DIANRI

DIANRI
Bagian-6-


__ADS_3

"WOYYY KITA FREECLASS"teriak bagas ketua kelas XI-IPA4


"ASEKKKK"ucap mereka bersamaan


"MUSIK NYALAKAN"ucap Dodi


Sebelum Musik Di nyalakan Mereka semua kompak mengambil Posisi mereka masing-masing, setelah dirasa sudah cukup Mereka susah mengambil ancang-ancang Untuk berjoget Ria


"SIAP SEMUANYA?"Tanya Dodi dengan semangat


"SIAPPPP"Ucap mereka menunjukkan jempol bersamaan Setelah itu musik pun menyala.


-Dj Bukan yang pertama-


Aku?


Aku cinta padamu


1..2..3. hiya 1..2..3..4 Oh mengapa


Meski ku bukan yang pertama


Di hatimu tapi cintaku terbaik


Untuk mu


Meski ku bukan bintang di langit


Tapi cintaku yang terbaik


Brakkkk....


Sontak saja semuanya menoleh dan Lagu pun dimatikan karna melihat Sosok Buk Tata yang sudah Berdecak pinggang, melihat Tingkah laku Di kelas XI-IPA4.


"Kalian Semua sudah menggangu kelas lain akibat keributan yang kalian buat, LARI DI LAPANGAN SEBANYAK 10 KALI SEKARANG!!!!!" ucap buk Tata ,tak bisa di bantah.


Melihat hal itu Semua siswa/siswi XI-IPA4 mengacir keluar kelas untuk menghindari amukan Dari Macan Betina Tersebut.


Setelah sudah Berada di lapangan mereka menjalani hukuman mereka, tetapi bukan nya takut Mereka malah Ketawa melihat hal ini, bagi mereka ini adalah kenangan termanis Di Masa SMA.


Setelah Selesai melakukan hukuman mereka duduk di tengah lapangan bahkan ada yang tiduran di lapangan, bukan nya malu Mereka Malah semakin Tertawa.


"Huaaaa Capek gw, mending kita ke kantin haus bat gw"ucap Dian Dengan mengipas kan tangan karna Mereda gerah


"Yaudah kuy lah kuy"Ucap Raka teman sekelas Dian, Mereka semua pun pergi Ke Kanti untuk mengisi kembali Tenaga mereka.


Salah satu kebiasaan Anak kelas XI-IPA4 ketika Bareng kekantin maka mereka akan menggabungkan beberapa meja dan kursi di Sudut kantin, setelah selesai menyusun Meja dan kursi Pesanan Mereka pun datang, Mereka makan penuh canda tawa.

__ADS_1


Bahkan banyak juga yang iri dengan kelas mereka yang begitu kompak dan menjunjung tinggi kebersamaan, bagi mereka satu susah Susah semua, satu bahagia semua ikut bahagia, harmonis bukan?


"Eh ingat Dua Minggu lagi ada acara sekolah, berarti dari sekarang kita Harus menyiapkan keperluan untuk kelas kita"ucap Raka Dengan antusias


"Tenang aja Selagi ada bu ketu semuanya aman"Ucap Dodi dengan santai


"Terus maksud lu gw sendiri gitu yang nyiapin untuk kelas kita"ucap Dian Memutar mata nya malas


"Iya kan Biasanya bu ketu yang Paling mantul soal kayak gitu"ucap Raka


"Bener Na Kita tinggal jalanin perintah lu aja"ucap Keyla


"Emang acaranya apa aja sih?"tanya Dian yang memang Tidak mengetahui Isi acaranya


"Tanya noh sama Ketos kita"ucap Rangga yang dari tadi hanya diam saja


"Acaranya Dilakukan selama 3 hari, Hari pertama dan ke dua Akan di adakan bazar setiap Kelas wajib Menjual makanan atau aksesoris, nah di hari ketiga dari jam 7 sampai jam 12 di adakan Pensi, setiap perwakilan kelas harus menampilkan kemampuan mereka"Ucap Gavin dengan serius


"Owh yaudah nanti Kita bagi aja Mana bagian Bazar Makanan, mana bagian Bazar Aksesoris, dan untuk Perwakilan penampilan di acara Pensi nanti aja kita tentukan, dan ya kita harus membuat sesuatu yang berbeda dari yang lain gimana setuju?"tanya Dian Dengan semangat


"SETUJU"ucap Mereka bersamaan kalau setelah nya mereka tertawa.


