Disaat Cinta Harus Memilih

Disaat Cinta Harus Memilih
Episode 23 Berita Kematian Palsu


__ADS_3

Film yang kita tunggu akhir nya mulai juga, gue dan Billy sengaja pilih film horor komedi.


Guys....pasti kalian akan bilang kan kenapa gak pilih film romantis begitu, biar kesan gimana gitu...


Asal kalian tau Billy itu bukan tipe cowok yang romantis, maka dari itu gue dan Billy lebih baik nonton film horor komedi, sebenar nya gue penasaran entar gimana reaksi Billy waktu nonton film itu?????


Kurang lebih 1 jam 45 menit gue dan Billy nonton, dan film yang gue dan Billy nonton sudah selesai.


Guys....gue gak nyangka banget ternyata Billy bisa tertawa dengan lepas juga, saat nonton tadi, gue kira dia gak bisa tertawa, karena selama ini Billy itu jangan kan tertawa tersenyum aja bisa kehitung, dia ngomong aja seperlu nya.


Apa kah???.....karena Billy orang kesatuan, jadi kayak begitu kaku, tapi ya sudah lah, mau bagaimana lagi emang itu sudah sifat dia mungkin dari orok, karena film nya sudah selesai, gue dan Billy pun keluar dari gedung bioskop.


"Sayang mau makan di mana"(tanya Billy ke gue)


" Kita makan sea food aja bagaimana yank, kamu mau gak"(kata gue ke Billy)


" Iya sudah, kita makan sea food, aku tau tempat makan sea food yang enak di sini"(jawab Billy ke gue sambil dia pegang tangan gue jalan ke arah restoran nya)


Tempat nya tak jauh dari gedung bioskop tadi, paling sekitar 10 menit dari gedung bioskop itu, gue dan Billy sampai juga ke restoran nya, setelah dapat tempat duduk, Billy nanya ke gue mau pesan apa, dan suasana di dalam restoran pun lumayan penuh karena emang waktu nya makan siang di tambah lagi hari libur jadi penuh.


"Sayang kamu mau pesan apa"(tanya Billy ke gue sambil dia lihat buku menu)


" Di sini yang paling enak apa yank"(kata gue ke Billy sambil lihat buku menu)


" Di sini yang paling terkenal enak adalah, cumi asam pedas, gurame bakar, terus udang saos tiram, kamu mau yang mana"(kata Billy ke gue)


"Aku pesan cumi asam pedas aja dan minumn nya orenge jus"(kata gue ke Billy)


" Mas....saya pesan cumi asam pedas nya satu, udang saos tiram nya satu, kepiting asam pedas nya satu dan gurame bakar nya satu dan untuk minum nya orenge jus nya dua dan air putih nya dua botol tapi jangan yang dingin ya"(kata Billy ke pelayan restoran itu)


" Baik...mas dan mbak nya di tunggu pesan nya ya"(kata pelayanan restoran itu ke gue dan Billy)


Setelah pelayanan itu pergi, gue nanya ke Billy, dia kagak salah itu pesan makanan sebanyak itu dan juga kok dia bisa tau ada restoran sea food yang enak di sini.


"Sayang tadi kamu kagak salah itu pesan banyak banget kayak gitu, terus kok kamubisa tau kalau di sini ada restoran sea food yang enak"(tanya gue ke Billy)


" Gak salah kok sayang, karena aku laper banget, terus kalau masalah dari mana aku tau ada restoran sea food yang di sini, aku di kasih tau sama teman ku dan aku pernah ke sini bareng teman- teman yank"(jawab Billy ke gue)


Setelah menunggu kurang lebih 15 menit pesanan makanan gue dan Billy datang.


"Silah kan mbak dan mas selamat menikmati makanan nya"(kata pelayan restoran itu ke gue dan Billy sambil menata makanan di meja)


Gue dan Billy mulai makan, ternyata benar yang tadi Billy bilang, kalau makanan di sini itu enak, pas banget bumbu nya pokok nya mantap.


"Sayang kamu coba udang nya"(kata Billy ke gue sambil nyuapin udang ke mulut gue)


" Enak kan yank"(tanya Billy ke gue)


" Iya enak yank"(jawab gue ke Billy)


" Ini kamu coba gurame bakar nya yank"(kata Billy ke gue sambil nyuapin gurame itu ke mulut gue)


"Kamu juga cobain cumi nya yank"(kata gue ke Billy sambil nyupain cumi ke mulut nya)


Billy terus nyuapain gue, padahal gue sudah kenyang, perut gue sudah kayak orang hamil 4 bulan, kalau begini terus bisa- bisa berat badan gue naik drastis nih, yang ada entar gue di ledekin sahabat- sahabat gue, dan kagak seperti biasa nya Billy romantis, biasa nya juga kalau kita makan berdua gak pernah tuh Billy suapin gue, apa dia habis kesambet ya, atau jangan- jangan dia lupa minum obat atau salah minum obat, tapi ya sudah lah yang penting sekarang Billy sudah banyak perubahan aja sudah bikin gue senang, apa lagi kalau bisa Billy itu romantis kayak di film - film gitu.


