
Rabu malam 10-November-2021,aku memulai lagi ceritaku,kelanjutan dari unspoken word.Bagiku ini aib untuk di ceritakan apalagi di ketahui orang banyak,Tapi mau bagai mana lagi hanya di sini aku bisa meluapkan kekesahalan ku terhadap suamiku.Kisah ku kali ini berbanding terbalik dengan ceritaku di beberapa tahun yang lalu.
Aku fikir suamiku orang yang baik dan orang yang tepat untuk ku,ku fikir dia orang yang sabar dan akan selamanya sayang kepadaku,ku fikir dia sudah melupakan kebiasaannya buruk nya waktu masih muda.Terkadang aku juga gak habis fikir dengan kelakuan dan perbuatannya kepadaku.
Oke baiklah aku ceritakan awal mula kejengkelan ku.
Tepat nya 2018 setelah aku melahirkan anak kedua kami yang bernama Azalea ,dan belum 30 hari hilang sakit jahitan saat aku melahirkan Azalea suamiku ternyata berulah dengan membuatku ingin berteriak tanpa harus mengeluarkan air mata.
aku fikir dia suami sempurna dan sayang tulus dengan aku,Tapi aku salah ternyata suamiku sayang kepadaku hanya sebatas kasian,kenapa aku bilang begitu karena saat dia cerita keteman-teman dan keluarga nya dia selalu bilang
"Aku kasian sama istriku Dia mau ikut hidup susah sama aku jadi apa aja yang dia mau aku turuti".
selalu itu yang dia ucapkan.
Tapi aku selalu merasa bangga dan besar dada dan pede hati kalau suamiku betul-betul tulus sama aku,Ternyata semua Salah.
Saat itu aku baru melahirkan anak ke dua ku,dan aku mempunyai satu orang teman yang bernama Kunti dia adalah teman sekaligus sahabat aku dari kecil,sebelum sekolah SD kami sudah berteman karena rumah kami saat itu memang berdekatan.aku sedikit gak percaya dengan semua ini,ternyata suamiku dan sahabatku sudah lama memandam rasa dan ingin bermain-main di belakang ku, aku bingung siapa sebanarnya yang salah dan siapa yang gatal di antara mereka.
Aku sangat shock saat tau chat suamiku dan sahabatku,yang berisi perhatian,pujian,dan kata-kata yang gak seharus nya di ucapkan suamiku kepada sahabat ku.bagiku mereka berdua salah,andaikan suamiku mulai bermain seharusnya sahabatku segera memberi tahuku atau pun langsung memblokir nomer suamiku,jika memang tak ada unsur perasaan,yang ada di pikiran ku,mungkin sahabtku sudah baper dan terbawa perasaan sama suamiku aku yakin itu.
Suami keterlaluan sekali,aku sadar aku jelek dan gendut tapi tidak sepantasnya kamu hina aku kepada sahabatku yang kamu suka.Saat semua nya terbongkar rasanya aku hancur sekali sampai air mataku gak mampu untuk keluar lagi,aku hanya berteriak di kamar mandi dan memasukan muka ku di dalam bak mandi yang berisi air,aku hancur,aku rapuh,aku kecewa,aku sakit.
Sesekali aku berkata lagi "Ya Allah kenapa nasib ku sial sekali".
dalam kehidupan keluarga ku dan persahabatan ku ,rumah tanggaku selalu membuat aku kecewa.
aku tipe orang yang emosian gak tahan memendam apalagi jadi orang yang sabar dalam hal kaya gini,aku langsung menceritakan ke suamiku apa yang aku tau dan aku rasa.
Malam itu aku langsung berkata ke suamiku
"Ka tega betul kamu sama aku kenapa begini?"
dengan nada tinggi aku ber ucap.
__ADS_1
dia menjawab "ada apa?? memang nya kamu ku pukuli?"
aku menjawab "kamu memang gak mukul aku,tapi kamu memukul hatiku dengan tepat sasaran sampai aku sakit begini".
Tapi suamiku memang orang hebat sangat hebat dan jago menyembunyikan kebohongannya,tapi wajah nya yang sedikit pucat gak bisa membohongi aku.setelah sembilan tahun berumah tangga sifat jelek nya terbongkar,aku betul- betul gak nyangka.
dia orang satu-satu nya yang ku percaya ternyata menusukku dari belakangku dengan sahabatku.andaikan dia bermain dengan perempuan yang aku gak kenal saat itu sudah aku buat malu mereka berdua,tapi aku masih berfikir panjang karena dia sahabatku dan juga sudah baik dengan aku,aku anggap angin lalu saja tapi aku harus membalas suamiku.tapi aku tahu suamiku bukan hanya ingin bermain dengan sahabatku tapi suamiku juga punya selingkuhan di kampung sebelah.tapi aku gak bisa melacak siapa perempuan itu,karena suamiku memang jago menyimpan aplikasi kebohongan.
