
Candy sama Disha pun sampai dirumah.disana sudah ada kedua orang tuanya Dea,Cindi,dan sih triplet kecuali Alisa.
"ya Allah keponakan om udh datang,Alhamdulillah ya Allah.maafin om sm tante gak ngajak kmu tinggal di rumah.pdhl om tau abang sma kk lagi pergi keluar kota.om udh janji untuk menjaga mu..tapi om mengingkarinya,maafin om ya." Om nya memeluknya sangat erat.diiringin tangis dri Disha.
"maafin tante juga ya..maafin tante."
tangis mamanya Dea.
"aku gpp kok om,,tan..aku baik2 aja."
tangisnya pun pecah dan suaranya gemetaran.dia tdk bisa melihat wajah orng2 di sana.wajahnya begitu murung dan tangisan nya yg gak berhenti-henti.
"Om bakaln lapor kepolisi..gmn pun om harus lapor.. om tdk akan bisa diam aja.jika laki2 itu tlah merusak keponakan ku.om sungguh tak rela.. maafin om..om sangat menyesal."
dia tidak berhenti menyalahkan dirinya sendiri.begitu juga dengan istrinya.
"Om..tan..udah..kita bicarakan dengan tante dulu.soalnya besok mereka sampai disini.jangan membuat Disha kepikiran trus..disha kelelahan,dia blm makan apapun..beri dia istirahat dulu om.." ucap Candy dan dia menghampiri Cindi yg ikut bersedih juga.dan nth apa yg mereka bicarakan,merka bisik2 gak jelas..setelah itu langsung pergi keluar dan berpamitan sm omnya.
"Disha mau makan apa,biar tante buatin..klau enggak,Alina ajak adekmu ke kamar dulu..biar dia istirahat,nnti stlh tante sudah siap masak.kita makan bareng2." ucap tantenya dan langsung berdiri buru2 ke dapur.
"iya tan,,ayok dek kita ke kamar.lini bawahkan tas ku ke kamar ya."dia pun berdiri di iringi Disha dan lini pun membawah tas kk nya yg beda bbrp detik dengannya.
mereka pun sampai di kamar Arin,karna kamar mereka di atas di lantai dua.jdi mereka lebih baik ke kamar Arin aja.
" tadi kak candy,kenpa ngajak kak Cindi keluar ya."tanya lini.
"yah mana aku tau,knp tadi gak ikut aja. " tanya balik Lina ke lini.
"dih sih anjirr..orng nanya balik mlh nanya balik yg lain."lini pun kesal
" habis kmu oon..knp coba kmu tanya ke aku..gak sekalian gitu tanya lisa."
jawabnya kesal juga.
"kan aku nanya baik2..klau gak tau.. ydh jwb gak tau..gitu aja repot." dia menyatakan kepalanya Lina.
"eh tangan mu yaa..gk sopan bgttt."
dia pun membalas jitakkan di kepalanya lini.
"sakit tau..kan tdi aku bikin pelan."
"salah kmu sendiri." dia pun duduk di sampingnya disha.
"Sha,sini kk pelukkk..jgn nangis trus..kk tau adek pasti tdk akan menyangka klau masalah ini terjadi sma adek..orng kk juga gak tau..kk pertma dengar dri kak candy pun gak nyakin..tpi kk udh buang2 jauh pikiran tentang itu.kk yakin kmu gak akan di sentuhnya.krn kk tau dia laki2 baik.tenyata slah dek..dia menyentuhmu,kk terlambat melacak keberadaan mu tdi pagi.
sungguh kk udh berusaha secepatnya,maaf kk benar-benar terlambat." Lina dan lini pun memeluk disha mereka nangis bertiga.
"kak,aku gpp..buktinya aku ada disini.aku masih hidup,dan sehat.
Arin mana,kok dri tdi aku gak lihat dia.Dea juga sm kak lisa." tanya dia kepda lini dan Lina.
"Arin kan sakit dek..tdi siang dia drop,panas bgtt..jdi dia langsung di bawah kak Cindi kerumah sakit."
"emng dia sakit apa kak,kok smpai2 di bawah ke rumah sakit."
"dia make.."jawab lini tanpa harus berpikir panjang.
" apa sih mulut mu itu,,bisa jgn to the point,kan blm tau kebenarannya."
"lah.. kan emng benar..dia make."
"maksudnya make apa kak." tanya disha kebingungan.
"itu..dia overdosis pake obat perangsang.gak tau sih,dia minumnya brp pil..tapi kok itu cwek,maksudnya apa ya? bisa2 nya dia kasih obat gk jelas gitu sm Arin."
"cwek..maksudnya Anggi kah kak."
"iya siapa lagi..itu sahabatnya Dea..dan tadi kak Cindi telpon dia.katanya emng kenapa,pacar pacar aku..mau aku ksih obat apapun itu bukan urusan kalian.dia milikku... bukan milikku kalian."
"dia ngomong gitu sma kak cindi."
__ADS_1
tanya lina ke lini.
"iya,emng kmu dimana aja dri tadi girl..dasar gak jelas."
"tdi kan aku ketiduran..oiya lupa kan tdi aku kerumahnya." jawab lini dan ketawa pelan.
