
Satu bulan berlalu.Arin pun berpamitan pada semua teman-temannya.Dia akan pindah sekolah dan menempati janjinya untuk kedua orang tuanya.Karna besok dia langsung berangkat ke Sumatra,jdi dia hanya sebatas say hello dadah-dadah sama teman-temannya.
Di kamar Arin..tiba-tiba Ara datang dan langsung memeluknya yang lagi berdiri membuka pintu kamarnya.Arin yang melihat Ara begitu kaget.Ada rasa benci tapi rasa rindu yang sangat dalam juga ada.
"kamu ngapain disini?" tanya Arin.
"kamu beneran mau pergi?" mengikuti Arin dan tidak lupa mengunci pintu kamarnya Arin.
"iya..emang kenapa?"tidak melihat ke arah Ara yg duduk di sampingnya.
"kamu masih marah sama ku?..Rinn,,aku mencintaimu..dan aku akui aku memang salah..aku gk prnh cerita soal aku suka laki-laki.Dan aku Terima dia,karna aku marah sama kmu..Kmu gak jujur sama ku soal kmu dengar percakapan aku dengan kk kmu..dan yang buat aku tambh marah,kmu dengan seenak jidatmu bilang mau pindah...Kamu gila Rinn.
kamu bikin aku stres,,aku udh rusakin kmu Rinn..kmu udh janji sama aku..klau kmu tidak akan pernh ninggalin aku..tapi apa!kmu bohong Rinn..dan aku benci kmu,,benci kmu."
Ara nangis bestie,tangannya mukul-mukul dadanya Arin..gak kuat sih tpi terasa lah.
"Aku gak bohong..itu kemauan kmu.dan bukankah kmu mencintainya,harusnya kmu bahagia dong bisa menjdi kekasihnya.soal aku gk perawan lagi,,gpp kok kan sama-sama mau kita.gak ush bahas yang itu lagi..Dan kenapa kmu yang benci aku?harusnya aku yg benci kmu Ra..kmu pacaran sama dia,sedangkan kita masih ada hubungan..kmu punya otak gak sih..Oke,klau kmu suka dia..harusnya kmu bilang dari awal biar hati ku ini gak sakittt.." mengenggam tangannya Ara dan menghapus air matanya Ara.
Ara tidak berbicara dia menatap dalam matanya Arin.Air matanya terus menetes.Arin yang tidak bisa melihat Ara menangis begitu frustasi.dia ntah mau ngomong apa pun tak bisa,krn otaknya tertutup dengan kata-kata.
"Ra..terus aku harus apa?"tanya Arin lembut.
" hmm.."masih belum bicara sih Ara cok.
"Raa..jawab aku.aku harus apa?"
"cintai aku aja,bisa gak?"ucap Ara di sela-sela tangisannya.
" Bisa..sekarang aja aku masih mencintaimu.Tapi kmu....tidak mencintai ku Ra.."
"Bisakah cukup aku aja yang kmu cintai?Aku ingin hanya aku di hati mu,di hidupmu cuma hanya aku Rinn."
"Dan apakah kmu juga bisa mencintai aku seperti permintaan mu itu kepada ku Ra..jika kmu bisa,maka aku juga bisa.tapi jika kmu saja tidak bisa..kenapa harus meminta ku seperti itu" Arin melepaskan genggaman tangannya dari Ara.
"kamu tanya tadi kan..kmu harus apa?aku bilang seperti itu kenapa kmu protes..aku cuma butuh kmu Rinn..tapi kmu gak bisa kan."ucap Ara.
__ADS_1
" aku bisa..jika kmu juga bisa."
"Oke..jawab jujur aku.pertanyaan ku ini jawab jujur." mengusap air matanya
"iya akan ku jawab." membantu menghapus air matanya Ara.
"Kamu masih mencintai kak anggi kak? " tanya Ara.
"jika kmu gak membuat hati aku terluka... mungkin aku bisa melupakannya.tapi kmu melukai ku Raa..aku memang masih mencintainya,maaf.."
"Rinn..Ku mohon cintai aku saja."
Ara menangis lagi dan ini tangisannya begitu dalam..membuat Arin bingung harus berbuat apa..karna sakin pusingnya,,Arin mencium bibirnya Ara.agak lumayan lamaa sihh..dan dia tidak tau aja,klau napasnya Ara menipis sakin lamanya menangis.eehh dia malah keenakan **** bibirnya Ara.ara udah mukul-mukul dadanya agar berhenti..dia malah pindah mencium lehernya Ara.kan bangsat itu bocah..
"Rinn..hentikan.kamu belum jawab pertanyaan ku."
"ini jawabannya sayang..ayoklah baby..nikmatin permainan ku saja,aku merindukanmu.." meremas dada kirinya Ara pelan.
"tapi kmu belum jawab Rinn..aku butuh kepastian dari kmu."
"Aku bisa menepati janji ku..asal kmu juga bisa menjaga hati mu untuk ku.aku ingin hanya aku pemilik hati mu, tubuhmu,jiwa raga mu untukku.maka aku juga akan mencintai mu..hanya kmu Raa..aku tidak akan mencintai kak Angel,jika kmu memberi seluruh ruang hatimu untuk ku Raa...Jadi,,maukah kmu melanjutkan hubungan kita ini Raa?"mengenggam tangannya Ara dan sorot mata mereka berdua jangan tanya..horny mendalam anjirrr..
