Dia Pergi Saat Aku Sayang Dia GxG

Dia Pergi Saat Aku Sayang Dia GxG
Cindi di selingkuhin.


__ADS_3

Jika cinta ini hanya membuat luka.Maka aku,tidak ingin mengenal apa itu cinta...Memang,sendirian itu membosankan.Tapi lebih membosankan,jika berdua tpi masih merasakan sendirian.


Arin,dia bilang dia tidak pulang kerumah,krn mau nginap di rumah Ara.Adek triplet ku juga mereka satu minggu ini tdk pulang kerumah,krn job kerja mereka lagi numpuk.Jadi malam ini aku sendirian di rumah..pengen ngajak teman,tpi aku lagi gk baikan sama temen-temen ku..Masa,mereka bodoh bodohin aku..mereka blng aku bodoh krn mencintai pacar ku,aku bodoh karna mau bertahan dengan dia yg pernah selingkuhin aku,aku bodoh krn isi ATM ku diam-diam di ambilnya 100jt,aku bodoh krn mau ikut-ikutan pake Narkoba..Dan mereka bilang aku bodoh karna terlalu percaya,klau dia akan menikahiku..Memang ucapan teman-teman ku benar semua..Tpi mereka juga tau cinta kan!,,klau cinta sudah berkehendak,sebangsat apapun cwok itu,dia tetap paling baik dan sempurna di mata kita.Dan semalam, aku menghabiskan malam ku berduaan dengannya.Pagi-pagi dia buruh-buruh meninggalkan ku di hotel.Dia blng dia lupa kalau hari ini mau berangkat ke jepang.Aku sama sekali tdk mencurigainya,dan dengan biasa aku pun pulang kerumah sendirian.


Karna aku dua bulan ini tdk pernh pergi ke Cafe ku..jdi aku kepikiran mau kesana habis mangrib.Aku pun pergi seorang diri dengan mengendarai mobil ku..


Tiba-tiba,Disha menelfon ku..dia bilang, dia bersama Dea di Restoran Seafood tempat kesukaan Arin.Dan menyuruh ku bergabung bersama mereka.Karna dipaksa,jdi aku gk jdi pergi ke Cafe ku..aku mengendarai mobil ku ke tmpat yg mereka blng tadi..


Sesampai di parkiran,aku pun terfokus ke salah satu mobil..Itu seperti mobil pacarku..Dan mungkin, adeknya yg pakai.Jadi saat itu memang pikiran ku positif terus.Aku masuk ke dalam restoran itu, tempatnya luassss bgt..dalamnya juga cantik..Aku pun langsung menuju ke arah dua sepupuku,krn tdi mereka udh jelasin letak mereka duduk..


Saat aku mau duduk..mereka dua begitu sangat sangat bahagia.. Dan itu mereka akui langsung.


"why?..kenapa kalian mlm ini begitu senang bgt kelihatan." tanya ku.


"hahaha,,iya dong..senang bgt." ucap Dea.


"iyaaa..senang bgt..krn dari dulu-dulu kmi udh menunggunya agar kk bisa sadar." ucap Disha


"Hah..maksudnya..knp jdi kk yg kena sih dek..coba jelasin,apa yg kk perbuat.wajah kalian itu menyebalkan sekali lho.." ucapku


"kita makan dulu kak..soalnya kk juga blm makan kan,kyak kmi juga blm makan."


"iya,,ini semuanya kami yg pesan..tpi yg bayar kk ya." rayu Dea kpd ku.


"ya elah,yg ngajak siapa?..yg bayarin kok jdi kakak sih..trus kenpa harus nnti cerita nya..kan bisa sekarng." tanya ku ke mereka dua.


"Soalnya klau makan itu gak boleh berbicara,nnti dosa lho kak." ucap Dea.


"Nah..benar itu kak." sahut Disha membantu.


"dih nyebelin bgt deh,,ydh..makn yokk..kk udh laparrr juga ini."


"iya kak."


Kami bertiga pun makan,,dan entah kenapa aku merasakan ada yg janggal.


