
" Pak cik. Nampaknya Pak cik mendapat sebuah kutukan, apa saya benar? ( Saya tidak tahu apa ini namun saya sepertinya boleh melihat keadaan tubuh seseorang. Adakah ini adalah keahlian seorang penyembuh? )"
" Kamu? Bagaimana kamu tahu? "
" Saya pun tidak tahu "
" Apa?! Kamu tidak tahu?!"
" Aiyaa, maksud saya, saya tidak tahu tapi saya boleh melihatnya "
" Ini..ini..mustahil..Saya sudah bertahun-tahun menyembunyikan hal ini. Sudah puluhan doktor ajaib dan penyembuh yang saya bayar untuk mencari penawar namun satu pun tiada yang berhasil ( tapi budak ini sepertinya berbeza dengan yang lain. Mungkin dia mempunyai jalan untuk membuka kutukan ini )"
Tanpa menghabiskan masa, Ketua kumpulan misterius itu pun mengerahkan pengikutnya untuk menangkap Hu Die. Hu Die berusaha melawan dengan keras dan menghunuskan pedangnya terhadap orang-orang yang ingin menangkapnya namun. Hasilnya, mereka semua terbunuh. Hu Die berjaya melarikan diri bersama tubuh ibunya manakala ketua kumpulan misterius itu hilang entah ke mana.
" ( Darah! darah!..Saya..saya membunuh orang! )"
Sambil berlarian tidak tentu arah, Hu Die merasa jijik dengan dirinya yang dipenuhi darah kerana itu pertama kalinya dia membunuh seseorang. Meletakkan ibunya dengan berhati-hati di permukaan tanah, Hu Die kemudiannya merasa mual dan muntah di semak-semak. Seluruh tubuh badannya menggigil.
__ADS_1
" Ini..tidak bagus.."
Manakala di tempat lainnya...
" ( Ketawa ) Kelinci! kamu benar-benar kelinci!..Tapi tidak apa. Akhirnya aku menemukanmu! De..wi..( Ketawa )"
Dalam keadaan yang kelelahan, Hu Die masih menggendong ibu angkatnya,Sun Yue dan membawanya ke suatu tempat yang selalu mereka kunjungi lalu menguburkan jasadnya di sana.
" Ibu, maafkan Xiao Die tidak taat. Xiao Die berjanji, pasti akan mencari pembunuh ibu. Semoga ibu tenang di sana dan tunggu pembalasan dendam Xiao Die "
Kerana masih tidak dapat menerima kematian Sun Yue, Hu Die menangis sepanjang malam di makam ibunya sambil menceritakan apa yang dia lalui selama dia berada di akademi.
Bandar Liang...
" Bandar Liang. Walaupun saya tidak tahu ini di mana tapi sepertinya tempat ini seronok "
Bandar Liang merupakan bandar kedua yang dekat dengan Akademi HanYuan selain Bandar Yinyue. Walaupun Bandar Liang tidak semegah bandar Yinyue tapi ianya terkenal dengan suasana meriah yang diwujudkan oleh orang-orang dari berbagai daerah. Tempat ini terkenal dengan pesta tanglung yang selalu dipasang pada malam hari di mana setiap orang boleh membuat tanglung sendiri dan menulis permintaannya di permukaan tanglung agar menjadi kenyataan.
__ADS_1
" Pertama- tama, saya harus mencari tempat menginap "
Hu Die yang sudah kelelahan pun mencuba mencari tempat penginapan di sepanjang jalan dan akhirnya menemuinya. Dia baru melangkahkan kakinya masuk ke dalam penginapan itu tapi malah diusir kerana penampilannya.
" Pergi sana! "
" Eh, kenapa saya tidak boleh masuk?! "
" Kamu..haha..ingin masuk? Dengan penampilan kamu ini, apa kamu layak masuk?!. Muka berbintik, mata kecil, kulit hitam dan.. tahi lalat kamu seperti kutu yang melekat pada hidungmu..dan kamu masih ingin masuk?.. Jangan mimpi! "
"( Jika bukan kerana ibu menyuruhku melakukan penyamaran, saya sudah pasti tidak akan memakai topeng palsu ini ) Humphh! Baiklah kalo begitu, saya pergi bluerhhh.."
" Kamu! "
" Huummmphh! "
" ( Ketawa kecil ) Xiao Die~ Oh Xiao Die ~ "
__ADS_1
" Umm?. Alamak, apa yang dilakukan Xuan Xue di sini? "
Kerana merasa kesal akan perbuatan penjaga rumah penginapan , Hu Die ingin berjalan pergi namun tidak sengaja melihat Xuan Xue sedang duduk sambil tersenyum melihatnya. Hu Die yang terkejut melihat Xuan Xue pun bergegas pergi dari situ.