Doa Untuk Suamiku

Doa Untuk Suamiku
Bab - 8 Perasaanku kacau


__ADS_3

Sudah beberapa hari kami di Bali,tapi aku gak merasakan ikut berbahagia di sini,hati dan fikiran ku gak menentu.Semakin kesini aku semakin galau,ada apa dengan hati ku? Setiap aku meliat mantan suami ku aku sakit hati,yang aku harap kan hanya lah seumur semati dengan nya bukan dengan yang lain.setiap aku sakit hati jika melihat mantan suami ku,aku selalu mencubit lengan tangan ku,tapi gak merasa apa-apa,apa mungkin karena suami ku terlalu besar kesalahan nya kepada ku.aku gak pernah habis fikir kenapa percintaan ku berakhir begini.


Aku selalu hanya diam dan diam setiap kami lagi ngumpul bareng,saat santai dan di saat makan aku hanya diam saja melirik mantan suami ku dengan istri nya duduk sambil berpelukan di depan mata ku.aku merasa banget ko di sini mantan suami ku juga menjaga perasaan ku makanya dia agak sedikit cuek dengan istri baru nya.sela menceritakan malam pertama nya dengan mantan suami ku begini begitu dan aku hanya diam gak ikut bicara sepatah kata pun,aku sibuk dengan hape ku sendiri agar tidak terlalu nampak kalau aku gak suka dengan istri deus.sesekali suami ku pun bersuara "sayang kenapa diam"? aku hanya menggeleng kan kepala,suami ku Rian pasti paham apa yang ada di fikiran ku.dan suami ku sesekali ikut bercanda. "Waah istri ku juga pandai di malam pertama kami,hahaha ". Aku hanya menatap suami ku dengan mengernyit kan dahi ku."Astagfitullah maaf kan aku,status ku istri mu dan aku yg belum pernah melayani kamu sama sekali "Dalam hati berkata.


Baiklah malam ini aku mencoba membuka hati ku untuk suami ku,seperti yang di ceritakan kepada sela dan mantan suami ku kalau aku hebat di malam pertama.


aku merasakan juga Deus pun langsung terdiam dan memasang wajah berbeda saat mendengar cerita bohong suami ku.


Selesai makan malam kami pun mau masuk ke kamar masing-masing tapi kaki ku berat melangkah kan kaki ku di kemar.


"sayang,ayo masuk kamar di sini dingin banget" ujar sela.


Deus hanya mengangguk kepala nya sambil melirik ku dengan sedih.


"Sayang ayo kita tidur ini udah malam "kata suami ku.


aku jawab " nanti aja masih pengen menghirup udara segar di sini".


"Ya udah deh nanti aja masuk nya".


setelah beberapa jam di luar kami asyik mengobrol dan sambil bercanda tawa dan Rian sambil di berbaring di pangkuan ku,aku seperti meliat Deus sedang berada di baling pintu sedang meliat ku dengan Rian bercanda gurau.tapi tak ku perduli kan dia,aku tetap saja pura-pura gak liat.tak lama kemudian dia pun masuk ke dalam kamar nya berenti meliat kami.


akhirnya pun kami masuk ke kamar karena kami sudah merasakan agak seperti masuk angin karena terlalu lama di luar, kami mencuci muka dan kaki bersama sambil tertawa karena kami masih terbawa suasana di luar tadi.


Kami pun ber baring di tempat tidur,tapi masih saja asik bercanda gurau dan tak lama wajah ku dan wajah Rian saling berhadapan,kami pun langsung terdiam kaku.aku merasa kan sesuatu hal kalau suami ku sedang ber fikiran yang macam-macam.


Dan akhir nya aku memberanikan diri untuk mecoba memeluk suami ku dan aku akan mencoba membuka pintu hati ku untuk rian malam ini.Rian pun memeluk ku dengan penuh kehangatan dan sangat erat dan akhir nya malam ini aku pun merelakan untuk melayani suami ku malam ini,selayak nya suami istri pada umum nya.tak lama hari pun mulai siang kami terbangun bersama,dan kami pun masih dalam keadaan berpelukan. " Selamat pagi istri ku yang sesungguh nya " ucap suami ku sambil mencium kening ku.


Dan masih sama aku hanya membalas nya dengan diam sambil tersenyum.


tak lama kemudian pintu kamar kami pun berbunyi " Tok..tok..tok" ..


Suami ku pun bergegas bangun dan menggunakan handuk nya.


ternyata sela dan Deus yang mengajak kami untuk turun sarapan dan mengajak kami jalan bersama.aku pun Masih di tempat tidur mereka pun masuk ke dalam kamar kami.