Setelah makan gue dan Billy jalan- jalan di mall, waktu gue dan Billy lagi asyik jalan - jalan sambil kita ngobrol, hp Billy berdering.


"Sayang bentar ya aku angkat telepon dulu"(kata Billy ke gue sambil dia angkat itu telepon)


" Ok...."(jawab gue ke Billy)


Kurang lebih 15 menit Billy angkat itu telepon, setelah selesai dia nyamperin gue yang lagi duduk sambil lihat anak- anak main di timezoon.


"Yank ....barusan aku dapat telepon dari kantor, aku harus ke kantor sekarang karena ada kasus penting yang harus secepat nya di tangani"(kata Billy ke gue)


" Ya...sudah kalau begitu kamu ke kantor aja gak apa- apa kok"(jawab gue ke Billy)


" Kalau begitu aku anterin kamu pulang dulu ya, entar baru aku ke kantor"(kata Billy ke gue)


"Gak usah yank, biar entar aku pulang naik taksi aja, takut nya entar kamu telat, kalau harus anterin aku pulang dulu ke rumah"(jawab gue ke Billy)


" Gak apa- apa yank, entar habis nganterin kamu pulang, aku langsung ke kantor"(kata Billy ke gue)


" Iya....sudah kalau begitu"(jawab gue ke Billy)


Setelah gue sampai di dalam mobil, Billy minta maaf ke gue, kalau dia kagak bisa nemenin gua jalan- jalan nya lama, awal nya sih gue kesal tapi mau bagaimana lagi, dia harus ke kantor karena ada kerjaan, jadi selama di mobil gue diam aja, gue jawab kalau Billy nanya aja, selebih nya gue diam.


Setelah sampai depan rumah gue cepat- cepat mau buka pintu mobil, tapi sebelum pintu itu mobil terbuka, Billy narik tangan gue.


"Yank....kamu marah ya sama aku"(tanya Billy ke gue sambil dia masih pegang tangan gue)


" Aku gak marah kok yank"(jawab gue ke Billy)


" Terus kenapa dari tadi kamu diam aja, kalau bukan karena marah"(tanya Billy ke gue)

__ADS_1


"Sudah lah yank, bukan nya kamu mau ke kantor, entar telat loh"(kata gue ke Billy supaya dia cepat pergi karena gue bingung harus jawab apa)


" Aku gak bakal pergi, sebelum kamu ngomong jujur sama aku"(kata Billy ke gue)


" Yank.....aku tau kamu pasti marah kan, karena aku jarang punya waktu buat kamu, tapi aku janji setelah kasus ini selesai aku akan ajukan cuti, dan kita menikah, mau kan kamu menikah sama aku"(kata Billy ke gue sambil dia pegang muka gue)


" Iya .....yank, aku ngerti kok, dengan kesibukan kamu, dan aku gak marah"(jawab gue ke Billy)


" Yank....aku pergi dulu ya, entar kalau kerjaan aku sudah selesai, entar aku telepon ya"(kata Billy ke gue sambil cium kening)


" Ok.....hati- hati di jalan, jangan ngebut mau mobil nya"(jawab gue ke Billy sambil cium tangan dia)


"Iya....sayang"(jawab Billy ke gue)


Setelah mobil Billy sudah tak kelihatan, gue masuk ke dalam rumah, dan begitu sampai dalam rumah gue langsung rebahan di sofa ruang tv, gue masih kepikiran dengan omongan Billy tadi, kalau dia mau ngajukan cuti dan ngajak gue menikah.


Whaaatttt.......apa benar??? kalau Billy mau serius dengan hubungan ini, dari pada gue pusing mikirin itu lebih baik, gue chat sahabat- sahabat gue di grup whatsapp.


