
Kami pun hari ini melanjutkan acara pernikahan kami yang,aku ngerasa seperti putri satu hari berbaju pengantin kekinian dan pakai acara mewah,sangat merasa seperti mimpi saja aku duduk di sini dengan acara yang sangat mewah.
banyak keluarga dari Rian yang datang mengucap kan selamat,semua seluruh keluarga nya suka dengan ku padahal aku seorang janda yang dinikahinya.tapu mereka menerimaku dengan sangat baik di keluarga mereka.
mungkin ini buah kesabaran ku dulu waktu aku hidup dengan mantan suami ku dulu,jangan kan di perduli kan di sambut dengan baik pun tidak selama sebelas tahun menikah dan sebelas tahun juga aku belum bisa di terima nya sebagai ipar mereka.
Hari acara melelahkan kami pun selesai,kami kelelahan aku sangat ingin membantu mereka beberes tapi mereka melarang ku dan menyuruh ku istirahat di kamar,memang seperti ratu aku di kehidupan ku ini.
setelah dua bulan berlalu mejalani kehidupan sebagai istrinya Rian aku betul-betul di bahagiakan oleh nya,tapi masih saja terasa hampa bagiku.
Pagi ini kenapa tiba-tiba kepala ku pusing dan perut ku terasa mual banget gak kaya biasanya.rian pun terbangun dari tidur nya dan berkata " Sayang kenapa?" aku hanya membalas dengan menggeleng kan kepala ku.
"Ada salah makan ya atau masuk angin mungkin" ujar Rian.
"Mungkin juga " jawab ku.
tak lama kami pun keluar dari kamar untuk sarapan,tiba-tiba mertua ku menanyai ku "Ley kenapa wajah mu pucat ga seperti biasa"? . aku hanya menunduk sambil menjawab "Gak tau mah,pagi ini kepala ley sedikit pusing dan mual " . Papah dan mamah nya Rian langsung tersenyum dan sambil berkata "Alhamdulillah kita segera di beri cucu pah " ucap mamah menghadap ke papah.
"jadi maksud mama ley hamil ?" ucap Rian dengan kegirangan dan sambil berdiri memukul meja makan.
"Ayo sayang kita siap-siap pergi ke dokter priksa hari ini".
aku tersenyum melihat tingkah suami ku.
langsung kabar itu tersebar kesemua keluarga nya Rian,dan sampai juga di telinga mantan suami ku.
Ternyata aku sudah telat datang bulan 2 Minggu,dan setelah aku pulang periksa ke dokter kandungan mamah papa pun langsung meng adakan acara syukuran atas kehamilan ku.
dan semua keluarga di undang ke acara ku,semua pun ikut bahagia atas kehamilan ku sekarang.dia anak ke tiga bagi ku tapi anak pertama bagi Rian.
sela pun juga sedang hamil mengandung anak nya mantan suami ku,dia pun sedang hamil 3 bulan.dibalik kebahagian ku dan suami ku ternyata ada seseorang yang sedang bersedih.
mantan suami ku datang kerumah setelah acara syukuran kami,dia mau bertanya hal penting kepada suami ku.
"Boleh tanya sesuatu gak" kata mantan suamiku Deus.
"iya tanya aja kalo aku tau pasti aku jawab,ada apa?".
"Aku menikah dengan sela belum genap 3 bulan tapi kenapa sela sudah hamil empat bulan?".
Aku dan suami ku pun kaget tercengang mendengar pertanyaan Deus,kami bingung harus menjawab apa,Rian pun merasa bersalah atas mengenal kan sela ke Deus.
"Besok kita atur waktu dan aku akan bertanya kepada sela langsung" ucap Rian. mantan suami ku hanya duduk tertunduk tanpa sepatah kata pun lagi.
esok hari nya pun kami pergi berkunjung kerumah sela dengan alibi menjenguk sela yang sedang mabuk dalam kehamilan nya.
Aku sengaja duduk di teras saja dengan mantan suami ku mem biar kan Rian dan sela bercerita di dalam.
"Sel, aku mau tanya sesuatu." ucap Rian.
"Apa,kaya nya serius banget sih yan". jawab sela.
"Hhmm,aku bingung mau mulai dari mana".
"Ada apasih bikin gugup aja"
__ADS_1
"Kamu nikah dengan Deus sudah berapa bulan?"
"Kurang lebih tiga bulan,kenapa memang nya ?"
"Kamu sekarang hamil berapa bulan ?"
sela,langsung menunduk dan terdiam dan wajah nya memerah,mungkin karena malu.
"Deus cerita apa aja sama kalian?".
"Ya cuman cerita begitu aja sih gak lebih,aku sedikit gak enak sel sama Deus,dia itu sudah banyak masalah di hidup nya aku gak mau jadi beban buat dia sel.pantasan aja kamu langsung mau cepat nikah sama deus.biar ada yang tanggung jawab buat anak mu kan sel?"
"Maafin aku aku malu dan aku gak mau menggugurkan anak ini aku gak tega,mantan ku kabur pas aku kasih tau kalo aku lagi hamil".ucap sela sambil menangis tersedu-sedu.
