
"Sudah bobo baby nya yang"(Kata Billy ke Sasa sambil dia rebah an di samping Sasa)
" Sudah yang tapi belum pules baby bobo nya"(Jawab Sasa ke Billy sambil masih nepuk- nepuk pantat baby EL)
Sasa masih menepuk nepuk pantat baby EL biar baby EL tidur, Setelah baby EL tidur nya nyenyak Sasa pindah in baby EL ke book nya, Tapi sebelum Sasa pindah in baby EL Billy sudah pindah in baby EL dulu an ke book nya.
Billy pindah in baby EL ke book nya, Sebelum baby EL di taro di book nya Billy mencium pipi baby EL sambil dia bilang"(Sayang maaf in papi ya, Papi sudah meninggal kan kamu dan mami sekian lama, Dari kamu masih dalam perut mami mu sampai sekarang kamu sudah sebesar ini)
Billy terus cium in pipi baby EL sambil dia menangis.
"Sudah yang taro baby EL di book nya"(Kata Sasa ke Billy sambil dia peluk Billy dari belakang)
" Iya sayang bentar lagi ya, Aku masih kangen sama Baby nya"(Jawab Billy ke Sasa sambil masih cium in pipi anak nya)
" Iya sudah kalau begitu, Aku ke dapur dulu ya mau nyiap in makan buat kamu"(Kata Sasa ke Billy sambil dia pergi ke luar dari kamar nya)
" Iya sayang"(Jawab Billy ke Sasa)
Setelah merasa puas cium in pipi anak nya Billy taro baby EL di book nya terus dia nyusul Sasa ke dapur.
Billy melihat Sasa lagi masak di dapur, Billy ter senyum ke arah istri nya sambil dia jalan ke arah istri nya.
"Sayang kamu lagi masak apa"(Kata Billy ke Sasa sambil dia peluk Sasa dari belakang)
" Aku lagi masak cumi asam pedas dan sayur capcai kesuka an kamu yang"(Jawab Sasa ke Billy sambil dia mengaduk masak an)
" Wah....enak dong yang, Kamu tau aja kalau aku kangen dengan masak an kamu"(Kata Billy ke Sasa sambil masih peluk Sasa dari belakang)
" Sayang lebih baik kamu tunggu di meja makan sana sebentar lagi sudah matang masak an nya"(Kata Sasa ke Billy sambil dia melepas kan tangan nya Billy yang ada di perut dia)
" Biar kan sebentar kayak begini yang, Aku kangen tau sama kamu"(Kata Billy ke Sasa sambil dia taro lagi tangan nya di perut Sasa)
" Sayang kalau kamu kayak begini terus aku susah gerak, Sekarang kamu duduk di kursi meja makan ya"(Kata Sasa ke Billy sambil dia membalik kan badan nya ke arah Billy terus dia cium pipi nya Billy)
" Baik lah kalau begitu yang"(Jawab Billy ke Sasa sambil dia duduk di kursi meja makan sambil manyun)
Sasa ter senyum melihat suwami nya manyun sambil duduk di kursi meja makan.
Habis itu Sasa melanjut kan masak nya yang sebentar lagi sudah mau matang.
Kurang lebih 10 menit masak an nya sudah matang dan Sasa mengambil piring buat tempat cumi asam pedas nya dan juga Sasa mengambil mangkok buat tempat sayur capcai nya.
__ADS_1
Setelah itu Sasa menghidang kan nya di atas meja makan.
Setelah selesai meletak kan semua makan an di atas meja makan Sasa mengambil piring buat suwami nya dan Sasa juga mengambil nasi lauk dan sayur ke piring itu, Setelah itu Sasa meletak kan piring yang sudah ada nasi lauk dan sayur nya di depan suwami nya.
Setelah selesai meletak kan piring depan suwami nya Sasa menuang kan air ke gelas dan dia letak kan juga depan suwami nya.
Setelah selesai mengambil kan makan an dan minum buat suwami nya Sasa duduk di kursi depan suwami nya sambil dia melihat suwami nya yang lagi makan.
Karena Sasa sudah makan sebelum Billy datang karena itu Sasa enggak ikut makan lagi.