Aku berhenti makan,dan melihat ke sekelilingku..Krn gak ada yg aneh,jdi aku lanjut makan lagi.Tapi,dada ku terasa sakit.Jiwa ku gak karuan,aku gelisah tiba-tiba.Aku pun minum,dan berhenti mkan.Ku lihat ke arah dua sepupuku,mereka begitu lahabnya memakan pesanan mereka.Aku ingin ke kamar mandi,tapi tiba-tiba aku teringat ke Mobil pacar ku yg di luar tdi.Apakah gara-gara ini aku jdi seperti ini ya..Aku pun berdiri..dan Aku menatap ke arah depan paling pojok.Di Sana rame bgt,mungkin lge reunian atau ada acara kumpul2 keluarga.


Tapi kok orang-orang nya kyak aku kenal..Bukanya itu pacar ku,kok bisa dia ada disini..bukanya tdi pagi dia bilang,dia mau terbang ke Jepang krn ada kerjaan mendadak.Dia bohong kah,atau gak jdi..soalnya pesan ku blm di balas-balas juga.Aku pun duduk lagi,gak jdi ke kamar mandi.Ku lihat adik2 ku malah menatap ku.


"kenapa? kok kalian menatap ku seperti itu banget..ada yg salah di wajhku kah."


"kk udh lihat kan..yg di depan sana siapa?. " tanya Dea.


"iya,itu keluarga pacar ku dan pacar ku juga disna..jdi,kalian tdi mau cerita apa..kk udh siap makan."mental mereka ganti2an.


" jdi kk belum paham,apa yg mau kami ceritain."tanya Disha.


"hmm...yah mana kk tau.orng kalian dua belum ngomong apa2."


"Sebenarnya,tdi kami dengar..klau pacar kk mau di jodohin sm salah satu cwek yg disana."


"iya,dan ternyata bukan dijodohin tpi udh tunangan..dan mereka lagi bahas untuk ke pernikahan..Kakak,pacar kk mau nikah sm wanita lain..Lah terus kk gimana.."ucap Dea dan melihat ke arah ku dgn wajahnya yg menyebalkan.


" iya..trus kk gimana? apakah kita pergi kesana aja..trus kita labrak."Disha pun mengompori ku.


"Yah..Trus kk gimana ya..masa kk di tinggalin dia sih...jahat bgt,pdhl dia udh janji sm kk..Tahun depan mau nikahin kk.."aku pun menangis kyak anak kecil.


" kk nangis..serius kk nangis..yahh parahhh bgt,,lemah deh...padahal kami dua senang bgt lho kak."disha begitu senang melihatku nangis.


"Iihh sih disha..gk blh gitu lho."


"eehh kmu juga bahagia kan.."


"iya memang aku bahagia,,banget malahn..tpi dia nangis lhoo..Dis..aduh gmn ini Disha."


Mereka berdua pun berdiri dan menenangkan aku..ada yg ngambil tisu,ada yg mengelap air mataku.Tapi mereka gak sedih melihat ku seperti ini..mereka ketawa-ketawa pelan..


Iya aku tahu,mereka memang tdk menyukai pacar ku.tpi gak gini juga kali..


"Candy lesbi,Arin juga..apakah nnti kk bkln lesbi juga." ucap Disha tiba-tiba.


"yah,,anjirr..gila kau..ngomong apa sih. " Dea pun menjitak kepalanya Disha.


"eehh.. sakit bego.." disha pun menghapus-ngapus kepalanya.


"Bisa jadi..kan aku juga cantik." ucap ku sembarangan.


"Astagfirullah kak.." mereka berdua berucap bareng2.


"Tapi..yaudah lah..mungkin dia memang bukan yg terbaik untuk kk..dri dulu memang gak baik.trus knp,rasanya sakit bgt ya." aku gk berhenti menangis dan mereka berdua baru sadar..ternya kk nya lge butuh sosok penghibur.


"udh dong kak..di lihatin orng kita."


mereka berdua mau ikut nangis juga,


aduhh gimna sih.pdhl aku yg ingin di hibur.masa aku di hibur dgn tangisan juga.