"Waah masih enak banget ya tidur nya kamu ley" aku pun kaget dan langsung duduk dan masih menutupi badan ku dengan selimut.


Mantan ku pun hanya menatap ku sambil memasang wajah sedih."Ayo sayang bangun kita mau turun sarapan dan jalan-jalan hari ini ". mood bagus ku pagi ini langsung berubah menjadi mood yang buruk karena harus melihat sepasang orang-orang itu masuk ke kamar ku.


Rian langsung menarik ku dan memegangi selimut ku sampai pintu kamar mandi,mereka pun menunggu duduk di depan tv berudua.sedang kan aku mandi berdua dengan Rian karena gak enak terlalu lama mereka sudah lama menunggu.

__ADS_1


"Sayang kenapasih adik mu selalu diam aja apa dia memang gak bisa ngomong?" tanya sela ke Deus.


"Dia habis sakit jadi gak terlalu bisa berkomunikasi cepat dengan kita "ucap mantan suami ku dan menutupi bahwa kami adalah mantan suami istri.itu adalah alasan suami ku Rian agar sela tidak kaku atau segan saat kami ngumpul bersama.


Kami pun keluar dari kamar mandi bersama,dan aku langsung memilih kan pakaian untuk suami ku.


Gak lama pun kami selesai,dan keluar dari kamar bersama.rian sangat mesra sekali pagi ini mungkin dia masih terbawa perasaan tadi malam.selalu lengket duduk makan pun sangat rapat dengan ku dan selalu merangkul ku di meja makan dan selalu menatap ku dengan senyum yang manis.mungkin pasangan di depan kami tak tahan lagi meliat Rian yang pagi ini selalu senyum-senyum menatap ku.


"Rian km kenapa sih kaya nya bahagia banget pagi ini seperti habis menang undian saja" . Rian pun hanya membalas senyuman saja ke sela. sela pun hanya geleng-geleng kepala keheranan melihat Rian yang selalu menatap ku sambil makan.


aku risih banget selalu di tatap dengan suami ku,aku bingung harus apa agar dia berhenti menatapku,padahal sudah berapa kali aku menutupi wajah nya dengan telapak tangan ku.


Tapi masih saja dia selalu membuat ku salah tingkah,dari tadi dia gak makan dan hanya menatap ku saja.akhir nya aku pun kehilangan malu ku,mencium Rian yang selalu menatap ku di depan Deus dan sela. Deus langsung membuang wajah nya dan pura-pura gak menyaksikan.


" Ciyeeehhh ..... oh pantasan Rian tingkah nya aneh banget,Abis dapat jatah toh tadi malam.belum bisa move on rupa nya ya kamu rian hahaha.... " ucap sela.


"Hahaha ...... Sayang sih pandangi aku terus jadi nya aku cium kan " aku tertawa sambil menahan malu ku.


Tiba-tiba Rian membalas ku dengan senyum dan langsung tiba-tiba Rian menarik wajah ku ,dan mencium ku kembali dengan ucapan " Makasih sayang tadi malam,aku bahagia banget ".


Deus pura-pura cuek dan gak mendengar aku merasakan banget apa yang di rasa kan deus.dalam hati ku berkata "Mampus kau situ kepanasan".


jelas banget wajah Deus mulai memerah mungkin dia sedikit panas atau emosi liat kami berdua.


aku hanya membelikan anak-anak mainan,dan tiba-tiba Deus mendekati ku dan memilih kan beberapa mainan untuk anak nya juga.kami terlihat akrab di mata Rian dan sela,tak ada rasa kecemburuan sela karena dia tau aku adik deus.


tapi Rian pun seperti nya gak keberatan dengan aku dekat dengan mantan suami ku.


Dan suami ku membelikan beberapa pasang baju buat anak nya dan membelikan aku juga ,tapi aku menolak nya.


"De,,jangan tolak ini hasil tabungan ku waktu kerja beberapa bulan,niat ku ini buat kamu sama anak-anak."


aku melirik rian dan Rian hanya menatap ku dan tersenyum,dan ber kata " Terima aja sayang ".


Untung saja si sela tidak mendengar percakapan kami bertiga,karena dia sibuk memilih baju-baju.


Setelah kami puas berbelanja dan keliling,hari pun sudah mulai sore aku mengajak Rian balik ke kamar. " Sayang balik Yo aku agak capek ". " iya sayang nnti aku pijit ya ". kami hanya tertawa pelan dan Rian sambil merangkul ku.


sela masih belum puas berbelanja,tapi Rian sudah berpamitan dengan mereka berdua,Deus pun sudah ingin ikut balik tapi sela masih mau tetap berbelanja.


akhir nya mereka berdua pun ikut pulang dengan kami.