"Hai.....selamat sore, sahabat- sahabat gue yang imut- imut bin amit- amit"(kata gue di chat whatsapp)


" Hai....juga Sa, yang bawel bin cerewet"(kata Listy di chat whatsapp)


" Whaaatttt......sembarangan aja loe, katain gue bawel bin cerewet"(kata gue di chat whatsapp)


" Apa sih kalian ini"(kata mbak Rena di chat whatsapp)


"Itu...tu mbak Rena, masa Listy ngatain gue, bawel bin cerewet, padahal kan yang bawel bin cerewet kan dia bukan gue"(kata gue di chat whatsapp)


" Kalian itu kapan sih akur nya, gak d grup gak di kantor ribut mulu"(kata Winda di chat whatsapp)


" Kapan- kapan"(kata gue dan Listy di chat whatsapp)


" Sa...lagi ngapain loe"(kata Winda di chat whatsapp)


" Lagi rebahan aja gue Win, loe sendiri lagi apa"(kata gue di chat whatsapp)


" Sama gue juga lagi rebahan sambil nonton"(kata Winda di chat whatsapp)


" Enak loe lagi pada santai"(kata Listy di chat whatsapp)


" Emang nya loe lagi apa Lis"(kata Winda di chat whatsapp)


" Gue lagi bantuin bokap ni"(kata Listy di chat whatsapp)


Sudah dua hari Billy tak ada kabar, dia tak telepon atau pun chat, apa saking sibuk nya dia, sampai tak ada waktu untuk kasih kabar.


Hari ini gue pulang kerja lebih awal, karena kerjaan gue sudah selesai, jadi hari ini gue bisa santai, baru aja gue habis mandi, hp gue bunyi pas gue lihat ternyata Billy yang telepon.


"Hallo...yank, kamu lagi apa, maaf aku baru bisa telepon kamu, dua hari ini aku sibuk banget"(kata Billy di telepon)


" Aku baru aja selesai mandi yank"(jawab gue di telepon)


" Ya....sudah kalau begitu bentar lagi aku sampai ke rumah kamu ya, ada yang mau aku bilang sama kamu"(kata Billy di telepon*)


" Emang kamu mau bilang apa, kayak nya serius banget yank"(kata gue di telepon)


" Entar juga kamu tau yank, ya sudah yank, aku matiin dulu ya telepon nya, soal nya aku lagi di jalan"(kata Billy ke gue di telepon)


" Ok.....hati- hati di jalan ya yank"(kata gue ke Billy di telepon*)


Gak begitu lama mobil Billy sudah sampai depan rumah gue, gue buka kan pintu dan nyuruh Billy masuk.


"Hallo....yank"(kata Billy ke gue sambil cium kening)


" Hallo...juga yank"(jawab gue ke Billy sambil cium tangan nya sambil nyuruh Billy duduk)


" Yank....mau minum apa"(tanya gue ke Billy)


" Kopi hitam aja yank, tapi jangan terlalu manis ya"(jawab Billy ke gue)


" Ok.....tunggu sebentar ya"(kata gue ke Billy)


Setelah bikin kopi, gue ngobrol sama Billy.


"Yank....aku sudah ajukan cuti dan juga sudah di acc, jadi aku mulai besok sampai dua minggu ke depan libur"(kata Billy ke gue)


" Dan aku mau kita menikah secepat nya, bagaimana menurut mu yank, apa kah kamu setuju"(kata Billy ke gue)


" Tapi kan yank, aku belum minta restu ke keluarga ku, dan kamu juga"(kata gue ke Billy)


" Kalau kamu setuju, besok kita pulang ke rumah keluarga mu, untuk minta restu dan kalau masalah keluarga, kamu gak usah kwatir, karena aku cuma punya abang, dan abang sudah setuju"(kata Billy ke gue)


" Iya....sudah kalau itu mau kamu, besok aku izin gak masuk kantor"(kata gue ke Billy)


Setelah lumayan lama gue dan Billy ngobrol masalah pernikahan, Billy izin pulang.

__ADS_1


Keesokan hari nya gue dan Billy pulang ke rumah keluarga gue, untuk minta restu dari kakak gue, karena gue sudah gak punya orang tua, setelah sampai ke rumah dan Billy menyampai kan maksud ke datangan nya, dan mereka ngobrol, lumayan lama, karena waktu sudah sore gue dan Billy pamit pulang.


"Sayang....aku senang banget, sudah dapat restu dari kakak mu"(kata Billy ke gue)


" Iya ...yank,aku pun senang"(jawab gue ke Billy)


" Yank....kita menikah 1 minggu lagi ya"(*kata Billy ke gue)


Deeeggggg.......1 minggu lagi*


" Yank....apa gak kecepatan 1 minggu lagi"(tanya gue ke Billy)


" Kenapa yank, kamu gak mau nya menikah sama aku"(kata Billy ke gue)


" Bukan begitu yank, tapi menikah kan perlu persiapan"(kata gue ke Billy)


" Kalau masalah itu, kamu gak kwatir semua nya sudah aku atur, kamu tinggal tunggu hari H nya aja, ok"(kata Billy ke gue)