"yahh..ngpain mata kalian berkaca-kaca.aku yg di bohongin,mau di tinggal nikah..uang ku belum di ganti-ganti sma dia..kenpa kalian yg merasa tersakiti..hibur aku dong,masa aku harus nangis gara-gara laki-laki gak punya otak itu.." aku pun berhnti nangsi,dan melihat ke arah mereka yg berdiri trus...hahhah nangis dong mereka kan sih anjirrr..


"kakak..kenapa sih kk gak bisa bersedih..kenapa kk gk bisa menangis yg serius..kk knp klau soal sedih-sedih kk gk pernah becus..Oh kak Cindiiii..masa iya kami harus bantuin kk nangis sih..masa kami yg nangis padahal kk yg tersakiti." Dea pun berbicara secara unek-unek yg selama ini dia pendam tentang ku..karna aku memang tdk bisa bersedih..bisa sih cm kadang klau aku nangis,bbrp menit aku ketawa lagi..Cuma tentang adikku Yg bisa, aku merasa benar-benar dapat rasa kesedihan.Jgn tanya,klau adikku ada yg jahatin..wahh ku teror habis2an.


Sebenarnya ada jiwa psikopat ku,cuma aku psikopat menyakiti diri..bukan menyakiti orang lain.

__ADS_1


"Ya udah kali..klau dia mau nikah,nikah aja..aku kan banyak yg mau..salah satunya sepupu sm adiknya..apakah aku akan balas dendam.tapi gak lah, keluarganya gak jelas..Bodoh semua..boleh kah aku ngomong kotor tentang keluarga nya?Tapi keluarga kita juga gak jelas...hahah..udahlah, sandiwara kalian dua itu gak menarik."


"kita gak lagi drama kak,kita benaran sedih..Kak Cindi kak Cindi Kak Cindi."


"Apa sih anj*ng."


"hahaha..kmu di blng anj*ng Dea.."


"bodoamat.." Dea pun memelukku dari belakang.


"ngpain peluk-peluk..berat tau."


"kakak tau gak..? " dia pun melepaskan pelukan nya dri ku.


"Sebenarnya sih Anggi... " tiba-tiba mulutnya di tutup Disha.


"Dea..gak sekarng tau."


"kenapa sih kalian berdua."


"gpp kak..iya kan Dea." tanya Disha ke Dea.


"Bohong dia kak..sebenarnya..Anggi gk benar-benar suka Arin..serius kak.diam kau Disha..sampe kapan kita harus diamin ini dari kak Cindi." mereka saling gelut di depan ku.


"Aahhh ituu..udh tau kok..Candy bilang sm ku kemarin malam." meminum minumannya Dea.


"Hah..Kak Candy." ucap mereka bareng-bareng.


"iya..kenapa?biasa kalii,wajah kalian itu."melempar tisu bekas ingus ku.


" kok bisa,kak Candy tahu kak?"


tanya Disha.


"iya bisa lah..kan kmi dua indigo."


ucapku tersenyum kearah mereka.


"Hah..serius kak." ucap mereka berbarengan juga.


"jadi,bukan kak Dina aja yg indigo dong." tanya Dea.


"kalian percaya yaa..astaga,bodoh banget..sumpah.."


"iihh kk mah gitu..kita serius lho.."


"Candy,kmrin ke jakarta..mau izin sm kak Dina,candy blng dia mau tinggal sm Jessica di Singapur..Trus mereka cerita-cerita agak lama,Nah beloklah ke arah Arin..Kak Dina bilang,Anggi gk benar-benar suka Arin.jdi msih bisa di sembuhkan.Tapi.... " aku sengaja menghentikan omongan ku,biar mereka terpancing untuk bertanya.


"hahaha..lucu deh klau kalian berdua wajahnya seperti itu..cantik-cantik tpi oon..hahah." ucap ku ke mereka dan wajah mereka cemberut menatap ku.


"kak,,,seriuss lahh.." Disha pun berbicara.tpi Dea masih kesal dgn wajahnya yg msih menatap ku.


"iya..kk serius..Tapiii,Temannya Arin ada yg suka sm Arin.."


"Apaaa!...temannya,,wahhh..yg benar aja lah kak..orang aku kenal teman-teman nya semua.dan kulihat mereka normal2 aja kok." Dea pun berbicara agak keras ke arahku.


