
Di pagi hari hujan lebat.Arin berangkat kesekolah.Dia diantar kakak keempatnya..Dan kakaknya itu adalah Candy keyri putrita bersama kekasihnya.Candy pulang ke indo karna mendengar kabar kalau kk pertamanya di kdrt suaminya.Dan di gugat cerai dan dilaporkan atas pencemaran nama baik.Padahal dia yang ketahuan selingkuh.Malah bikin laporan palsu ke kantor polisi.
Keluarga Arin mana bisa diam. walaupun kalah kekayaan,tetap yang salah harus jadi yang salah dan di hukum yang setimpal atas perbuatan nya.Karna bukti dari kakaknya Arin kurang dan laporan palsu itu lebih menonjol.kakaknya Arin mau di jebloskan ke penjara.Tapi Jessica meminta tolong kepada kedua orang tuanya agar membantu kakak dari kekasih nya itu.Hal hasil,kakaknya Arin bisa bebas dan berbalik menuntut suaminya.Kakaknya cuma meminta cerai dan hak asuh anak semua jatuh kepada nya soal harta dia bisa cari.karna profesi nya kan Psikolog..dan alhamdulillah masih bisa menafkahi kedua anak laki-lakinya.
Soal hubungan Candy dengan Jessica keluarganya Arin udah tau.dan mereka mau menolak dan melarang nya juga sudah terlambat.Dan kedua orang tua Arin sekarang fokusnya sama Arin.mereka tau Arin seperti Candy,dan mereka berharap Arin bisa sembuh dan lurus lagi.Makanya mereka meminta Arin ikut tinggal bersama mereka di Sumatera.
Setelah sampai di sekolah nya Arin.dia pun berpamitan kepada kakaknya.dan pas dia di lorong ke arah kelasnya.semua orang melihat ke arahnya,gk semua sih tpi yang melihat dia aja.Kenapa orang-orang melihat nya,karna penampilannya berubah.Dia sekarang memakai kacamata bulat minus dikit sih,tapi mahal..soalnya pemberian dari kknya Cindi.Rambutnya di potong sebahu dan dia pake poni juga.Wajahnya lebih cantik,krna di dandanin candy sama kekasihnya.Gak pake make up tebal kyak dewasa yaa..tapi keliatan natural untuk anak sekolahan.
Dan dia memakai jaket bermerek. Sekali-kali di manjain kakak kan gpp.
Arin pun masuk ke kelasnya.Di sana Dinda teman sebangku nya,sudah datang.Dinda yang melihat kedatangan Arin aja sampe bengong di buatnya.
"Gila..Arin..lho cantik banget sumpah."
lihatin arin dari atas sampe bawah.
"Biasa aja kali Din."melempar jaketnya ke arah Disha.
" Habis kamu,,gak datang seminggu. Tiba-tiba nongol dengan gaya beginian..Tergoda adek mbaa."Dinda ketawa-ketawa sambil mengejek Arin.
"Apa sih Din..?ku jitak ntar kepala mu ya." menatap ke arah Disha.
"Rin,,bentar bentar bentar.Tangan mu kenpa?jangan bilang kmu sakit gara-gara kmu buat ulah kan!" mengangkat tangannya Arin yg di perban.
"gpp Din..cuma ada sedikit masalah kok.Tapi sekarang sudah baikan."
melepaskan tangannya dari Disha.
"Apa karna Ara?" ucap Dinda.
"hah..kok Dia,emang aku kenapa sama dia?" tanya Arin.
"gak tau."
"terus,,kenapa kmu bilang Ara tadi."
"Sebenarnya,aku kira kmu pacaran sama Ara.Soalnya Ara sllu bersama mu kemana-mana.sampe nginap di rumah mu juga..Tapi ternyata aku souzon,Ara punya pacar cwok kok..kirain dia lesbi kyak kmu." berbisik kepada Arin.
