Disaat Cinta Harus Memilih

Disaat Cinta Harus Memilih
Episode 30 Bertemu masa lalu


__ADS_3

Setelah semua nya beres, gue naik ke atas tempat tidur dan rebahan, gak pake lama gue sudah tertidur.


Jam dua malam gue terbangun karena dengar baby EL nangis, pas waktu gue lihat ternyata pempes nya sudah penuh dan baby juga haus, setelah gue ganti popok nya, gue nenenin baby EL, setelah baby kenyang baby EL bobo lagi.


Setelah itu gue taro baby EL pelan - pelan di book nya, habis itu gue doa pagi dan setelah selesai doa gue tidur lagi, lumayan lah masih ada beberapa jam lagi.


Alarem di hp gue bunyi, gue lihat ternyata sudah jam 5.30 pagi, gue turun dari tempat tidur habis itu gue lihat baby EL sudah bangun apa belum dia, ternyata dia sudah bangun dan lagi mainin lidah nya sendiri.


"Anak mama sudah bangun, anak pintar bangun nya gak nangis sayang"(kata gue ke baby EL sambil gue gendong, karena mau gue kasih Asi sebelum baby mandi)


Setelah baby kenyang, gue siapin keperluan baby mandi, setelah siap gue mandiin baby EL, sekarang gue sudah bisa mandiin baby EL sendiri dan juga gantiin popok nya juga sendiri.


Habis selesai mandiin baby EL dan baby juga sudah rapi, sekarang gantian gue yang mandi, setelah selesai mandi dan rapi, gue bawa baby EL ke bawah buat di titipin sama si mbok, karena gue mau berangkat kerja.


Pas waktu gue sampai bawah, gue lihat Imanuel lagi duduk di sofa ruang tv sambil membaca koran.


"Selamat pagi bang"(kata gue ke Imanuel)


" Selamat pagi juga Sa, kamu jadi hari ini masuk kerja nya:(kata Imanuel ke gue sambil dia ambil baby EL dari gendongan gue)


" Jadi bang, baby juga sudah bisa aku tingal ini"(jawab gue ke Imanuel sambil ngasih baby EL ke dia)


" Iya...sudah kalau begitu, kamu mau berangkat sama abang atau mau di kantar sopir"(kata Imanuel ke gue)


" Aku berangkat bawa mobil sendiri aja bang"(jawab gue ke Imanuel)


Setelah itu gue dan Imanuel sarapan dan baby EL lagi sama si mbok, habis sarapan gue berangkat kerja, sebelum nya gue sudah pamit sama si mbok dan Imanuel dan gue juga sudah nitip baby EL sama si mbok.


Setelah sampai kantor, gue langsung ke ruangan kerja gue, ruangan di mana gue dulu selalu menghabis kan waktu di sini dengan tumpuk kan berkas- berkas, gue kangen sama ruangan kerja gue, setelah gue masuk dan gue duduk di kursi kerja gue, gue langsung mulai kerja, karena kerjaan gue sudah numpuk di meja kerja gue, karena sebelum nya gue sudah kasih tau kalau hari ini masuk, setelah sekian bulan gue ambil cuti.


Gue mulai periksa satu persatu berkas nya, saking sibuk nya gue kerja, tak terasa sudah jam makan siang, sebelum gue pergi makan, gue telepon rumah dulu, gue mau nanyain bagaimana keadaan baby EL gue tinggal kerja, dia rewel apa gak.


Setelah selesai gue telepon dan ternyata baby EL gak rewel dia anteng, gue bergegas mau pergi ke kantin kantor, hari ini gue terpaksa makan siang sendiri, karena ketiga sahabat gue lagi di kantor cabang lain.


Setelah sampai kantin gue cari tempat duduk habis itu gue pesan makanan dan minuman, waktu gue lagi nunggu makanan, gue gak sengaja bertemu sama Revan dan dia nyamperin tempat duduk gue.


"Hallo Sasa....boleh aku duduk di sini"(kata Revan ke gue sambil dia duduk depan gue)


"Hallo juga kak Revan, silah kan aja"(jawab gue ke Revan)


" Tumben nih sendiri, yang lain nya pada ke mana, apa mereka gak pada makan siang"(kata Revan ke gue)


Di saat gue lagi ngobrol sama Revan, pesanan makanan dan minuman gue datang dan Revan juga pesan makan dan minum, setelah itu kita lanjut ngobrol nya sambil makan.