"Ntah ini kak Cindi,mana ada teman nya Arin belok..lurus semuanya kak..orng mereka cantik-cantik semua,kan gk mungkin cantik-cantik doyan cantik juga..." jelas Disha.


"tanya dulu dong..siapa yg suka sm Arin?." ucap ku ke mereka yg msih sling tatap-tatapan.


"ydh iya,kmi tanya..siapa kak yg suka sama Arin?."


"jangan kaget yaa.." ucapku


"iya kak..cepatlahhh.."


"Ara.." aku pun tersenyum ke arah mereka yg wajahnya kaget,sampe2 mulutnya kebuka...


"Hah..serius." tanya Disha.


"iya..kk serius..knp?kalian gk percaya ya...hahaha,,apa krn terlalu cantik.jdi kalian gk percaya.


" Ara..Ara...anjirrr..gila tuch sih Arin..di sukai spek bidadari..klau sih Ara mah aku juga mau kali."Ucap Dea


"Anjirrr ini bocah.." aku pun ketawa..


"iya..aku juga klau Ara..mau mau aja sih..hihihi..cantikk anjirrrr..OMG."


mereka pun tiba-tiba melihat ke atas,membayangkan yg gk bisa ku lihat juga..


"jangan-jangan kalian dua lesbi juga ya." ucap ku dan membuat mereka melihatku langsung.


"heyyy kak..saudaramu kali yg lesbi,,knp kami jdi ikut"an.. " ucap kesal Dea.


"yahh..habis kalian,knp bilang.klau Ara aku juga mau.jdi kalian les dong."


" ya Allah kak..maksud kmi itu bukan seperti itu lho.kmi blng kegitu,krn gk nyangka aja..Ara kan cantik bgttttt,, bgttt bgt cantiknya..dan dia sempurna bgt klau menurut ku..masa sukanya Arin..doyan cwek kan sayang bgt Ara jdinya.pdhl dia itu banyak yg suka kak."


Disha pun menjelaskan nya sedikit layu,krn dia msih blm percya klau Ara suka cwek.


"udah kali..yg jalanin juga dia..Dan apakah Arin juga akan suka Ara,klau mereka nntinya benar-benar berhubungan..Kk jdi khawatir sm Adek..Pasti banyak yg gak suka sm dia,krn orng-orang kira..Arin yg belokin Ara."


"kan ada aku kak." ucap Dea.

__ADS_1


"iya ada aku juga." ucap Disha juga.


"Lah,,kan kmu di perkosa.emng mau sekolah lagi." tanya Dea ke Disha,Disha pun memukul kuat tangannya Dea.


"Anj*ng memang." ucap Disha


"iya anjirr bgt..kata2nya nyakitin bego...wahhh pengen ku tusuk pke garpu tuh lidah mu. "ucapku juga ke Dea.


" hahaha..maaf..keceplosan."


"gak lucu tau.." dia gak berhenti-hentinya memukul-mukul tubuhnya Dea.Dan tiba-tiba pikiran ku tertuju ke Dea.Apa Dea Ada rasa sm Disha yah.ya Astagfirullah,masa keluarga ku ngelesbi semua sih.


"Sakit sayang..oke oke..aku janji gak ngomong seperti itu lagi..Tapi,turuti permintaan ku yg kemarin." Dea pun menggenggam tangannya Disha.Dan apa ku bilang,pikiranku gak pernh salah.


"Dea.." panggil ku tiba-tiba,dan Dea pun melepaskan genggaman tangannya dri Disha..


"apa kak." dia kelihatan takut.


"hmm..apakah keluarga kita bkln ngelesbi semua." ucapku dan membuat mereka melihat ku dgn tajam.


"gpp..klau memang bisa membuat tenang.." ucap Dea,tpi Disha cuma diam aja.


"Jadi..kmu lesbi juga Dea?" tanya ku ke dia.


"enggak..aku masih normal..tapi aku udh janji sm Disha,klau aku mau tanggung jawab untuk kehamilan nya."