"makasih sayang..aku tidak mau janji lagi.tapi aku akan buktikan..aku mencintaimu dan tidak akan pernah meninggalkan mu lagi..Tapi,besok aku akan berangkat..Gimana dong."
"Gpp..aku percaya kamu kok.dan aku juga disini akan jaga hatiku untukmu.kan kita gak putus komunikasi,cm jarak yg memisahkan kita sebentar saja.aku mau memperkaya diri dulu,biar bisa menafkahi kmu nnti..kurasa keluarga ku tidak akan pernah sudih menerima ku seperti ini.jadi aku tamat sekolah dulu,baru nikahi kmu."
"hahah...jadi ceritanya ini mau diam-diam ngambil aset orang tua ini."
rayu Arin.
"enggak yaa..aku gk butuh harta.aku cuma butuh mereka menganggap ku ada di hidup mereka.tapi,,kamu tau gak?mereka malah menjodohkan aku dengan laki-laki yg menghancurkan hidupku..mereka memaksa ku agar lulus sekolah langsung menikah dengan dia.Kata mereka gak akan ada yg mau menerima wanita yg gk perawan lagi dan dia mau sama kmu krn dia benar-benar bertanggung jawab dan mencintai mu..Saat mereka berbicara seperti itu,hatiku sakit sekali Rinn..jika kmu gk memaafkan ku dan langsung meninggalkan ku..aku udh pasrah Rinn..aku gk akan mau hidup lagi."
"kamu mau ikut dengan ku?"
"aku gk mau ganggu kmu Rinn..aku hanya ingin saat kita lulus sekolah nanti..kita langsung bertemu dan tinggal satu rumah..aku ingin sisa hidupku hanya denganmu."
__ADS_1
"jika kmu tidak nyaman di rumahmu..kenapa gak pindah kesini saja..kak Cindi gak akan keberatan kok.krn kk bkln sering sendirian di rumah..kak lina,lini,lisa kan jarang juga nginap dirumah.Sayangg,,aku gk mau kmu kepikiran..aku gak mau dengar kmu menangis lagi..dan aku tidak pernh memaafkan laki-laki itu..suatu hari nanti aku akan membalas semuanya..keluarga mu,,aku tidak takut kepada mereka..aku akan tunjukin kepada mereka klau kmu gk pantas untuk di sakiti...kmu hanya pantas untuk bersanding dengan ku.cintaku kepada mu begitu tulus Raa..aku janji akan sllu membahagiakan mu..jangan mikirin uang untuk menghidupi kita nanti,,aku yg akan usaha untuk menafkahi kita berdua..cukup kmu sllu di disisi ku sllu menjdi kekasih ku untuk selamanya..I love you sayang.." mencium bibirnya Ara sekilas dan menatap wajah Ara yg ingin lebih dari ciuman itu.
"Raa...maukah kmu melakukannya dengan ku..aku menginginkannya..aku rindu kmu raa.." berbisik di telinga nya Ara.
"sentuh aku sayang..ku mohon aku tidak kuat lagi.." pinta Ara.
"dengan senang hati sayang ku."
Arin mulai menciumi Ara..begitu juga dengan ara.mereka sama-sama tidak mau melepaskan ciuman masing-masing..walaupun sama-sama feminim,,kedua gadis ini begitu bergerilya di permainan mereka.Satu persatu pakaian mereka terlepas.hingga akhirnya mereka telanjang tdk berpakaian apa-apa.
Desah*an-desah*an dari mulut mereka berdua semakin membuat permainan mereka tidak berhenti..begitu banyak cara agar mereka bisa menikmatinya.Arin yang sudah capek dan lemas.eehh Ara nya gak mau berhenti..maunya lanjut terus.katanya mau sampe besok..
"sayang..udah yaa..nanti tubuhnya kecapean lho." ucap Arin yang di tindih Ara yg bergoyang di tubuhnya.
"gak mau sayang..habis enak bangett..
dan besok juga kmu...aachh..sayangg enak banget..aku keluar terus di buat kmu..sayangggg gk mau berhenti,,baru juga satu jam."masih melanjutkan aksinya bergoyang di atas tubuhnya Arin..dan tangannya juga tidak diam..maunya *******-***** dadanya Arin melulu.
"satu jam..3 jam lho sayang..serius kmu kuat banget sayang."
"iihh..salah siapa coba..gak beri aku kesempatan tadi..yg mainin aku kan kmu..aku dari tadi cuma menikmati aja..sekarang giliran ku dong Sayang."
"besok kita lanjut lagi..kan aku berangkat nya malam..jdi masih bisa sayang.."
"satu jam lagi.."ucap Ara.
"sayang.."
"aku kan belum puasin kmu."
"udah sayang..kan udh satu jam lebih."
"aku belum masukin dildonya..jadi belum mau berhenti."
"yaudah,,sayang masukin aja..nnti sayang kecapean lho."
__ADS_1
Arin pun memaksa Ara untuk berhenti.krn arin tau,klau Ara tidak akan berhenti.Ara tertidur pulas di samping Arin.dan Arin memakaikan bajunya Ara dan dia juga berpakaian.setelah itu dia pun tidur.
...****************...