"Sayang kamu enggak ikut makan juga"(Kata Billy ke Sasa sambil dia memasuk kan makan an ke mulut nya)
" Enggak yang soal nya tadi aku sudah makan sebelum kamu pulang"(Jawab Sasa ke Billy)
Enggak lama kemudian Billy sudah selesai makan nya dan Sasa membersih kan meja makan terus dia mencuci piring yang kotor.
Setelah selesai itu semua Sasa dan Billy masuk ke dalam kamar tidur, Sasa langsung masuk kamar mandi buat cuci muka dan gosok gigi terus habis itu dia mengganti baju pake baju tidur.
Sedang kan Billy dia langsung naik ke atas tempat tidur dan dia menyender ke pinggir tempat tidur sambil mem buka hp nya.
Billy mengecek hp nya sambil dia menunggu istri nya yang lagi masih di kamar mandi.
"Sayang sini"(Kata Billy ke Sasa sambil dia menarik Sasa ke dalam peluk kan nya)
" Sayang kamu tadi bilang mau cerita kenapa selama kamu di sana enggak bisa kasih kabar?"(Kata Sasa ke Billy sambil dia memain kan tangan nya di dada Billy)
" Iya sayang, Sebelum nya aku minta maaf ya sama kamu bukan maksud aku enggak mau kasih kabar sama kamu"(Kata Billy ke Sasa sambil Billy mencium kening Sasa)
" Aku waktu itu rencana nya mau kasih kabar ke kamu begitu aku sampai ke sana tapi waktu itu aku dan tim harus langsung ke lokasi tanpa kita beristirahat dulu, Akhir nya mau enggak mau kami harus langsung menuju ke lokasi dan aku pikir ya sudah entar kalau pulang dari lokasi itu aku mau kasih kabar sama kamu kalau aku sudah sampai ke tujuan"(Kata Billy ke Sasa sambil dia masih peluk Sasa)
" Tapi ter nyata setelah kami selesai meninjau ke lokasi, Kami enggak di izin kan untuk memegang hp sama sekali, Semua hp di sita sama anggota di sana"(Kata Billy ke Sasa sambil dia menarik napas)
" Kami tim dari indonesia siang malam mati- mati an bekerja untuk menyelesai kan kasus itu, Karena kami ingin secepat nya bisa menyelesai kan kasus itu dan kami bisa pulang secepat nya pulang ke indonesia dan ber kumpul kembali ber sama keluarga"(Kata Billy ke Sasa sambil dia menerawang kejadian selama dia ber tugas di sana)
" Awal nya tim kami enggak curiga sama tim lain nya, Tapi ter nyata ada tim lain yang membelot ke musuh, Aku dan tim ku mencoba mencari membelot itu tapi ter nyata membelot itu cerdik dan licik usaha kami selalu di gagal kan sama mereka, Tapi kami enggak putus asa kami terus berusaha mencari membelot itu sampai ber bulan bulan kami mencari membelot itu, Waktu aku dan teman ku yang ber nama Rian sudah menemu kan membelot itu, Kami rencana nya mau menanggap membelot itu tapi malah aku dan Rian yang ke tanggap musuh, Aku dan Rian di bawa ke suatu tempat ter pencil dan kita selama di sana di siksa, Aku dan Rian di tawarin untuk bekerja sama, Sama mereka dan kita di bebas kan, Tapi waktu itu aku dan Rian lebih memilih di siksa dari pada aku dan Rian menerima kerja sama, Sama mereka"(Kata Billy ke Sasa sambil dia mencium kening Sasa)
" Maka dari itu aku enggak bisa kasih kabar sama kamu yang karena aku waktu di sana ke tangkap sama musuh, Jangan kan kasih kabar sama kamu aku mau kasih kabar ke kantor pun enggak bisa"(Kata Billy ke Sasa)
" Itu kan waktu kamu sudah ke tangkap sama musuh yang, Terus sebelum kamu ke tangkap sama musuh kenapa kamu enggak kasih kabar"(Tanya Sasa ke Billy sambil dia merebah kan kepala nya di dada Billy)
" Kan tadi sudah aku bilang yang kalau aku selama di sana enggak boleh pegang hp, Terus bagaimana aku kasih kabar ke kamu"(Kata Billy ke Sasa sambil dia mengelus ngelus kepala Sasa)