"kan gak jelas bgt.."kesal Lina.
" kk ke rumahnya Anggi."tanya disha dgn sorot mata kebingungan.
"iya..malahan aku adu mulut sma kakaknya yg bernama Babylla..sih anjir memang,adeknya yg slah.mlah aku yg diajaknya adu mulut."dengan suara agak kesal krn mengingat pertengkaran mereka tdi siang.
" namanya Baby dilla angrela.bukan Babylla.. haha lho mlh kyak ngomong kotor anjirrr.."Lina pun ketawa karna lini yg sebut nama Kk nya Anggi dengan sebutan itu.begitu juga dgn disha.
"bodoh ach..intinya namanya Babylla."
"trus Arin knp bisa masuk rumh sakit..kan cm obat perangsang aja kak."
"Arin seperti kak cindi,elergi dgn obat2an tertentu."
"aahh.. gitu.tapi skrng dia baik2 aja kan kak."
"iya,udh baikkan kok."
"gak ush mikirin Arin,kmu aja pikirin dirimu sendiri..kok kalian aneh2 bgt ya..diri orang lain di khawatir,diri sendiri sma sekali gak di perduliin.." Lina pun berbicara kesal kpd disha.tpi disha senyum2 begitu.
"dek..kak candy ada bahas dirinya sendiri gak tadi.." tanya lini pelan2 trus melirik ke arah Lina.
"ahmm..knp emng kak."
"gpp,cuma pengen tau aja." jwb lini
"sebenarnya ada..cuma rahasia."
"hahah..rahasia..gila..padahal kita dengar sendiri tdi semua.." jawab Lina dengan ketawa kecil di iringi lini juga ketawa.
"maksud orng kk apa."
"aduh,jgn2 orng kak C2 ke rumah sakit lagi..lisa gmn,trus Dek Arin pasti kena marah sm kak candy." Lini pun mengambil HP nya di atas meja belajarnya Arin untuk menelpon Lisa.
Ternyata telponnya di tolak langsung..
dan langsung ada notifikasi chat WA yg masuk di hpnya.
"jangan telpon aku,kak candy ada disini.dia lagi natap aku tajam,sumpah aku takut bgt lho..mau kabur tpi tangan ku di pegang kak Cindi,katanya bicara baik2 jgn takut biar cpt selesai.
POP TRIPLET
di rumah kontrak yg lumayan gede untuk 3 orng gadis..Pasti bagi mereka itu hal yg paling beruntung untuk mereka bertiga.Iya bagi triplet,
Alina,Alini,sma Alisa itu hadiah paling2 berharga dri dulu diminta mereka kepda Ayahnya.Tapi gak pernh di kasih, pas mereka lulus Kuliah,dan bekerja baru deh..permintaan mereka itu di turutin,krn tempat kerja mereka lumayan jauh dri rumah.
Siang jam setengah 9,tiba2 kk mereka yg bernama Cindi menelpon slh satu dari mereka,yaitu Alisa..alisa yg kuliah di jurusan elektronik itu pun di minta untuk melacak keberadaan Disha.yg kata mereka gak pergi sekolah,dan digosipkan di culik mantan pacarnya.
sontak mereka bertiga kaget berbarengan dong..dan tdk blh berlama-lama Alisa pun mengambil leptop nya..Di hidupkannya laptop itu,dan dia langsung bermain2 secara cepat di keyboard laptopnya.dan dri hpnya pun dia sibuk.kedua saudara pun diam dan tdk mengganggu aktivitas nya.Ntah dari mana,tiba2 kak candy mengagetkan mereka bertiga.mereka berempat kaget dan berteriak di ruangan itu.
"kalian kenapa sih..aku lapar lho."
dengan suara agak keras dan melemparkan dirinya di tempat tidur.
"astagfirullah..kak candy. "
mereka bertiga kaget,dan membuat mereka sampai-sampai mau terjengkang ke belakang..dan suara mereka gak pelan pastinya agak kerasa..
"astaga..anj*ng kaget aku."
ucap candy,dengan menatap ke arah adek2nya.dan dia melempar bantal ke arah ketiganya.
"lah,malah ngatain kmi..kk ngapain sih datang2 tiba-tiba bicara keras trus melompat ke tempat tidur..kaget kmi lho kak..astagfirullah.."ucap lini ke kakanya.
" salah sendiri,udh di tanya2 mau makan apa kak..kmi mau pergi beli makan ke depan..tpi di tunggu 2 jam blm di beli2 jugaa...anj*ng memang kalian..untung kalian adekku.klau gak,udh ku gampar." dia pun duduk dri rebahan nya.dan berdiri menghampiri ketiga adikknya.
__ADS_1
"kenapa..ada masalah apa dek."
"gak usah cium2 napa sih kak."
teriak Alisa ke kknya.
"lah aku cium adekku sendiri kok." bela candy.
"iihh jgn lho kak..apa sih kk ini.mending pergi keluar deh." usir alina
"makanya jawab pertanyaan ku dong..tapi aku kangen bgt sma sih peak."