"Emanga pas banget lu jadi Bu ketu paket komplit dah"ucap Bagas Tertawa


----


Tin...tin..tin...


Suara klakson Motor mengagetkan Dian dari Lamunannya, dan saat ia tahu siapa milik Motor tersebut Dian memutar matanya malas.


Lalu orang itu turun dari motornya dan Melepas helem nya dan tersenyum tipis , sangking tipisnya cuma Orang Tersebut yang mengetahui senyum tersebut.


"Oy hayu gw antar pulang"ucap orang tersebut


"Ogah"ucap Dian dengan malas


"Hayu lah Gw mau jumpa sama mama siska"ucap Rio dengan semangat


"Curiga gw lu naksir sama mama gw?"tanya Dian memicingkan mata nya namun detik berikutnya.


Pletekk...


"Ucapan lu di saring dulu"ucap Rio Dengan geram


"Sakit Goblokk"ucap Dian sambil mengelus dahinya


"Yaudah buruan gw udah laper ini"ucap Rio dengan tidak malunya

__ADS_1


"Oh ceritanya lu sekalian numpang makan gitu ha!"ucap Dian menatap Rio dengan sinis. Sedangkan yang di tatap hanya menyengir tidak jelas.


"Hayo lah Gw laper ni lu mau Gw mati kelaparan"ucap Rio dengan wajah Menjijikkan di mata Dian


"Plis deh gak usah lebay"ucap Dian dengan jengah.


"Yaudah buruan lu mau ttp di situ "ucap Dian dan hanya di balas gelengan oleh Rio.


"Gw mau pulang bareng lu tapi harus gw yang bawa motor lu gimana?"tanya Dian tersenyum jahil pada Rio sedangkan Rio hanya mampu menelan Saliva nya.


"Owh lu gak mau gapapa sih, tapi jangan harap lu bisa kerumah gw apa lagi numpang makan di rumah gw"ucap Dian setelah itu menjauh dari Rio namun dengan cepat Rio menarik kembali tangan Dian.


"Yaudah iya nih kuncinya"ucap Rio menyerahkan kunci motor miliknya pada Dian.


"Yaudah buruan atau mau gw tinggal"ucap Dian ketus


Sabar yo emang harus ekstra sabar sama cewek jadi-jadian kaya Dian- batin Rio lalu mengelus dadanya melihat Dian


"Pelan-pelan bawanya motor baru gw ini"ucap Rio was-was


"Ck ribut loh"ucap Dian setelah itu ia gas motor Rio dengan Kecepatan tinggi.


"HUAAAAA MAMA TOLONG IYO, IYO BELUM MAU MATII"


"MAMA IYO TAKUT"


"HUAAAA HATI HATI WOY MITOR BARU GW INI"


"DIAN JANGAN NGEBUT ADOH"


Sedangkan Dian hanya Tertawa melihat muka Ketakutan Milik Rio bukan nya memelankan kecepatannya Dian malah menambah kecepatan motor tersebut.


Setelah mereka sampai Di rumah Dian,Rio langsung turun dari motor lalu terduduk di bawah dengan muka yang pucat, sedangkan Dian Hanya Tertawa puasa mengerjai Rio


"Bhahaha muka lu Yo kayak sanggup gw liatnya"ucap Dian sedangkan Rio hanya menatap tajam Ke Dian ,bukan nya takut Dian malah semakin Tertawa, setelahnya ia pergi meninggalkan Rio di depan teras rumah nya.


"DASAR CEWEK BABAR AWAS AJA LU GW BALAS LU SECEPATNYA!!"ucap Rio lalu masuk kedalam rumah Dian Dengan berlari


Di ruang tamu terlihat Siska mama Dian sedang duduk bersama dengan Dian, langsung saja Rio pun duduk di sebelah kiri mama Siska, ya Rio dan Mama Dian sangat dekat beberapa Bulan ini.


"Assalamualaikum mama Siska yang cantik"ucap Rio sambil menyalami tangan mama Dian, sedangkan Mama Dian hanya menggelengkan kepalanya melihat sahabat anak nya yang satu ini.


"Waalaikumsalam"ucap mama Dian sambil tersenyum.


"Ma Dian nya tadi jahat bawa motor Ngebut-ngebutan"ucap Rio mengadu kepada Mama Dian. Sedangkan Dian hanya Memutar mata nya dengan malas.


"Pengadu banget sih lu"ucap Dian lalu Pergi dari tempat tersebut.

__ADS_1


__ADS_2