Dicintai Oleh Seorang Idol

Dicintai Oleh Seorang Idol
Sasha Hamil?


__ADS_3

Keesokan harinya Sasha menjalani aktivitasnya seperti biasa. Sasha juga tidak lagi mendapatkan DM dari Hyun.


Jam terus berputar, hari telah berganti hari.


Sudah 2 minggu sejak percakapan Hyun dan Sasha di media sosial, Hyun tak lagi pernah menghubungi Sasha.


Ditempat lain Hyun sedang gelisah.


"Ada apa dengan perasaan ini?" tanya Hyun pada dirinya.


"Huh...." Hyun menghembuskan nafasnya perlahan.


"Apa aku temui saja di kampusnya ya? aku juga sudah tau kampus tempatnya kuliah" Hyun sedang berpikir, perasaannya tak karuan karena Sasha.


"Ah sudahlah aku pergi ke kampusnya saja" Hyun pun keluar dari ruangannya. Hyun pergi menuju kampus Sasha dengan mengendarai mobilnya.


Setelah beberapa menit Hyun pun sampai di kampus Sasha.


Hyun tak kunjung melihat Sasha. Akhirnya ia men-DM Sasha, tapi tidak di balas. Hyun lalu menelpon Sasha, dan hasilnya juga nihil.


Hyun pun meninggalkan kampus Sasha dengan perasaan khawatir. Hanya ia dan Tuhan yang tau kemana ia akan pergi.


"Kenapa dia nggak ada di kampus?" Hyun bertanya-tanya.


Sekitar 30 menit kemudian Hyun memberhentikan mobilnya. Ternyata ia pergi ke tempat kost Sasha.


Hyun mengetuk pintu.


tok...tok...tok...


"Sasha... permisi" Hyun setengah berteriak.


"Iya... sebentar..." terdengar suara yang terdengar sangat lemah dari dalam.

__ADS_1


Sasha segera berganti baju dan memakai hijabnya.


Sasha membuka pintu.


Ceklek....


"Loh kamu? ngapain?" kata Sasha.


"Kamu sakit?" wajah Hyun terlihat khawatir.


"Enggak kok" Sasha mengelak.


"Muka kamu pucet gini lo" Hyun mengerutkan dahinya.


"Ah nggak 'papa" Sasha tetap mengelak.


"Oh ya tadi mau ngapain ke sini? Ini kost an cewek lo. Kamu ngga takut kena pukul ibu kost?" kata Sasha mengalihkan pembicaraan.


"Eh ngga usah" kata Sasha sungkan.


"Udah diem" Hyun menarik Sasha lalu mengunci pintu rumah Sasha dari luar.


Mereka pun pergi ke rumah sakit dengan muka Sasha yang masih kusut bagai pakaian yang belum di setrika.


Diperjalanan mereka sempat mengobrol.


"Kamu bukannya tinggal sama temen kamu ya?" Hyun penasaran karena tak melihat batang hidung teman Sasha tadi.


"Iya dari dua hari yang lalu di kampus ada acara. Jadi dia ikut acara kampus" jawab Sasha.


"Berarti nggak ada yang tau kalau kamu sakit?" tanya Hyun. Sasha menjawab dengan menggelengkan kepala.


"Huh...." Hyun menghembuskan nafasnya.

__ADS_1


"Kamu kenapa tiba-tiba nyari aku?" Sasha penasaran akan niat Hyun mencarinya.


"Sa aku suka sama kamu" ucap Hyun yang telah menghentikan mobilnya di tepi jalan dan menatap manik mata Sasha.


"Ka...ka...mu su...ka sama aku?" ucap Sasha sambil menunjuk dirinya sendiri.


"Iya" Hyun mengangguk-anggukan kepalanya.


"Kenapa?" Kata Sasha.


"Ya aku nggak tau, aku suka aja sama kamu" kata Hyun.


"Kamu serius?" tanya Sasha dan dijawab anggukan oleh Hyun.


"Aku....aku.... belum bisa jawab" Sasha menundukkan kepalanya.


"Nggak harus sekarang. Udah sekarang kita ke rumah sakit dulu" Hyun menyalakan kembali mobilnya.


"Kok tiba-tiba ya? ada maksud apa dia" hati Sasha tak tenang.


Beberapa saat kemudian mereka sampai di rumah sakit. Hyun pun mengantar Sasha untuk periksa. Sasha hanya menuruti keinginan Hyun.


Saat sedang mendaftar, perawat yang ada di sana bertanya pada mereka.


"Halo kakak! keluhannya apa kak?" kata sang perawat.


"Kepala saya pusing sama mual sedikit" kata Sasha lemah.


"Kok kayak lagi hamil ya?" sang perawat membatin.


"Ehm... apa ini suaminya" tanya perawat.


"Ah bukan, ini teman saya" kata Sasha meluruskan kesalah pahaman.

__ADS_1


__ADS_2