"Arin,,udh gede kak..dia udh punya pacar."sahut lini tanpa memikirkan perkataannya.dan Lina pun langsung menutup mulutnya lini dgn tangannya.
" diam..iihh..nnti kita yg kena."bisik Lina ke telinga lini.
"ngapain bisik2..jdi Arin punya pacar..oh bagus yaa,,jdi gunanya kalian disini apa." tanya candy kepada ketiga adikknya.
"iya,Arin punya pacar.dan pacar nya itu cwek.udah ngapain harus di tutup2in,ini lebih penting dripada soal Arin.jdi stop menggangu ku." lisa pun kesal melihat tingkah ketiga saudranya.
"kenapa sih ini bocah.." tanya candy ke Lina.
"itu lho kak..disha.katanya disha di culik mantan pacarnya."ucap Lina ke kknya.
" apa."
"iya kak,serius.kak Cindi sendiri yg blng sm kami tadi.makanya lisa lge melacak keberadaannya Disha."
"kok Cindi gak blng sma ku ya..bntr aku telpn dia dulu." dia pun pergi dari kamar itu..beberapa menit kemudian dia datang..dan saat itu juga,lisa berhasil mengalahkan melacak keberadaan nya Disha.dan mereka pun mau pergi kesna.tapi candy blng dia aja,dia udh kabarin tmn cwoknya untuk membantu nya.dan mereka pun menyetujui nya.
Tapi ntah apa yg di pikirin Lisa,dia menempelkan penyedap suara di baju kakanya itu.candy gak merasakan nya krn alatnya itu kecil dan ringan.kedua saudara tripletnya pun tdk menyadari itu.
setelah Candy sampai di tmpt tujuan.Alisa baru blng sm kedua saudaranya,dan sma Cindi pun. klau dia segaja buat penyedap suara di bajunya candy.dan mereka cm mau tau apa yg tlh terjdi di sna. dan untuk buat bukti.ternyata malahan mereka mendapatkan sebuah pengakuan dari seorang candy..yg identitas yg sehari-hari pun mereka jarang mengetahuinya.Dan ternyata selama ini seorng candy yg menutup-nutupi kisah hidupnya begitu kelam dan menyakitkan.Cindi yg saudara kembar nya aja pun kaget mendengar pengakuan dri candy itu.Setelah mereka mengetahui nya,mereka semua diam tanpa ada yg bicara.dan Cindi pun mengajak Alini pergi menemaninya ke rumah anggi.Ntah kenapa Cindi tiba2 ngechat candy.itu membuat candy marah dan mengata-gatain Cindi dlm chat itu.
"Jessica rickzee."
jessica rickzee adalah wanita simpanan candy.dan Cindi pastinya mengetahui itu dri percakapan candy sm disha.wlpn mereka tdi tdk menyebutkan nama.tpi Cindi bisa menebaknya.
"apa."
"kamu tau darimana nama itu."
"kenapa bisa kmu ngechat aku dengan nama itu..jelasin atau aku juga akan membongkar aibmu."chat candy ke Cindi.
"dari kmu sendiri."
"lah,,aibku gak separah aib mu girl."
"aku,cuma pake narkoba aja."
"sedangkan kmu,menjijikan."isi chat dri bls chatnya candy.
" dari aku..maksudnya."tanya candy.
"aku dengar sendiri dri mulutmu.saat kmu bicara sm disha."jawab Cindi.
" apa? jelasin dgn jelas Cindi..klau enggak aku bkln menghabisi kmu sekrng juga."
"intinya aku dengar sendiri..dri mulut mu."
"jadi kalian menyadap pembicaraan ku,apakah ini kerjaan Alisa.klau iya, maka aku akan menghajar nya habis2an."dia pengen teriak dan melemparkan hpnya tpi di smpinyaa ada disha.jdi dia menahan semua emosi dan kekesalannya kepada saudara itu..
Setelah mereka sampai di rumah.Alisa gak ada di sana.dia pun menanyakan langsung ke cindi.cindi blng dia menemani Arin di rumah sakit.dan dia punya memaksa Cindi mengantarkan dia ke rumah sakit.sesampainya di rumah sakit.Alisa pun terkejut atas kedatangan kknya itu.dia pengen berlari.tpi tangannya di pegang Cindi.kata cindi,jgn lari bicara baik2 aja. biar gak tambah rumit nntinya.soalnya masalah mereka bukan itu aja.ada masalh tentang Disha,Arin yg pcrn sm Anggi juga.Itulah kenpa Cindi menahan adeknya itu agar tdk kabur.
Tapi candy yg begitu emosi,tdk bisa menatap mata kknya.Dia lebih baik dan aman bersembunyi di belakang kknya cindi.Alisa takuttt..Alisa benar-benar tdk bisa berbuat apa2 lagi.Dia tau persis klau kknya itu marah tdk memandang dia siapa.dan dia juga pernh kena amarah kknya itu..sampai2 dia sakit 2 minggu.Dia di ajar habis2an krn ketahuan menyadap HP nya candy.
Dia benar-benar masih ingat soal kejadian itu..dan apakah dia bkln sma seperti kejadian itu..atau lebih parah lagi.
......................
......................
__ADS_1