
kini tampak sebuah mobil mewah yang melaju disebuah kota, terlihat didalam mobil ada dua orang yang berlainan jenis.
didalam mobil itu tak ada yang bersuara sampai ketika pria yang berada dimobil itu merasa heran dengan wanita yang berada disampingnya itu dia pun membuka suara" ehemm....kamu kenapa hanya diam saja dari tdi dan kenapa mukamu merah"? Tanya pria tdi kepada sicewe.
mendengar itupun sicewe cepat-cepat menjawab" ti...tidak ada apa', aku hanya ingin diam saja" jawabnya agak terbata-bata.
Mendengar jawaban itu sicowo merasa aneh, bagaimana tidak aneh klo dari tdi wajah wanita yang disebelahnya ini merah apalagi ketika dia bertanya seperti tdi. Dia mengira klo wanita ini sedang sakit jadi dia berkata lagi" kamu benar gak apa', coba lihat muka mu makin merah" bicaranya dengan nada yang khawatir.
" sudh ku bilang gk papa" teriak si gadis itu sambil mendenggus kesel.
" ***dasar laki' tak punya otak, sudah tau aku lagi malu, pikirin aja siapa coba yang tidak malu dekat sama dia apalagi pas waktu digudang waktu itu...iiss ngapain sih aku pikirin itu lagi" ketusnya didalam hati dan mengalihkan pandangannya keluar kaca mobil.
Yah mereka adalah*** **reyna dan jiyun. kenapa reyna mukanya bisa memerah karena teringat akan kejadian dia dan jiyun yang terkunci didalam gudang waktu itu. makanya muka reyna jadi merah ditambah lagi jiyun bertanya seperti tadi tambah bikin muka reyna merah padam dan akhirnya dia memalingkan mukanya karena saking malunya sedangkan jiyun hanya diam dan tertegun saat mendengar reyna yang marah.
...****************...
Pada saat yang bersamaan disebuah lestoran mewah, terlihat satu kelompok yang sedang makan dan berbincang-bincang.
__ADS_1
" eh bro...lu ngajak kita makan-makanan mewah disini pasti ada perlunya kan"? Tanya salah satu diantara beberapa orang yang ada disitu.
" ehem...sebenarnya aku memang ada perlu sama kalian, aku mau kalian bantu aku buat hajar seorang pria" jelas seorang misterius itu kepada orang yang bertanya tdi.
"hajar seorang cowo....itu gampang tapi sebelum itu emangnya elu ada masalah apa dan siapa orang yang harus kami hajar"? Tanya kepada orang misterius itu.
" masalah...sebenarnya kami tak ada masalah, tapi akhir' ini kulihat dia sering berdua-duaan dengan wanita yang aku suka, aku juga mengatuhui ini dari temanku karena aku baru kemarin pulang dari luar negri. Dan untuk orangnya dia bernama jiyun klo namanya aslinya aku tak sempat tanya dan ini fotonya" jelasnya kepada sekumpulan orang' itu yang terlihat seperti preman.
" owh jadi seperti itu, baik kami akan membantu mu dan akan membuat anak ingusan itu terluka parah" jawabnya dengan bangga sambil memukul dadanya, yah mereka adalah geng api hitam dan yang berbicara tadi bos dari orang' itu yang bernama bondan dan mereka juga terkenal dengan keganasan mereka ketika menghajar seseorang tanpa mengenal ampun.
Setelah mendengar kesanggupan dari ketua bondan akhirnya pria misterius tadi tersenyum dan langsung memanggil pelayan menyuruhnya membawakan makanan lebih banyak.
...****************...
Disaat mereka berdua yang hendak keluar dari mobil karena telah sampai ketempat tujuan jadi menurunkan niatnya ketika hp jiyun berdering.
melihat hpnya berdering dan terpampang jelasnya bahwa yang menelepon adalah ibunya langsung saja dia menjawab reyna yang melihat juga jadi penasaran dan tak jadi keluar mobil.
__ADS_1
Dunia hp
" nak...apakah kamu sedang bersmaa reyna"? Tanya ibu jiyun kepadanya. Mendengar itu jiyun menolehkan pandangannya kearah reyna dan langsung menjawab" iya bu...aku memang bersama reyna, memangnya kenapa bu"? Tanya jiyun kepada ibunya.
" bagus klo kalian bersma, mama cuman ingatin kamu jangan lupa bawa reyna ke ulang tahun nenekmu" jelasnya yang membuat jiyun pun akhirnya ingat klo dia belum sempat bertanya dengan reyna apakah dia mau ikut atau gk.
" iya bu...tenang aja aku ingat ko, tapi klo datangnya bersma reyna apa gk aku gk janji..hehe" jawab jiyun seolah-olah dia ingat padahal lupa dan ibunya pun mengerti dan telepon pun dimatikan.
Dunia nyata
Setelah selesai jiyun kembali menatap reyna kerena sempat dipalingkannya tdi" nah...kamu tdi sudah dengar, jadi seterah kamu mau ikut atau gk" jelasnya kepada reyna dengan agak wajah datar seakan-akan tak ingin mengajak reyna tapi didalam hati**" semoga reyna bilang iya" **bicaranya didalam hati.
Sedangkan reyna hanya diam dan selang beberapa lama dia pun menjawab" baiklah aku ikut, apa lagi ibumu sudah mengundangkan tak enak klo tak ikut, jadi kamu jangan kege'eran ya" jawabnya sambil malu-malu.
Jiyun yang mendengar reyna bilang aku kamu dan dia juga mau ikut ingin rasanya jiyun loncat-loncat tapi dia cepat' menenangkan dirinya dan berkata" siapa juga yang kege'eran, klo mau ikut ya ikut klo gk juga gpp" jawabnya dengan wajah datar.
Reyna yang mendengar itu pun sedikt kesel tapi berpura-pura terlihat biasa saja dan menjwab " bagus klo ngitu" jwabnya dengan muka tersenyum dan langsung saja dia keluar dari mobil dan menjauh meninggalkan jiyun yang masih berada didalam mobil yang tertegun.
__ADS_1
"wah...bidadari dari mana itu, cantik banget" bilangnya tanpa sadar berbicara seperti itu karena itu pertama kalinya reyna tersenyum seperti itu kepadanya biasanya senyum cuek kepadanya.
Udah dulu ygy...papay😉🖑**