"hmm..nth lah..bisa jangan bahas aku.aku capek sebenarnya Din.bahas yang lainnya aja ya.Klau gak,tidur aja kita..ngantuk aku." malah mengajak Dinda tidur.kan aneh,,tpi Dinda mlh mau mau aja..
Bel masuk pun berbunyi,,Tapi kedua gadis itu masih tidur berjamaah.Semua orang di ruangan itu,segaja tidak membangunkan mereka.Dan guru pun masuk ke ruangan mereka.Awal-awal, gurunya ini gak nampak.Dan setelah ngabsen satu persatu murid yg ada di dalam kelas.Nama kedua gadis itu di panggil-panggil tidak ada sahutannya.
dan guru cantik itu pun datang menghampiri mereka berdua.
"permisi mba cantik yang sok jdi putri tidur." guru cantik itu pun dengan suara agak keras dan memukul meja membuat Arin dan Dinda terbangun dan lngsung malu-malu gak jelas.
"Apa di rumah kalian gak ada kamar?sampe-sampe jauh-jauh tidur disini."
ucap kesal guru cantik itu.
"maaf Bu..kebablasan" ucap Arin.
"maaf Bu..beneran gak segaja." ucap Dinda juga.
"Saya tidak perduli dengan alasan kalian..sekarang keluar dari jam pelajaran saya." meninggal kedua orng itu.
"ibuuuu...maaf..beneran gak segaja lhoo.." mengikuti guru cantik itu ke depan.
__ADS_1
"saya bilang keluar."
"padahal aku baru sembuh..ehh mlh di suruh keluar.. apess banget hidup ku Oh tuhan..." Arin pun keluar dari kelas.
"Arin.." panggil guru cantik itu.
"iya Bu..kenapa?"
"kamu gak suka!klau saya menyuruh kmu keluar?" tanya guru cantik itu.
"suka banget Bu.." arin senyum pada Dinda.
"iihh..Arinnn.." menjitak kepalanya Arin.
"ydh..dinda kmu masuk.Arin kmu keluar setiap jam pelajaran ibu.saya tidak suka melihat anda yang tidak menghargai saya." menatap arin dengn tajam.
"Tapi Bu.."
"gak ada tapi-tapi..sekarang keluar."
Dinda pun duduk ke mejanya.
sedangkan Arin dengan wajah cemberut keluar dari kelas.Dia berbicara sendirian.dan benar-benar merasa kesal sama gurunya itu.
"mentang-mentang cantik yaa..tega menyuruh aku keluar..apa sih mereka.knp coba gk bangunin kami..aahhh kesal kesal kesal..bodoh ahh,,tinggal beberapa minggu lagi pun aku di sekolah ini.."arin ngomong sendirian di luar kelasnya.
Dan bel untuk istirahat pun berbunyi. Arin yang berpapasan dengan Ara di pintu kelas membuat Arin begitu emosi.harusnya wanita satu itu gak di cintainya.kenapa wanita yang dia sayangi sllu menyakitinya.
Berbeda dengan Ara.dengan santainya melewati Arin seperti tidak ada permasalahan diantara mereka berdua.Dia juga tidak melihat ke Arah Arin, dia fokus berbicara dengan cika.
Membuat Arin tambah emosi bestie..
"lho kenapa sih Rinn?? cerita sama aku.." tiba-tiba Dian duduk di sampingnya.
"ngapain kamu bicara sama ku?bukannya kmu bilang aku wanita menjijikkan." menatap dian
"maaf soal yang itu..aku salah..dan aku terbawa emosi saat itu..dan saat kejadian itu,aku kepikiran kmu terus.aku terlalu egois,harusnya aku tdk ngomong kasar sm kmu.dan itu malahan menyakiti hati mu..aku tidak bisa menjauhi mu Rin..walaupun kmu tidak tertarik kpd ku..tapi aku janji,aku akan berusaha menyembuhkan perasaan mu itu kepada wanita.dan akan ku pastikan aku jadi imam yg baik untuk mu kelak." dia mencium kening Arin dan meninggalkan Arin yg diam membisu.
