
Dia mengambil bagian kaki dari burung tadi dan memanggangnya diatas apinya.
Walupun tidak ada bumbu, baunya sangat harum.
Dan saat Ning Ran mencobanya, rasanya cukup enak.
Beberapa saat setelah puas makan daging yang cukup besar, Alexia bersandar pada pohon dan kemudian menjalankan antingnya untuk menyerao energi bebas di alam.
Anting itu mulai menyerap energi dari luar dan memurnikannya untuknya, jadi dia menerima hasil jadi dari energi murni.
Semua filakukan secara otomatis tanpa kendali Ning Ran. proses kultivasi dapat disingkat menjadi langkah penguatan dan peningkatan, tidak ada pemurnian.
Dia mengalokasikannya untuk mendistribusikannya kesetiap bagian tubuhnya, membentuk siklus energi tanpa akhir didalam tubuhnya. Meridian dan darahnya semakin diperkuat.
Semua meridian di tubuhnya di aliri energi murni ini, seperti ditempa, rasa peningkatan yang sangat samar terasa di tubuhnya.
…
…
Keesokan harinya.
Ning Ran terbangun dengan malas, semalaman berlatih walupun akhirnya tertidur, tapi Ning Ran telah berhasil memasuki ranah master Dou bintang 7.
Setelah berberes sebentar, Alexia kemudian mencari danau untuk mandi, walupun ini dunia luar, siapa yang menyuruhnya menjadi Avatar dengan sedikit moral.
Selain itu rasanya berbuat nakal dengan penampilan yang bukan miliknya akan lebih nyaman dalam hati dan merasa harga wajahnya masih terjaga.
Berjalan sedikit, dia mencari danau tapi tidak menemukannya, sedikit lebih jauh dan akhirnya menemukan sebuah sungai yang cukup dalam.
Tanpa basa basi lagi, Kemudian sesuai dengan rencananya Ning Ran melepas semua bajunya dan masuk ke sungai.
Dinginnya air membuat Ning Ran menjadi segar.
Dia berendam dan membasuh semua bagian rubuhnya, tubuh baru yang masih sangat segar dan elastis tertangkap oleh tangan Alexia.
Sayangnya dia tidak membutuhkan sabun dan memang sabun juga tidak terlalu berguna, sebagai kuktivator, kotoran ditubuh sudah dibersihkan dengan giat, dengan kata lain, air saja cukup.
“Enaknya mandi ditengah hutan”
Ning Ran berkata sambil membasuh bakpaunya yang setengah terendam air. Entah karena suasana atau apalah, cerinya yang dia setting untuk bersembunyi sekarang ini menonjol ke depan, sangat indah.
Saat pikiran memanas dan tubuh berkeinginan, saat itulah kedua tangan Ning Ran memainkan puncak gandanya.
Saat sedang asik bermain dan akan mendapat bip~, bunyi dedaunan kering yang terinjak terdengar.
“Crask …Crask”
Seketika Ning Ran menghentikan tangannya.
Tapi itu sudah terlambat, tubuhnya sedikit berkedut, dan rasa nyaman dikirim ke otaknya, tanpa sadar Ning Ran mengeluarkan suara yang Aneh.
“Ahh !”
Walaupun tidak keras, tapi kultivator yang diberkati dengan penungkatan indra dapat mendengarkannya.
“Aku mendengar suara”
Sekelompok orang dengan keluar dari semak semak.
Mengejutkan Ning Ran yang sedang berendam dalam sungai. jantungnya terpacu dengan kencang, tapi perasaan senang tidak dapat dibuang dari hatinya.
bahkan tubuhnya sepertinya akan mendapat bip~ kedua.
“Ohh, ada gadis mandi”
“Sepertinya ini hari keberuntungan kita”
“Kebetulan milikkku belum digunakan beberapa hari ini”
Mereka bersemangat melihat Ning Ran yang sedang mandi tanpa pakaian.