" Mereka bertiga lagi pada pergi ke kantor cabang yang lain"(jawab gue ke Revan)


" Oh....pantesan kalau begitu, biasa nya kan kalian ke mana- mana selalu berempat"(kata Revan ke gue)


" Sasa maaf nih bukan nya kamu sudah berhenti bekerja di sini ya, kok sekarang kamu ada di sini, apa kamu kerja lagi di sini"(tanya Revan ke gue)


" Kakak tau dari siapa kalau aku berhenti bekerja di sini"(jawab gue ke Revan)


" Dari Listy, waktu itu aku gak sengaja ketemu sama dia dan aku nanyain kamu ke dia, terus dia bilang kalau kamu sudah berhenti bekerja di sini"(kata Revan ke gue)


" Oh ....begitu kak, iya emang aku kemaren- kemaren gak masuk kerja tapi bukan berhenti tapi aku cuti"(jawab gue ke Revan)


" Cuti...."(kata Revan ke gue)

__ADS_1


" Iya...aku kemaren ambil cuti"(jawab gue Ke Revan)


Revan gak tau kalau gue sudah menikah dan punya anak, dia juga gak tau kalau gue menikah sama Billy, adik dari sahabat dan juga bos nya.


Karena semenjak gue putus sama dia, gue gak pernah berkomunikasi lagi sama dia, terus dia juga kalau gak salah waktu habis putus sama gue dia pindah ke kantor cabang yang ada di luar kota, maka nya dia gak tau kalau gue sudah menikah.


"Tumben kamu ambil cuti nya lama, biasa nya kan kamu gak pernah cuti"(tanya Revan ke gue)


" Iya...aku ambil cuti hamil dan melahirkan, maka nya aku ambil cuti nya lama"(jawab gue ke Imanuel)


" Jadi kamu sudah menikah sama punya anak"(tanya Revan ke gue)


" Iya....aku sudah menikah dan punya anak"(jawab gue ke Revan)


Karena waktu jam istirahat sudah mau habis terus gue juga sudah selesai makan nya, gue pamit ke Revan untuk kembali bekerja.


"Kak aku duluan ya, masih banyak kerjaan yang belum aku selesai kan"(kata gue ke Revan)


" Ok...Sasa"(jawab Revan ke gue)


Setelah itu gue balik lagi ke ruangan gue, hari ini kerjaan gue banyak pake banget, ya maklum lah setelah sekian bulan gue cuti, jadi kerjaan gue numpuk.


Tapi gue tetap harus bersyukur dan gak bolah ngeluh, gue tetap harus semangat demi baby EL.


Hari sudah sore, waktu nya pulang, setelah gue beres kan meja kerja gue, dan gue pilih mana kerjaan yang bisa gue bawa pulang, habis itu gue bergegas untuk pulang, gue sudah kangen sama baby EL, padahal baru juga sehari gak ketemu, tapi gue sudah kangen.


Waktu gue baru aja mau masuk ke liff, hp gue bunyi ternyata ada telepon dari Imanuel.


"Hallo bang"(kata gue ke Imanuel di telepon waktu telepon nya sudah gue angkat)


" Aku lagi di liff bang, mau pulang"(jawab gue ke Imanuel di telepon)


" Oh....iya sudah, kalau kamu sudah mau pulang, abang kira kamu lembur"(kata Imanuel ke gue di telepon)


" Gak bang, aku gak lembur kasihan baby EL di rumah"(jawab gue ke Imanuel)


" Bagus lah kalau begitu, biasa nya kan kamu kalau kerja suka lupa waktu, maka nya abang telepon, untuk mastiin kalau kamu pulang"(kata Imanuel ke gue di telepon)


" Iya ...bang, tapi aku mau mampir dulu ke supermarket bang"(kata gue ke Imanuel di telepon)


" Iya....sudah hati- hati di jalan ya, abang hari ini lembur jadi entar gak usah nunggu abang kalau mau makan malam ya"(kata Imanuel ke gue di telepon)


" Iya.....bang"(jawab gue ke Imanuel di telepon)


Habis terima telepon dari Imanuel gue langsung ke tempat parkir, setelah itu gue masuk ke mobil, sebelum gue pulang gue mampir dulu ke supermarket, gue mau beli keperluan baby EL yang sudah habis.