Disha Hamil,,Astaga.Kok aku bisa-bisanya melupakan kejadian yg tlh menimpanya.Aku benar-benar melupakan itu,Aku terdiam melihat Disha,dia cuma tersenyum ke arah ku.


"kenapa kak?emang kk gak tau ya klau Disha hamil." tanya Dea


"enggak..kk kira cwok itu gak menghamili nya. "


"trus kk percaya gitu..ucapan Dea." tanya Disha ke padaku.


"hah,,jdi maksudnya gmn sih."


"hahah..aduh kak,pdhl kejadian itu blm genap 2 minggu..trus Disha jga udh wanti-wanti,jdi dia meminum obat KB yg 3 bulan itu..aku cuma bilang sm Disha,jgn mau nikah sm cwok itu.klau kmu nikah,sma aja kmu menyakiti diri mu sendiri.. Jdi please lah kak,,jgn menuduh ku yg tdk tidak."


"lahh..kan slahmu sendiri.kenapa bersikap seperti itu sm Disha.."


"kan dia sepupuku..apa salahnya klau aku perhatian sma dia.."


"perhatian mu..melebihi seorang kekasih." dan aku merasakan, pikiran ku berkata.klau mereka dua udah punya hubungan sebelum kejadian itu terjadi..


"kk sebenarnya bisa membaca pikiran kmi kan?" tanya Disha.


"enggak..emng aku psikolog..yg psikolog itu kak Dina sm Candy."


"udah lah kak..jujur aja..dan apa yg kk baca dari pikiran nya Dea.." ucap Disha lagi.


"ahmm..kalian dua pacaran kan." aku pun melihat ke arah mereka.dan mereka cuma tersenyum aja.


"iya..dan cuma kk yg tau soal ini."


"tapi kok bisa dek.. "


"gak tau nich sih Dea,dia paksa-paksa aku jdi pacar nya terus."


"Dea..jawab kenapa bisa."


"yaa..aku suka sm dia..sebenarnya aku sukanya sma kak Candy."


"hahah..aku udh tau klau yg itu.tpi kok bisa ya aku lupa..kan Candy pernh bilang klau dia pernah ciuman sm kmu..Dan sma kmu juga."


"ahhhh..itu mah kak Candy aja yg genit..iya kan Sha."


"iya,,masa klau cium Arin pasti di pipi klau gak di kening.Nah kmi,mlh di cium di bibir..di **** dia lagi itu."


"kok bisa..apa jangan2 kalian udh tau ya..klau candy dulu berhubungan sama cwek."


"sebenarnya sih iya...dan,malahan kmi melihat langsung dia telanjang bulat sm jessica."


"hah,,serius.kapan? "


"Di HP sih..hahaha..saat itu,kmi benar-benar ketakutan di buat sm kak Candy..masih ingat gak kk soal,aku,disha,erik,Rian masuk rumah sakit.itu krn kak candy yg menabrak kmi.dia marah,krn kmi diam-diam,menonton vidionya..tpi serius kak..Gila bgt kak Candy di situ,pantaslah jessica tergila-gila di buatnya."


"jdi gara-gara itu kamu suka Disha."


"iya,,dan setelah kejadian masuk rumah sakit..aku ngajak Disha ke rumah..dan menggoda nya berbuat seperti itu..Kan pas itu Disha baru2 putus sm pacarnya.jdi kmi gaslah..eehh aku mlh keenakan,jdi pengen trus sm Dia..harusnya aku aja yg buka prawannya kak..bukan sih Andri."


"apa sih bawah-bawah nama tuh anj*ng." Disha pun memukul tangannya Dea lagi.


Karna saking banyaknya pembicaraan kami..aku malah melupakan kejadian, klau aku lagi di sakiti.Aku benar-benar,melupakan laki2 yg menyakitiku itu.


Tapi kenapa,keluarga ku banyak yg lesbi sekrng.Aku pusing memikirkan itu semua. Kami pun meninggalkan restoran itu,mereka berdua pulang bareng,sedangkan aku sendirian.


Gimana nnti,kabar dri saudar-saudara ku ini.Apakah mereka akan seperti Candy,yg mau menikah sesama jenis.


aahh pusing bgt..


...----------------...


...----------------...

__ADS_1


__ADS_2