Dan ternyata pas adegan Dian mencium Arin..Angel melihat nya.Dia mau bertemu sama sepuluh nya Dinda.tpi dia malah melihat adegan romantis seperti itu.Dada angel begitu sesak,dia tidak tau kenapa bisa dia merasakan sakit di dadanya.apakah dia cemburu atau dia sebenarnya ada rasa suka sama Arin.Mungkin iya,krn dia sudah...ntahlah adegan panas di kamarnya dulu mengingatkan dia tentang Arin.
Dinda yang melihat kk sepupunya seperti itu hanya senyum-senyum sendirian.Dia merasa senang dan baginya itu adalah karma krn telah menyakiti perasaan temannya.
"cemburu yaa.." tanya Dinda mengejek ke angel.
"Apa!gila lho..aku masih normal yaa..jdi jgn souzon kpdku ya bocah."
"alah,,gk usah ngeles deh kak..keliatan kok dri wajah kk.."
"Dinda...." panggil arin.
"Apa sayangku." jawab Dinda membuat angel muak melihat tingkah sepupunya itu.
"dihh..najisss.." ucap Arin dan menghampiri mereka.
"beliin aku minum dong..haus putri tidur baby.." bermanja di depannya Dinda.
"iihh..apa sihh Rin.." Dinda pun pengen muntah melihat tingkah Arin.
__ADS_1
"beliin..hauss.." dengan wajah memohon.
"mau susu?" tanya Dinda.
"boleh." ucap Arin.
"kak Anggi..Arin mau susu."ucap Dinda dan ketawain arin.
" Gilaaa.."ucap Arin.
"lahhh...kok ngamuk sih."
"habisss kmu oonn begoo."
"otak mu aja yg ngenes..mesum.orang aku tawarin susu kotak yang di pegang kak anggi kok..bukan susu gantungnya."
"lahh..mana aku tau.susu yg itu juga aku mau-mau aja." melirik ke arah angel yg menatap kesal kearah mereka dua.
"siihh begooo..anjirrr." angel menendang kakinya Arin.
"astaga mantan ku..sakit lho." mengelus-ngelus kakinya.
"Mulut mu arinnn..." Angel khawatir klau ada yg dengar perkataan Arin tadi.
"lahh..kan emang benar mantan." ucap dinda yg diiringi ketawa mereka berdua.
"gila kalian dua..awas ach..aku mau balik kek kelas ku." angel salting ciee.
"kok buru-buru Sayang...gak kangen aku yaa.." tanya Arin
"iihh..aneh."ucap Angel.
" aku nanti akan pindah lho..beneran gak akan kangen aku kan? "
"hah..pindah maksudnya Rin." tanya balik dinda dan angel juga melihat dia.
"iya,,bulan depan aku akan ikut bersama kedua orang tua ku ke Sumatra.."
"hah..serius rin." tanya dinda lagi.
"iyaa...ngapain aku bohong coba."
"yahhh...kak angel ku gimna..masa kmu ninggalin dia sih."
"kok jadi bawah-bawah aku sih."
angel marah dong,dan langsung main pergi aja.
"Rin..kmu serius mau pindah." tanya dinda lagi.
"iya..Adinda Adindra."
"yahhh...kasian aku gak ada kawan lagi."
"bacot..anjirrr."
Arin pun meminum susu kotak yang di kasih angel tadi..Angel tadi dengan segaja meninggalkan susu kotaknya.krn kasihan sma Arin yang kehausan..Sebenarnya Arin masih mencintai Angel.Tapi di sisi lain juga dia mencintai Ara.
__ADS_1
Ribet banget percintaan seorang Arin..dan apakah dia bisa kembali sama Ara atau kembali ke angel..