Saat dan detik itu juga aku membalas suamiku,dengan men download aplikasi berkenalan dengan banyak laki-laki.aku gak bisa berfikir jernih saat itu yang ada di otakku aku ingin pisah dengan suamiku.tapi dalam hatiku kasian kedua anakku kehilangan bapanya,hanya karena bapanya yang gak punya kekuatan iman.aku berharap dia dapat berubah dan semoga hanya kali ini saja dia begitu.
aku gak dendam sama sahabat ku,aku juga gak benci kok.
aku Hanya sedikit kecewa saja , kenapa bisa dia mau ngeladenin suamiku. Seharusnya kamu fikirkan aku bagaimana perasaanku kalo aku tau perbuatan kalian. waktu ceritaku sebelum nya 2010 suamiku juga ketahuan sama teman ku,dan kali ini terulang kembali.ya Allah aku sangat engga habis fikir,apa yang ada di otak suamiku.di mana hati nurani mu kepadaku.
awalnya aku dengan sahabatku baik-baik saja aku hanya menganggap nya angin lalu,tapi lama kelamaan sahabatku mulai menjelek-jelekkan aku,dan mulai memfitnah ku yang macam-macam,aku langsung menelpon nya saat itu dan bertanya
Kuunti kita ada masalah apa ya?
kok km ceritakan aku begini begitu,padahal aku gak pernah sekalipun nyakitin km.
mungkin orang aja itu mau bikin kita bermusuhan".
padahal aku di ceritkan semua sama keponakan ku yang bekerja di warung kopinya saat itu.
Dan aku menjabaw "iya yah mungkin orang itu mau mengadu domba kita saja agar bermusuhan ".
akhirnya pun aku dan sahabatku saling cerita baik saja gak membahas masalah itu lagi.
selang beberapa Minggu ada lagi ponakan ku yang bernama tuta dan tina menyampaikan aku kalo memang sahabatku mefitnah aku ,aku gak habis fikir aku kira sahabatku baik ternyata diq jahat,dia bercerita sana sini kalau suamiku menggoda nya dan merayu nya.dan sangat menginginkan dia jadi miliknya.
saat itu semua semua keluarga ku memandang aku jelek lagi hanya dengan hasutan sahabatku.padahal keluarga ku gak tau siapa yang jahat sebenarnya.
sekali lagi aku tekan kan aku gak pernah medukuni warung kopi nya sahabatku ataupun mejelek-jelekkan dia,mungkin baper nya si Kunti ini sudah level akut kali ya,kalo emang mau sama suamiku bilang sayang jangan mefitnah aku macam-macam.kasihan kamu juga sudah dosa gak dapat pahala pula hahahaha.
__ADS_1
Dapat apa kamu sayang saat menjelekan aku seperti itu?
aku iklas andaikan kamu dan suamiku saling suka aku rela melepas nya,tapi jangan fitnah aku macam-macam.
seiring berjalannya waktu kami pun saling menjauh dan gak tegur sapa lagi,dia memblokir ku di akun sosmed.entah lah kenapa padahal aku juga gak pernah kepo dengan akun sosmed nya yang gak penting itu.Memang nya dia siapa artis atau istri pejabat.aku hanya tertawa saat dia mejelekan aku nakal dan main laki-laki. dendam banget kaya nya dia dama aku hahaha.......
padahal semua orang juga tau kalo sifat nya lah yang jelek terlalu berani bermain api dengan laki-laki lain.kami sih ga heran suami pertamanya pun dia tinggal kan karena suka dengan laki-laki lain,nauzubillah minzalik.
Tapi seburuk apa pun pandangan mereka terhadapku aku hanya bisa tersenyum,mungkin karena air mataku sudah hampir kering dengan cobaan dan rintangan yang sering aku hadapi.tapi tat kala aku bisa juga menangis meneteskan air mata,karena sakit yang betul-betul menusuk hatiku.
Kembali ke suamiku,kita lupakan sejenak tentang si MANTAN SAHABATKU itu lebih tepat julukan dari ku untuk nya sekarang.
Sebelum menikah dengan suamiku aku memang sudah tau kalau dia,pemabuk,penjudi,pengobat dan gak pernah untuk ibadah.Tapi aku selalu berfikiran bisa untuk merubah dia jadi orang yang lebih baik dan kejalan yang benar,Tapi ternyata gak semudah membalikkan telapak tangan 2008 awal pacaran sampai aku menikah di tahun 2018 ini ternyata aku belum bisa sedikit pun merubah dia menjadi suami yang bisa membimbing aku untuk jadi istri yang berbakti kepada suami dan taat kepada yang maha menciptakan.
Dia seorang pencandu obat-obatan yang bisa membuat orang waras menjadi gila sebutan obat nya bernama cacuL kalo di kampung kami,Ya Allah dari awal anak pertama ku lahir aku sering nasehatin dia berhenti dulu saat aku hamil kasian anak yang ada di dalam rahimku takut berdampak buruk saat dia keluar nanti nya aku memohon agar dia bisa mendengarkan aku tapi nyata nya tidak,dia hanya iya di depan ku saja kalau aku gak liat dia tetap mengkonsumsi obat-obatan itu.