" Aku sudah pesan gedung buat repsepsi dan gereja nya, dan untuk masalah menikah kantor pun semua nya sudah siap"(kata Billy ke gue)


" Dan mulai besok kamu libur kerja, karena mulai dari besok kita harus ikut katensasi dan juga besok kita harus ke rumah sakit untuk cek up habis dari rumah sakit kita ke kantor untuk dapat kan wejangan- wejangan dari kantor, bagaimana pun nanti kamu harus ikut serta kalau sudah jadi istri ku, bagaimana jadi ibu Bayangkari itu"(kata Billy ke gue)


Selama 1 minggu, gue ikut katesasi dan ini hari trakhir gue katensasi.


Hari ini adalah hari yang bersejarah buat gue, karena hari ini gue menikah, karena gue dan kakak gue beda keyakinan jadi yang mengantar kan gue ke Altar adalah om dari pihak mempelai laki- laki.


Setelah kita berjanji di depan Altar, bahwa dalam suka maupun duka, dalam sakit maupun sehat kita akan selalu bersama.


Setelah memberkatan selesai, gue dan Billy ganti pakaian, karena kita akan menikah kantor atau nikah pedang, setelah itu di lanjut ke acara repsepsi nanti malam.


Malam pun tiba, tamu yang datang lumayan banyak, gue lumayan pegel dari tadi berdiri terus nyalamin para tamu.


"Yank....kalau kamu pegel duduk dulu aja gak apa- apa"(kata Billy ke gue)


" Gak lah yank, gak enak juga masih banyak tamu"(jawab gue ke Billy)


Pas waktu gue sama Billy lagi ngombrol, sahabat- sahabat gue datang.


"Selamat ya Sa.....semoga rumah tangga nya awet sampai maut memisah kan"(kata mbak Rena)


" Sa....kok loe nikah gak bilang- bilang ke kita sih, gue kaget dan syok tau, waktu gue dapat undangan dari loe"(kata Listy ke gue)


" Iya....Sa, loe sudah gak anggap kita sahabat loe lagi ya"(kata Winda ke gue)


" Maaf ya, bukan gue gak anggap kalian sahabat gue, tapi semua ini emang dadakan, sekali lagi gue minta maaf, sampai kapan pun kalian sahabat gue"(kata gue ke sahabat- sahabat gue)


" Sudah- sudah kok malah sedih, seharus nya kalian senang lihat sahabat kita yang satu ini sudah menikah"(kata mbak Rena)


" Selamat sekali lagi ya Sa dan pak Billy"(kata sahabat - sahabat gue)


Waktu sudah menunjuk kan jam 24.00, dan acara pun sudah selesai, sekarang gue dan Billy sudah berada di dalam kamar hotel.


"Yank....aku dulu apa kamu dulu yang mau masuk ke kamar mandi"(tanya Billy ke gue)


" Kamu dulu aja yank, aku mau bersihin dulu mak up dulu"(jawab gue ke Billy)


Billy masuk ke kamar mandi setelah dia selesai baru gue yang masuk ke kamar mandi, gue sudah keluar dari kamar mandi, dan gue lihat Billy lagi nyender di tempat tidur.


"Yank.....bobo yok sudah malam"(kata Billy ke gue sambil dia nyuruh gue duduk di samping nya)


" Kamu gak usah takut yank, aku gak bakal paksa kamu, untuk melakukan kewajiban kamu malam ini, karena aku tau kamu belum siap"(kata Billy ke gue)


Setelah pernikahan gue dua hari, Billy dapat kabar kalau abang nya meninggal.


"Sayang.....kita sekarang harus pergi ke Singapur"(kata Billy ke gue)


"Cepat kamu packing sekarang, aku mau telepon yang lain dulu"(kata Billy ke gue)


Gue....packing baju sambil mikir, pergi ke Singapur, telepon yang lain dulu, maksud nya apa.......


"Sudah selesai yank, packing baju nya"(tanya Billy ke gue)


" Sudah yank"(jawab gue ke Billy)


" Yank.....maaf kalau boleh tau, kita mau ngapain pergi ke Singapur, dadak kan lagi"(tanya gue ke Billy)


" Entar aku jelasin sambil jalan yank, soal nya kita harus cepat- cepat berangkat, yang lain nya sudah menunggu di bandara"(kata Billy ke gue)


Gue dan Billy berangkat menuju bandara๐Ÿš˜๐Ÿš˜๐Ÿš˜๐Ÿš˜


Ikuti terus ya cerita nya


Jangan lupa like komen rate dan vote


Buat selalu dukung Author๐Ÿ˜Š

__ADS_1


__ADS_2