Sedangkan di luar aku sedang bercerita dengan mantan suami ku,
""Aku nda tahan de liat kamu hidup dengan suami baru mu,sakit hati ku.aku janji bakalan berubah jadi lebih baik lagi buat kamu dan anak-anak kita." ucap mantan suami ku sambil menetes kan air mata.
"Maaf gak bisa ka,aku juga sedang hamil."
"Rasa nya aku mau mati de,aku gak sanggup hidup tanpa kalian de,butuh waktu lama buat lupain kalian bertiga."
"Baru sadar sekarang dulu aku tanya mau pilih aku atau wanita itu kamu jawab apa dengan yakin nya sambil kamu peluk wanita mu itu kamu memilih dia."jawab ku dengan kesal nya dan menunjuk-nunjuk wajah mantan suami ku.
"Maafin aku de,mau kan kasih aku kesempatan lagi satu kali aja de" kata mantan suami ku.
belum aku menjawab tiba-tiba keluar lah Rian dan sela bersamaan,untung nya saja mereka gak mendengar ucapan mantan suami ku.Tiba-tiba sela duduk berlutut di kaki nya mantan suami ku dan memeluk kaki nya sambil menangis memohon minta maaf atas kesalahan nya,tapi mantan suami ku hanya diam tanpa sepatah kata pun.
"Ayolah US,maaf kan sela dia begitu karena ada alasan nya." ucap suami ku.
"Hei ... sadar sayang gimana dulu kamu nyakitin aku dan anak-anak,tapi aku masih bisa maafin kamu ko,aku masih mau baik sama kamu " ucap ku di bawah kesadaran ku yang tidak tahan lagi.
sela dan Rian langsung tercengang dengan ucapan ku untuk mantan suami ku.rian langsung menepuk jidat nya mungkin dalam hati suami ku sialan akhir nya terbongkar juga rahasia kalau aku dan Deus ada lah mantan suami istri bukan adik Kaka.
sela langsung mengerutkan dahi nya menghadap ke arah wajah Rian.
"Ada apasih ini,jadi kalian selama ini bohongin aku ?" . ucap sela dengan kesal nya.
"Gak usah banyak tanya ini lah yang sebenar nya,"jawab ku dengan super tegas nya.
Lalu Rian mulai menenangkan sela dan menjelas kan pelan-pelan dengan bodoh nya aku gak perduli dengan semua itu.
aku lelah dengan semua ke pura-puraan ini.aku gak sanggup lagi menutupi rasa ku.sebenar nya kalau aku masih sayang dengan mantan suami ku tapi kehamilan ku ini yang menghalangi semua ini.
Deus dengan lantang nya berbicara di hadapan Rian dan sela,"aku masih sayang sama ley,aku masih berharap kembali lagi hidup dengannya tapi kalian semua lah penghalang nya.
kalian sadar gak kalian memisah kan aku dengan istri dan anak-anak ku.aku berhak dapat kesempatan untuk memperbaiki ini semua tapi kalian gak paham,aku harus apa sekarang kalau aku masih sayang dengan ley apa ini semua salah? kalian gak paham sedikit pun perasaan kami.aku juga ngerasa kalau ley masih mau ngasih aku kesempatan lagi agar bisa hidup dengan nya".Rian pun hanya terdiam dan menatap ku sambil mengerut kan dahi nya.
Rian dan Deus tak henti-henti nya saling berdebat dengan kencang nya.aku takut kalau mereka nnti bertengkar dan saling pukul.jadi aku mengalah dan memeluk Rian dia hadapan nya mantan suami ku sambil menenangkan nya.dan aku menyentuh tangan Deus sambil berkata. "biar aku selesai sampai aku melahirkan anak ini kamu jaga sela baik-baik,aku mohon maaf kan sela" dan aku pun memeluk sela "Maaf kan kami,kita semua gak ada yang sempurna sel". Sela pun mengangguk kan kepala nya.
aku Sama Rian pamit pulang dulu ya,kalian baik-baik.mari kita selesai kan masalah kita bersama-sama.
Di dalam mobil Rian hanya menatap ku dengan mengerutkan dahi nya,aku sambil berkata lembut membujuk nya untuk berhenti menatap ku dan menjalan kan mobil nya.
aku minta waktu buat kita berdua aja di kamar,dan aku mengeluarkan semua uneg-uneg ku selama ini dan aku rasa dia mulai paham dan mengerti posisi ku selama ini mendampingi dia dengan perasaan hanya balas Budi tanpa rasa cinta sedikit pun.