__ADS_1
" Iya aku tau kamu enggak boleh pegang hp tapi masa kamu enggak bisa pake telepon kantor atau leptop buat komunikasi, Terus kamu juga enggak kasih kabar ke kantor yang di sini selama kamu di sana yang, Karena waktu itu aku beberapa kali datang ke kantor kamu yang di sini dan aku tanya tentang kamu, Mereka selalu bilang kalau mereka juga kehilang kan kontak dengan kalian di sana"(Kata Sasa ke Billy)
" Aku sama tim ku memang enggak pernah kasih kabar ke kantor yang di sini, Karena kami di sana enggak ada sinyal terus kami juga di jebak sama entah siapa jadi kami selama di sana enggak bisa kasih kabar atau minta bantuan dari kantor sini, Aku dan tim ku curiga ada orang dalam yang membelot juga, Karena kalau enggak ada yang membelot enggak mungkin kami begitu datang harus langsung ke lokasi terus kami juga enggak boleh pegang hp selama di sana dan juga mes kami di sana di tempat pelosok"(Kata Billy ke Sasa)
" Iya sudah lah yang, Yang penting sekarang kamu sudah pulang dengan selamat aku sudah senang"(Kata Sasa ke Billy sambil dia memeluk Billy)
" Iya sayang tapi tetap aja aku merasa ber salah sama kamu dan baby, Aku meninggal kan kalian sekian lama tanpa ada kabar sama sekali apa lagi waktu itu kamu lagi hamil, Pasti kamu sedih dan ter tekan di saat kamu hamil sampai melahir kan aku enggak ada di samping kamu mendampingi kamu"(Kata Billy ke Sasa sambil dia masih mengelus ngelus kepala Sasa)
" Kamu harus melewati itu semua sendiri tanpa ada suwami kami di samping kamu"(Kata Billy ke Sasa)
" Sayang aku melewati itu semua enggak sendiri, Ada sahabat- sabahat aku dan juga ada abang Imanuel yang selalu mensupport aku"(Kata Sasa ke Billy)
" Dan juga dari aku hamil 6 bulan aku tinggal di rumah bang Imanuel dan aku baru pulang lagi ke rumah ini tadi siang yang"(Kata Sasa ke Billy)
Sasa tau Billy pasti marah kerena dia tingal di rumah Imanuel selama Billy enggak ada tapi Sasa ber pikir lebih baik dia jujur sama Billy dari pada Billy tau dari orang lain yang ada entar malah jadi ribet masalah nya.
"Apa!!!! Enggak salah dengar aku kalau selama aku pergi kamu tinggal di rumah abang Imanuel"(Kata Billy ke Sasa sambil dia langsung menegak kan badan nya)
" Iya karena abang yang nyuruh karena waktu itu aku drop dan sempat di rawat di rumah sakit waktu masih hamil, Abang bilang dia kewatir aku aku tinggal di sini cuma ber dua sama si mbok yang"(Kata Sasa ke Billy menjelas kan supaya Billy enggak marah)
" Iya sudah sekarang lebih baik kamu tidur sudah larut malam"(Kata Billy ke Sasa sambil dia turun dari tempat tidur)
" Terus kamu mau ke mana yang?"(Tanya Sasa ke Billy)
" Aku mau merokok sebentar di luar"(Kata Billy ke Sasa sambil dia keluar dari kamar dengan raut muka menahan marah)
" Iya sudah kalau begitu, Tapi jangan lama- lama ya kamu juga harus istirahat pasti cape habis perjalan an jauh"(Kata Sasa ke Billy)
Billy enggak menjawab dia langsung pergi ke luar dari kamar dan menuju ruang televisi.
Sedang kan Sasa di kamar dia melamun dan merasa ber salah sama suwami nya, Tapi mau bagaimana lagi semua nya sudah terjadi.
Billy duduk sambil dia menyala kan rokok dan minum wine, Abang ternyata kamu masih menyimpan rasa sama istri ku"(Kata Billy dalam hati)
Hufffff.....bagaimana selanjut nya, Apa kah Billy akan marah sama abang nya atau sama istri nya?
Terus bagaimana dengan Imanuel apa kah dia akan menyerah atau......?
Wah....kayak nya reader juga penasaran ya bagaimana kelanjut an nya.....hehehehe?
Tapi sebelum nya jangan lupa kasih like rate vote dan komen. Buat dukung Author biar Author nya lebih semangat lagi buat crazy up nya😊🙏🙏🙏🙏
__ADS_1