Ning Ran tidak menyembunyikan tubuhnya, dia keluar dari sungai tanpa pakaian. Tubuhnya sekarang panas dengan keinginan, dia ingin mengekspos tubuhnya didepan orang lain
“Wow, tubuhnya sangat indah, pasti masih perawan”
“aku sudah tidak sabar”
Para pria itu tergila gila saat melihat tubuh seksi Ning Ran, dan mereka kehilangan rasionalitasnya, tidak curiga dengan Ning Ran yang sendirian di hutan.
__ADS_1
Terutama melihat lemak gemuk Ning Ran yang halus serta putih tanpa ada bulu walupun sedikit, membuat jiwa binatangnya meloncat loncat.
Mereka berenam segera datang ketempat Ning Ran dan sepertinya akan memperkosanya.
Ning Ran tidak menolak dan membiarkan mereka berbuat apapun pada tubuhnya.
Di ingin mencoba rasa dimainkan.
“Ahh”
Ning Ran mendesah seperti itu, 6 orang pria memainkan semua bagian tubuhnya, dari mulai menjilat bakpau dan cerinya sampai menjilati lemak gemuknya, bahkan kacangnya tidak terkecuali, ****** ***** meluap dalam tubuh Ning Ran.
“Gadis abnormal, lihat ini, basah sekali !”
“Cerinya juga sangat keras”
“Aku sudah tidak tahan, aku akan memasukkannya”
Salah satu dari mereka yang memainkan bagian bawah Alexia berkata, dan dia mengeluarkan senjatanya, cukup besar, tapi tidak semudah itu.
Ning ran tidak punya ide membiarkan orang asing mengambil hal pertama avatar, jadi sudah cukup untuk pemuas Ning Ran untuk sementara, keuntungannya dia bisa bip~ dua kali hari ini, dalam wujud avatar.
“Sudah cukup, terima kasih, membuatku sangat nikmat adalah hadiah terakhir kalian”
Dengan kata kata Ning Ran, belasan riak emas muncul disekeliling mereka, dan menembakkan berbagai senjata dengan presisi yang pas.
“Kenapa ?”
Itu adalah kata kata terakhir mereka, tapi itu ditakdirkan untuk tidak pernah terjawab.
“keperawanan ini masih terlalu berharga jika diberikan kepada bajingan seperti kalian”
Kata Ning ran, dan kemudian dia mencari cincin penyimpanan dari mayat keenam orang itu.
Dan lagi orang seperti itu yang melihat gadis, selalu dengan pikiran memerkosanya pasti buka orang yang baik.
Dari ke enam cincinnya, Ning ran mengambil dua ratus ribu koin emas dan juga beberapa inti bintang level 3 dan 4. Dua diantaranya bertipe angin.
“Tidak disangka mendapat hadiah disini, sepertinya kita tidak perlu berburu lagi, cukup merepotkan untuk mencari monster yang kuat disini, mungkin karena perburuan yang berkala”
Alexia juga cukup bahagia, dimainkan oleh enam orang secara bersamaan juga terasa hebat.
…
…
Setelah kembali kedalam akademi Jia Nan.
Ning Ran segera pergi ke aula tugas.
“Aku mau menyerahkan misi”
Ning ran berbicara sambil mengeluarkan 3 inti bintang berwarna biru dari cincinnya.
“Tugas mencari ini bintang, 2 inti bintang tingkat 3 dan 1 tingkat 4, tugas dikonfirmasi”
Kemudian gadis itu memberikan hadiahnya kepada ning Ran berupa kotak kayu.
Ning ran membukanya dan melihat 3 butir pill di dalamnya, dari warnanya tidak sebagus yang dia buat sendiri.
“Pasti rasanya pahit”
Pikir Ning Ran, kemudian dia kembali ke asramanya.
Dengan kegiatan yang terlalu monoton, selain berlatih dia akan berburu berapa kali dalam waktu ini.
Satu tahun berlalu dengan cepat.
…
Di tanah yang jauh, dan masih dalam kekaisaran Gama.
Beberapa bulan kemudian setelah pembutan kembali Avatar, sekte misty Cloud.
