Dijodohkan Dengan Cowok Dingin

Dijodohkan Dengan Cowok Dingin
TERKUNCI DIGUDANG


__ADS_3

Disebuah tempat tepatnya di universitas gajah mada, terlihat dua orang yang keluar dari mobil mewah. Sicewe yang keluar terlihat dari wajahnya murung sedangkan sicowo tampak biasa' saja.


" kamu kenapa? Murung trus" ujar cowo itu kepda sicewe yang terlihat ingin cepat' menjauh dari sicowo. Yah mereka adalah jiyun dan reyna.


saat jiyun berbicara dengan reyna namun, reyna hanya menoleh terus dia melangkahkan kakinya menjauh dari jiyun.


Melihat itu tentu saja jiyun marah dan dia ingin menyusul reyna namun sayang dia diberhentikan oleh cewe' yang ada dia sana dan akhirnya jiyun memilih menjauh dulu dari kerumunan cewe' yang menjadi fansnya dari pada menyusul reyna.


5 menitan jiyun berusaha melarikan diri dan akhirnya dia pun terlepas dari fans'nya yang mengejarnya dan dia pun memilih masuk ke gudang.


saat dia tak lagi melihat orang' yang mengejarnya maka dia baru bisa beristirahat dan dia pun menduduki dirinya sambil bersender didinding.


Dia pun memejamkan matanya karena saking lelahnya berlari.


dan tanpa dia duga ternyata jiyun malah tertidur didalam gudang itu sampai siang harinya baru dia terbangun saat mendengar suara gadis yang kebingungan.


" siapa sih berisik banget, nganggu orang tidur aja" ujar jiyun karena merasa ternganggu tidurnya.


Sedangkan sicewe tdi" duhh...gimana ini, aku gk bisa keluar, ah sial...siapa pula yang kunci gudang ini" ujar gadis itu sambil mengerutu kesel.

__ADS_1


Tiba-tiba saja dia terkaget ketika ada orang dari belakangnya yang menepuk pundaknya dan " ahhh..jangan lukain aku" teriaknya gadis itu sambil ketakutan dan jongkok kebawah sambil menutup matanya dan telinganya.


Sedangkan orang yang menepuk pundak sicewe tadi kaget karena melihat eksperesi wanita didepannya ini.


" eh..loh knp sih, tiba' teriak aja" ujar cwo tdi yang ternyata adalah jiyun yang merasa heran dengan gadis didepannya itu dan dia penasaran siapa gadis didepannya itu karena dia tak sempat melihat wajahnya.


Sicewe tadi yang mendengar suara orang yang tak asing ditelinganya dia pun perlahan-lahan melepaskan tanganya dari telinganya dan membuka matanya, ketika kedua matanya bertemu dengan kedua mata jiyun mereka berdua pun kaget dan reyna langsung berdiri " elo..." ujar keduanya berbarengan.


" elu ngapain disini" ujar sicwe tadi kepada jiyun yang ternyata dia reyna.


" yah aku sembunyi disini" sahut jiyun kepada reyna dan gantian dia bertanya lagi" lah klo situ ngapain disini, dan juga kenapa teriak-teriak" ujar jiyun bertanya kepada reyna.


Mendengar jiyun menjawab seperti itu reyna menaikkan satu alisnya merasa kebingunggan, dan mendengar jiyun balik bertanya reyna menjawab " yah gue juga lagi sembunyi, eh tapi ngapain elu sembunyi disini ?" ujar reyna menjawab+ bertanya lagi.


" oohh...bukan urusanmu" jawab reyna kepada jiyun.


Mendengar itu jiyun hanya bisa menghela nafas kasar dan mengusap mukanya kusar.


Melihat itu reyna heran dan bertanya" elo knp, lagi banyak masalah ya?" ujar nya.

__ADS_1


" gak..gak ada" jawab jiyun kepada reyna dan reyna hanya mengangguk-anggukkan kepalanya pertanda mengerti.


" ehemm...jadi kenapa elu tadi kelihatan kebingunggan?" tanya jiyun kepada reyna karena masih merasa kebingunggan.


Saat mendengar jiyun menanyakan hal itu akhirnya reyna menginggatnya lagi karena tadi sempat lupa kalo dia terkunci digudang dan " ehemm...ooohhh itu gudangnya dikunci" jawab reyna kepada jiyun.


" apa...elu serius, siapa yang berani kuncinya" ujar jiyun bertanya kepada reyna dan dijawab oleh reyna " ya...iya lah ya kali aku bercanda" jawab santainya reyna kepada jiyun.


"lah trs ini gimn, mana aku gk sempat ambil hpku didalam mobil lagi" ujar jiyun merasa kesel apa lagi diruangan itu tak ada celah untuk keluar selain lewat pintu keluar.


" nah makanya aku juga lagi bingung ini, hp ku juga ketinggal dikls tdi sma tas ku" ujar reyna kepada jiyun dan akhirnya mereka hanya bisa menghela nafas kasar.


" ehemm...sepertinya jam segini sampai malam tak ada orang lagi yang lewat" ujar jiyun kepada reyna, reyna pun menolehkan pandangannya kepada jiyun yg sempat dia palingkan dan jiyun berbicara kembali " jadi bila tak ada orang yang lewat maka terpaksa kita malam akan tidur disini sampai besok pembersih membukakan pintu kembali" ujar jiyun kembali berbicara.


Reyna yang mendengar itu mendengus kasar dan dia tatap tajam kearah jiyun dan jiyun yang sadar ditatap oleh reyna seperti itu dia kembali berbicara lagi" tenang sja, aku gak akan lakuin macam' sma kamu" ujar jiyun berusaha menyakinkan reyna yang tampak tak percaya dengan perkataan jiyun.


melihat itu jiyun pun melangkahkan kakinya dan berusha sebisanya untuk membuka pintu tapi hasilnya nihil, karena merasa lelah dan melihat jam yang sudah menunjukkan pukul 7 malam maka dia berhenti dan menolehkan pandangannya ke reyna yang tampak diwajahnya yang ketakutan sambil memegang kedua lututnya.


Jiyun pun duduk disamping reyna sambil memeluk reyna dan dia berbisik" udah tenang ada aku" ujarnya berbisik ditelinga reyna dengan lembutnya.

__ADS_1


Reyna yang tiba' dipeluk berusaha melepaskannya namun menjadi tak berdaya ketika jiyun membisikan sesuatu kelinganya dan langsung saja muka reyna merah padam dibuat jiyun, yah jiyun tak tau yang dia tau klo reyna tak melawan lagi ketika dia peluk.


Udah sampai disini dulu ygy...papay😉🖑


__ADS_2