
Selesai meeting Hyun kembali ke ruangannya, ia melihat Sasha sedang tertidur. Ia secara tidak sadar tersenyum menatap wajah Sasha.
"Kok rasanya ada yang aneh ya?" batin Hyun.
Hyun masih menatap Sasha yang masih tertidur pulas. Ia merasa nyaman berada di dekat Sasha walau baru bertemu. Ia merasa Sasha adalah wanita yang baik dan tidak matre apalagi menginginkan ketenaran.
Hyun duduk ke kursinya lalu melanjutkan pekerjaannya sambil menunggu Sasha terbangun dari tidurnya.
Setelah beberapa menit.
"Hoam....." Sasha menguap.
"Hua.....!!!!" Sasha terkejut melihat ia berada satu ruangan dengan laki-laki yang tak lain adalah Hyun.
"Hey kenapa" Hyun yang terkejut langsung menengok ke arah Sasha.
"Ka..... ka... kamu ngapain?" Sasha menatap Hyun lalu melihat dirinya sendiri.
"Ha? ngapain? ya kerja lah, ini kan kantor aku" Sasha menatap Sasha bingung.
"Terus aku kenapa bisa tidur disini?!" Sasha
"ah dia pasti berpikir yang macam-macam, hahaha" Hyun tertawa dalam hati
"Ak... ak.... aku khilaf, maafin aku ya" Hyun memasang wajah menyesal, ia ingin mengerjai Sasha.
"Maksud kamu apa!!!!" Sasha berdiri, ia sangat marah.
__ADS_1
"Waduh salah, mau ngamuk ini dia" Hyun menjadi bingung sendiri.
"Eh mau kemana?" Hyun menarik tangan Sasha yang akan keluar dari ruangan.
"Kamu kok jahat banget si, aku salah apa?! Hiks...hiks....hiks...." Sasha mulai mengeluarkan butiran bening matanya.
"Hey, aku ngga ngapa-ngapain kamu" Hyun menatap wajah Sasha serius sambil memegang bahunya.
"Kamu bohong!!!" Sasha marah.
"Aku jujur, coba liat kamu ngga kenapa-kenapa kan?" Hyun menatap Sasha dari kepala yang dibalut hijab hingga ujung kaki yang menggunakan sepatu sneaker.
Sasha melihat dirinya sendiri
"Terus kamu tadi kenapa bilang kayak gitu?" Sasha menyadari kalau dirinya sedang di prank. (bahasa gaulnya author, wkwkwk)
"Kamu tu nggak sopan banget, mau pegang-pegang pipi orang" Sasha kesal.
"Iya maaf" Hyun tersenyum.
"Ayo aku antar pulang" Hyun mendapat anggukan dari Sasha.
Mereka berdua menuju mobil Hyun yang masih terparkir. Mereka masuk ke dalam mobil. Hyun menjalankan mobilnya.
Setelah beberapa kali bertanya arah jalan pada Sasha ia memberanikan diri bertanya tentang hal pribadi Sasha.
"Ehm.... Sa...." Hyun antara berani dan tidak ingin bertanya.
__ADS_1
"Kenapa?" Sasha mengalihkan pandangannya ke arah Hyun. Ia sudah tidak kesal pada Hyun.
"Kamu udah punya pacar belum si?" Tiba-tiba saja Hyun memiliki keberaniannya.
"Haduh aku ngomong apa si!!!,,, kita aja baru kenal. Nanti kalau dia ilfeel gimana" Hyun merutuki dirinya sendiri.
"Ha?" Sasha merasa terkejut dengan pertanyaan Hyun.
"Ah nggak, lupain aja" Hyun merasa malu.
"Oh.... ok...." Sasha.
"Ehm.... Sa boleh minta nomor Hp kamu nggak?" Hyun memberanikan diri lagi.
"Em, maaf kalau nomor Hp aku nggak bisa" Sasha menjawab pertanyaan Hyun. Ia merasa tidak enak pada Hyun.
"Tapi kalau mau follow Instagram aku, boleh kok" Sasha tersenyum pada Hyun.
Hyun yang tapapannya dibalas oleh Sasha merasa dag dig dug.
"Namanya siapa nanti aku follow" Hyun mengeluarkan Hp nya dengan tangan kiri dan tangan satunya digunakan untuk menyetir.
"Ini, kamu ketik aja terus follow" Hyun menyerahkan Hp nya pada Sasha.
"Ini udah" Sasha mengembalikan Hp Hyun setelah mem-follow IG nya lewat Hp Hyun.
"Ah iya" Hyun memasukkan kembali Hp nya ke saku.
__ADS_1
Mobil terus melaju menuju tempat kost Sasha. Setelah percakapan follow-memfollow IG tadi tidak ada lagi perbincangan diantara mereka.