Mobil gue sudah sampai depan supermarket yang lumayan besar dan komplit juga, setelah gue memarkirkan mobil, gue turun dari mobil dan masuk ke dalam supermarket.


Setelah sampai dalam supermarket, gue ambil troli buat gue naro belanjaan, habis itu gue langsung menuju ke tempat perlengkapan baby.


Setelah sampai ke tempat perlengkapan baby, gue ambil pempes yang gede berapa pak, terus minyak telon, bedak baby dan keperluan baby yang lain nya.


Selesai ambil perlengkapan baby, gue jalan ke tempat buah- buahan dan sayuran.


Waktu di tempat buah- buahan gue bertemu sama Ivan, dia juga lagi pilih buah- buahan, dia masih pake seragam tugas nya.


"Sasa....ini kamu kan"(tanya Ivan ke gue)

__ADS_1


" Iya ...aku Sasa, abang kabar kabar"(kata gue ke Ivan)


" Kabar abang baik, kamu sendiri bagaimana kabar nya"(kata Ivan ke gue)


" Kamu ku juga baik bang, bagaimana kabar tante dan om"(kata gue ke Ivan nanyain kabar ke dua orang tua nya)


" Kabar mereka juga baik"(jawab Ivan ke gue)


" Kamu baru pulang kerja Sa"(tanya Ivan ke gue)


"Iya bang, abang juga baru pulang kerja"(kata gue ke Ivan karena gue lihat dia masih pake seragam nya)


" Iya abang juga baru pulang kerja, kebetulan tadi sip pagi, jadi jam segini sudah pulang"( kata Ivan ke gue)


" Kamu mau belanja apa Sa"(tanya Ivan ke gue)


" Biasa bang habis beli ni keperluan baby dan juga mau beli buah- buahan dan sayur"(jawab gue ke Ivan)


" Beli keperluan baby, buat siapa"(tanya Ivan ke gue)


Ivan juga gak tau sama kayak Revan, kalau gue sudah menikah dan mempunyai anak, semenjak gue putus sama Ivan, gue gak pernah berkomunikasi lagi, karena dia yang duluan blok nomor hp dan juga media sosial gue.


"Buat anak ku lah bang, masa buat anak tetangga"(jawab gue ke Ivan)


" Jadi kamu sudah menikah dan punya anak"(tanya Ivan ke gue)


" Iya...bang, aku sudah menikah dan punya anak"(jawab gue ke Ivan)


" Terus suwami kamu nya mana, apa dia gak jemput kamu pulang kerja terus nganterin kamu belanja"(tanya Ivan ke gue)


" Suwami aku lagi di luar negeri bang, jadi aku pulang kerja dan belanja sendiri"(jawab gue ke Ivan)


Setelah gue dapat buah- buahan dan sayur, gue pamit ke Ivan, karena sudah sore, belum lagi jalanan kalau sore macet bisa- bisa malam gue baru sampai rumah.


"Bang aku duluan ya, takut ke buru malam belum jalan nya entar macet lagi"(kata gue ke Ivan)


" Iya Sa, salam ya buat anak nya"(kata Ivan ke gue)


" Iya bang, salam juga buat tante dan om"(kata gue ke Ivan)


Habis itu gue pergi ke kasir, untung aja di kasir nya lagi sepi jadi gue gak usah antri.


Setelah selesai bayar di kasir, gue keluar dari supermarket dan habis itu gue taro belanjaan di jok belakang, habis itu gue masuk ke dalam mobil.


Jalan nya lumayan padat, karena waktu nya orang pada pulang kerja.


Gue gak habis pikir dengan kejadian hari ini yang menimpa hidup gue, kenapa hari ini gue harus bertemu lagi sama mereka berdua.


Tadi waktu makan siang gue bertemu sama Revan, terus tadi waktu di supermarket bertemu sama Ivan.


Ikuti terus ya cerita nya ....jangan lupa like rate vote dan komen😊


Dukung terus ya karya Author...


biar Auhtor nya lebih semangat lagi buat nulisπŸ˜ŠπŸ™πŸ™πŸ™πŸ™


(Sasa atau Sa atau Maria itu masih orng yang ya guys.....)

__ADS_1


__ADS_2