Pada beberapa waktu yang lalu, Alexia merasakan fluktasi jiwa yang sangat kejam tapi menghilang sebelum dia bereaksi.
Kali ini dia mendengarnya lagi.
Alexia berubah menjadi tatsumaki.
__ADS_1
Dia kemudian menggunakan pergeseran ruang yang dia pelajari beberapa hari yang lalu.
ini adalah keahlian mengendalikan ruang setelah mencapai tahap half-saint atau sedikit dibawahnya, tapi Alexia yang sudah menguasainya, secara, dia adalah Battle God, ranah puncak dunia, ditambah kemampuan deduksi saat dalam wujud Mikoto.
Alexia seperti berjalan 100 mil dalam satu langkah, invincible.
Dalam sekejab dia muncul di aula tempat yun Shan berdiam. menurut persepsinya, aura jahat tadi berada disini.
“Siapa ?”
Yun Shan langsung waspada pada gadis berambut hijau didepannya.
“kamu tidak perlu tahu siapa aku, aku merasakan bau jiwa busuk disini ”
Kata Alexia dengan santai.
“Kekekee, jiwamu berbau harum”
Sosok bayangan hitam muncul dari belakang Yun shan.
“Tidak perlu berbelit belit, Matilah disini”
Alexia mengerahkan sejumlah besar energi psyconic.
Sepertinya Alexia harus cepat mengambil tindakan jika tidak, Sekte Misty Cloud akan terus menjadi boneka Soul Hall.
Energi psyconic itu mencengkram tubuh hitam itu. Energi yang dirubah dari kostum tatsumaki memiliki karakteristik kekuatan spiritual, jadi menangkap jiwa adalah hal yang mudah.
“Ahh, bagaimana kamu bisa menyerangku, ahh, Yun Shan, bantu aku”
Yun shan segera akan bertindak, tapi sebelum itu terjadi, tubuhnya terasa tidak bisa dikendalikan, energi hijau membungkus tubuhnya.
“Ketua sekte Yun Shan, sungguh memalukan, jika kamu bukan guru Yun Yun, Kamu sudah mati hari ini”
Mereka berdua tidak bisa bergerak.
Alexia membuka matanya dan mata merah bersimbol hati muncul.
“absolute Illusion”
Pria hitam merasakan bahwa dia sudah berada dalam tempat lain, tempat penuh darah dan ribuan manusia bertumpuk disampingnya.
“Dimana ini, kekuatanku ? Kekuatanku hilang”
Dia merasa dia menjadi seseorang biasa.
“Aku belum ingin membunuhmu, karena kamu masih berguna”
Alexia muncul secara tiba tiba disamping pria itu.
“Ahhh”
Pria itu kaget melihat Alexia muncul di sampingnya.
“Apa…apa yang kamu lakukan”
Dia benar benar panik kaki ini, tanpa perlawanan dia terserang.
“Diam, sekarang beritahu aku siapa kamu ?”
“Tidak akan”
“Hoho”
Alexia tertawa mendengar penolakan pria itu.
Kemudian ruang berubah lagi, kondisinya sekarang pria itu terikat kedalam kursi dan banyak alat penyiksa disampinnya.
“Dalam beberapa jam, kamu akan merasakan rasa sakit yang sangat kuat, dan sebagai hadiah kamu tidak akan bisa mati atau tidur”
Kata kata Alexia seperti jarum yang menembus hatinya.
Ilusi yang dia ciptakan meniru dari metode pak Itachi, sangat kuat.
Kemudian Penyiksaan Alexia dimulai, metode penyiksaan kuno dimulai.
Sebenarnya hal ini tidak perlu bagi Alexia, dia bisa menghipnotisnya untuk menanyakan informasi, tapi siapa suruh Aula jiwa itu jahat, mereka suka menculik jiwa manusia yang tidak bersalah lalu menyiksanya, kemudian mereka gunakan untuk meningkatkan kekuatan mereka sendiri.
Jadi sebagai pembalasan, orang seperti ini harus tahu apa arti dari penderitaan.
__ADS_1