kembali ke adegan Diluar nalar Jones.
Dimulai dari Xiao Yan yang membasahi, atau bisa dibilang senam lidah di tempat yang cukup vital yang sukses membuat Ning Ran Bip satu kali.
Tidak sampai situ, Xiao Yan dengan ahli juga bermain tangan pada bakpau Ning Ran sembari terus bergerak di bawah.
Setelah puas dengan adegan foreplay, Xiao Yan yang entah dari kapan sudah kosong melihat tubuh cantik Ning Ran didepannya.
“Aku mulai, tahan !”
“Ah, tung…, umh”
tanpa menunggu persetujuan Ning Ran, Ciao Yang menembus lapisan terakhir pertahanan Ning Ran.
Ning Ran merasakan sesuatu merobeh bagian dalam, tidak ada rasa sakit, hanya kenikmatan yang tinggi.
Sesuatu yang besar mencari tempat di kawasan kecil ini, dan Ning Ran dapat merasakan bahwa dia juga secara otomatis menyeseuaikan ukurannya.
“Aku mulai”
Xiao yan hanya memberi Ning Ran sedikit waktu penyesuaian dan berakselerasi.
Suara suara diluar nalar jones terdengar diruangan dibarengi dengan suara kasur yang sepertinya sedikit resah.
~ Time Skip -_- ~
Beberapa lama yang mereka butuhkan untuk melepas nafsunya, saya tidak menghitung.
Dan yang paling penting, keperawanan Ning ran terjebol oleh Xiao Yan dan digunakan berkali kali dengan kondisi yang berbeda beda.
ahem, maksudnya pose yang berbeda beda, Xiao Yan pria muda dengan banyak mimpi.
Kemudian Mereka tertidur bersama sepanjang hari.
Dihari yang sama, Xuner dan yang lainnya mencari Xiao Yan tapi tidak ketemu ketemu.
Wu Hao dan Laki Laki yang lain juga menanyakan kabar Ning ran.
Tapi mereka ditakdirkan kecewa, karena yang mereka cari sedang berirtirahat setelah bertempur banyak kali.
…
Ning Ran yang kembali bangun setelah kesadaran Ning ran tertidur, sepertinya dia mengalami sesuatu yang luar biasa.
Ning Ran membuka matanya. Dia melihat Xiao Yan yang Memeluknya dengan tenang dan tertidur.
Mereka masih dalam kondisi tanpa pakaian sedikit pun.
Serta Ning Ran bisa merasakan perutnya sangat penuh dan juga pantatnya sakit.
Karena gerakan Ning Ran, Xiao Yan terbangun dan melihat Ning ran.
“Maafkan aku Ning ran, aku berjanji, aku akan mengambil tanggung jawab akan kamu”
“Um, kamu memperkosaku !”
“Yah”, Kata Xiao Yan dengan malu.
Memang gurunya juga ikut andil dalam hal ini
Ning Ran juga tidak membantah dan hanya menerimanaya, dan seharusnya dia yang meminta maaf, khsususnya pada Xuner.
Walaupun kesannya Xiao Yan yang berselingkuh, tapi Ning Ran juga menikmatinya, sedikit rasa bersalah juga tidak nyaman, tapi sebaiknya ini dipendam saja.
Selain itu, Ning Ran sedikit malu jika bertemu Xuner.
Pacarmu yang baik memperkosaku, juga kemampuan pacarmu hebat, kamu hebat dalam memilih
Nah itu hanya dipikiran Ning Ran saja.
Karena yang bernafsu kemarin dan membiarkan Xiao Yan melayaninya adalah Ning Ran.
Kemudian Ning ran segera keluar dari selimut, tubuh seksinya terungkap, dan dari lipatannya terlihat masih ada zat yang mengalir.
“Ran ran”
Melihat tubuh Ning ran yang begitu eksotis, membuat Xiao Yan aktif lagi, langkah 3000 gerakan terlibat dan Xiao Yan sudah ada dibelakang Ning Ran.
“Ump”
Dengan semangat dia memainkan bakpau Ning ran lagi.
Karena dimainkan dari belakang, senjata 18 cm Xiao Yan menyentuh bibi luar lipatan Ning ran.
Dan sesuatu yang sulit dijelaskan akan terjadi di antara mereka.
“terus, ahh, keluar”
Setelah Ning ran menikmati service terakhir, sebelum dia bisa beristirahat, suara Xiao Yan terdengar ditelinganya.
“Ran, boleh aku masukkan“
“Umm”
Ning Ran memberi tanda dengan anggukan, Panggilan mereka yang sangat intim.
__ADS_1
Dengan masuknya Senjata Xiao Yan, bertempuran babak 2 mereka berlangsung lagi.
N/A ~ sulit kali kayaknya kalo drama gini