__ADS_1
suami ku memeluk ku dan memohon agar aku memberikan dia kesempatan juga agar aku bisa mencintai nya dan dia bisa memiliki ku seutuh nya tanpa harus ada perasaan kepada orang lain lagi.aku betul-betul bingung dan harus bagai mana ya Allah di posisi apa aku saat ini.aku gak bisa balas kebaikan Rian selain dengan aku harus berpura-pura mencintai nya.
malam pun tiba,aku kelelahan berfikir dan akhir nya aku tidur,aku tau Rian marah dengan ku dan kami hanya saling diam seharian.aku gak keluar makan malam dengan nya kami hanya cuek-cuek kan,seperti orang yang tidak saling kenal.
tepat tengah malam Rian langsung kamar dan memeluk ku dari belakang,sambil menangis dan merintih seperti orang kesakitan dan aku langsung terbangun dari tidur ku.aku terbangun dari tidur ku dan langsung duduk menatap wajah nya ternyata mulut nya bau minuman alkohol.aku pun langsung menampar nya dengan kuat dan sambil berkata " Sayang kamu kenapa sampai begini ??".
"Semua ini gara-gara kamu". Rian menjawab ku.
aku coba menjelas kan dengan lembut "Sayang,kamu masih muda,kamu tampan,kamu anak orang kaya,aku yakin kamu bisa dapatin wanita lebih dari aku,aku yakin itu sayang. Aku cuman seorang wanita miskin gak punya apa-apa,ayo sadar sayang."
ucap ku dengan lirih.
"Enggak aku gak mau yang lain ,aku cuman mau kamu.aku sudah ber fikir masak-masak,aku rela jadi yang ke dua buat mu ga papa kamu kembali lagi sama Deus tapi aku gak mau kita cerai".
"kamu ngomong apa sih,aku malas banget bahas kaya gini ya sekarang udah malam,kita bahas ini kapan-kapan".ucap ku.
aku kebingungan dan aku dalam situasi apa ini aku sekarang gak rela kehilangan kedua nya tapi aku gak boleh egois.
aku membujuk nya untuk tidur dan aku mulai mem meluk nya.dan membelai nya dengan lembut dan mengelus rambut nya.
akhir nya dia pun tertidur dan aku pun ikut tidur.pagi pun tiba kami bangun kesiangan karena lelah berdebat tadi malam.
gak lama aku dapat telpon dari sela.
ternyata aku melihat hape ku sudah 27 panggilan tak terjawab.
"halo,kenapa sel pagi-pagi begini nelpon ?" ucap ku
tak henti nya sela menangis dengan sesugukkan, aku semakin penasaran.aku yakin terjadi sesuatu dengan deus.dan aku langsung bergegas membangun kan Deus yang masih tidur dengan pulas nya.dan menceritakan ke Rian.
kami pun langsung bergegas bangun mandi dan pergi mengecek keadaan sela.
ternyata sampai di sana sela masih saja menangis,dan kami kebingungan karena belum ada penjelasan dari sela ada apa dengan deus.
aku memeluk sela dan meminta sela untuk menjelas kan apa yang terjadi.sela pun bercerita belum selesai sela ber cerita,ada seorang tetangga sela mengetok pintu.
"tok...tok....asalamualaikum"
"Waalaikumsalam"
"Misi mas,mas Deus nya ada di rumah "ucap Seorang tetangga dengan perlahan.
"Maaf Deus belum ada pulang dari tadi malam,kami pun masih menunggu nya pulang dari tadi malam".ucap Rian.
"Bisa ikut kami ke TKP kami mau memastikan kalo mayat yang ada di bawah jembatan itu bukan mas Deus". ucap tetangga nya dengan tenang.
"APA???? MAYAT " ucap ku dengan tegas.
sela langsung menangi dengan kencang nya,sebenar nya aku yang menangis lebih kencang dari pada sela.tapi aku masih belum percaya dengan semua ini.kami langsung pergi ke TKP dan memastikan.
setelah sampai di TKP, aku langsung berlari turun dan meliat nya di,ternyata di samping mayat itu ada sendal dan di bawah sendal ada selembar kertas,dan aku langsung membaca nya "MAAF KAN KESALAHAN KU SELAMA INI,SUDAH TERLALU SERING AKU NYAKITIN KAMU DAN ANAK-ANAK,AKU YAKIN KAMU PASTI MAAFIN AKU DE.TAPI AKU GAK BISA MAAFIN DIRI KU SENDIRI JADI LEBIH BAIK AKU PERGI AJA DE,AKU GAK MAU MENGGANGGU KE BAHAGIAN MU DENGAN RIAN,AKU SAYANG KAMU DE.BAGIKU KAMU WANITA TERBAIK YANG PERNAH AKU MILIKI DAN BAGIKU KAMU BIDADARI SURGA KU YANG ADA DI DUNIA,TAPI AKU GAK PERNAH MENYADARI ITU SEMUA,AKU TERLAMBAT MENYADARI NYA,SELAMAT TINGGAL SALAM SAYANG UNTUK KAMU DAN KEDUA ANAK KITA. PENYESALAN TERBESAR KU BUKAN KARENA AKU BUNUH DIRI TAPI PENYESALAN TERBESAR KU ADALAH MENYAKITI KAMU.
hanya selembar surat itu yang aku peluk bukan mayat mantan suami ku.
dan aku hanya menatap Deus dari samping yang sedang mau di naik kan ke mobil ambulan.
__ADS_1