Awalnya kami selalu bertengkar kalau aku tau dia masih makan obat itu,kami sering bertengkar hebat Sampai berapa kali aku mencoba untuk bunuh diri agar dia sadar.selain itu kelebihan suamiku adalah tukang selingkuh,entah dengan perempuan mana-mana saja aku gak tahu.tapi aku selalu memaafkan semua perbuatan dia kepadaku,karena aku cinta lebih tepat nya dan kasian anakku,dan aku gak mau egois memikirkan diri sendiri tanpa memikirkan perasaan para malaikat kecil ku.
Sudah sering aku memohon dan menangis jangan ulangi lagi,tapi selalu masih dia ulangi perbuatan konyol nya itu.mungkin aku muak dengan janji-janji nya mau berubah tapi hasil nya masih tetap NoL besar.mungkin kebiasaan buruk nya sudah mendarah daging ya jadi setia melakukan itu gak pernah memikirkan aku dan anak-anak.beribadah pun dia hanya satu tahun sekali itupun saat lebaran Idhul fitri saja,ibadah Jumat tidak pernah ya Allah aku gak tau lagi bagaimana lagi cara nya aku harus merubah suamiku.
Padahal setiap aku berdoa kepada Allah apa yang aku mau selalu aku di Kabul kan,tapi kenapa saat aku minta agar suamiku di bukakan pintu hati nya malah Allah tidak mendengarkan doa ku,karma apa yang ku dapat dan berasal dari mana? aku terduduk meratapi nasibku yang sekusut benang layangan.
saat kelahiran anak kedua kami sepertinya suamiku tidak terlalu bahagia,karena saat itu kami hidup bertiga saja sudah banyak hutang dimana-mana,aku juga bingung kadang kenapa kami terlilit banyak hutang,pdahal kalau di fikir-fikir gajih kami sebulan cukup untuk kami bertiga,mungkin karena suamiku sering berbohong dan membuat aku menangis makanya rezqi nya seret,dan uang nya sering dia belikan obat-obatan.mungkin Allah murka makanya kami di kutuk seperti ini.
Saat anak kedua ku lahir aku gak punya tabungan seperak pun.tapi aku gak pernah mau bercerita ke saudara maupun keluarga ku,karena akan hanya membuat aku malu sendiri.karena aku sering membelakan dan membangga-banggakan suamiku.
Tapi Alhamdulillah aku pun melahirkan di rumah bidan yang sangat baik,dan saat itu suamiku juga dapat bantuan dari kantor dia bekerja sebesar lima ratus ribu,biyaya melahirkan ku pun hanya satu juta delapan ratus ribu,itupun bisa di cicil sampai lunas.namanya suamiku senang dengan yang berbau-bau hutang dia pun membayar satu juta dulu delapan ratus ribu nya di cicil 3x ya Allah bidan mana yang baik dan sabar seperti itu,mungkin dia paham dengan ke adaan orang kecil seperti kami.
suamiku sering marah dengan anak kedua kami,dan mengatain nya anak pembawa sial,ya Allah aku hapal sifat suamiku kalau dia marah-marah begitu berarti dia kehabisan obatnya,makanya dia marah-marah.dia akan tenang jika makan obat itu saja,bukan lah anak dan istri yang membuat dia nyaman tapi si obat bernama cacuL itu yang membuat dia nyaman.
Tapi kadang aku juga bisa memarahi anak-anak, jika saat aku bertengkar dengan suamiku ,anakku jadi pelampiasan kemarahan ku,ya Allah mama macam apa aku ini jengkel dengan suamiku tapi anak yang jadi sasaran.maafkan mama kalian ini ya nak,sesekali aku berjanji untuk tidak marah ke mereka,tapi kadang aku lepas janji lagi ,setiap kami bertengkar suami istri pasti anak-anak jadi sasaran kemarahan ku.
Hampir tiap hari kami selalu bertengkar pagi , siang dan malam.
__ADS_1
Suamiku selalu membuat aku mengeluarkan tanduk di kepalaku,setiap pagi aku harus mengomel karena dia sangat susah untuk di bangun kan,dia harus sampai di tempat kerja nya jam 7:00 ,jam 6:20 aku sudah membangun kan tapi dia selalu bilang nanti dan nanti,mau jam berapa lagi kamu berangkat bekerja,sedangkan perjalanan dari rumah ke tempat bekerja kurang lebih 12 menit.
Sangat susah bangun pagi,karena dia bergadang tidur nya pun kadang jam 3 atau 4 subuh itu sering sekali dan di lakukan tiap malam,bergadang hanya main judi online dan nonton bokep saja,bagaimana mau ibadah kerjaannya hanya itu tiap hari nya.