__ADS_1


sampai di kamar pun aku langsung cuci muka dan kaki langsung berbaring di tempat tidur,aku sedikit agak lemas Rian pun langsung duduk di samping ku dan mulai memijat badan ku,aku hanya pasrah karena memang badan ku memang sedikit agak cape,akhirnya ku pun tertidur pulas,dan beberapa jam kemudian aku di bangun kan untuk makan malam.kami pun Makan malam bersama lagi.gak terasa kami sudah beberapa hari di Bali dan besok pun kami harus balik kerumah.selesai makan malam kami pun langsung packing semua barang-barang bersama.


setelah selesai kami pun langsung bergegas tidur karena memang kami kelelahan setelah berjalan seharian.


pagi pun tiba,kami bersiap untuk berangkat untuk terbang pulang.setelah Melewati beberapa jam,akhir nya kami pun sampai di rumah. anak-anak langsung memeluk ku dengan erat nya karena rindu.


" ma, bapa mana ?" Azalea sama Kaka Daffa rindu juga sama bapa". " Bapa kalian pulang sayang, besok bapa kesini kok liatin kalian,bapa juga titip oleh-oleh untuk kalian," jawab ku sambil tersenyum.anak-anak lompat kesenangan.


setelah menemani anak-anak bermain sebentar aku pun kelelahan aku langsung tidur ke kamar,beres-beres nanti saja.


aku pun tidur dengan pulas karena memang hari nya pun sudah malam.besok pagi aku terbangun aku meliat semua sudah beres.ternyata Rian yang membereskan semua nya tadi malam saat aku sudah tertidur.aku di sini diperlakukan seperti ratu ,mertua ku dan adik ipar ku sangat baik.suami ku sayang banget sama aku.semua ini seperti mimpi bagi ku,padahal berapa bulan yang lalu aku di sakiti oleh suami ku dan sekarang aku di bahagiakan dengan suami baru ku.aku bersyukur sekali atas semua ini ya walau pun aku harus merelakan suami ku sudah gak dengan ku lagi.tapi aku bersyukur kedua anak ku bisa aku bahagiakan dan ikut dengan ku.


tiba-tiba mertua ku berkata "kalian baru akan nikah aja loh acara nya kapan ,keluarga besar kita udah nunggu ini acara nya,mamah gak enak Rian sama keluarga kalian nikah mamah gada undang-undang kerabat dan para tetangga."


aku hanya menggeleng kan kepala ku sambil menatap Rian.


Tanpa berfikir panjang Rian menjawab "siap kan keperluan nya Minggu depan kita adakan acara nya secepat nya ".


aku kaget dan langsung menunduk dan menghela napas.


Besok kami langsung mengadakan foto prewedding untuk undangan,bagi ku ini melelahkan tapi Rian gak mungkin menolak permintaan orang tua nya.


setelah kami foto prewedding kami mencetak undangan dengan cepat karena Minggu depan sudah acara kami.sela dan mantan suami ku pun ikut membantu acara kami.


Dan hari H nya pun tiba.kami pun bersiap untuk itu semua.


waktu aku di kamar rias pengantin sendirian, Deus mendatangi ku dan mendekati ku sambil berkata " De,aku kangen kamu,aku mau peluk kamu,aku mau kembali sama kamu de,aku tau kamu masih ada rasa sama aku kan, jujur aja de ? ayok kita lari saja " tanpa basa basi dia langsung berkata begitu.


belum aku menjawab pertanyaan mantan suami ku,tiba-tiba suami ku datang.deus pergi meninggal kami yang sedang mau di rias pengantin.gak lama kemudian juga sela datang.


"Kalian liat suami ku gak"?


" Barusan keluar dari sini tadi " jawab suami ku.


"Aku ada kabar baik buat kalian juga,aku hamil looh " ucap sela bahagia. Suami ku langsung mengucap kan selamat atas kehamilan nya sela.aku aku hanya duduk diam saja tanpa mengucapkan selamat atas kehamilan nya sela.


aku paham mantan suami ku pasti agak sedikit stres dengan kehamilan istri nya.maka nya dia tadi mendatangi ku dan bicara begitu .


"Sayang kenapa diam,Deus tadi kesini ngomong apa aja kenap kamu jadi diam begini gak seperti biasa nya". aku menjawab hanya dengan menggelengkan kepala ku.


"Aku tahu ko perasaan mu sama aku belum sepenuh nya buat aku,selama ini aku sabar menjaga kamu,dan sabar menunggu kamu membuka hati kamu untuk aku tapi kamu masih aja belum bisa lupakan mantan kamu itu."

__ADS_1


aku langsung menjawab "Jadi mau kamu apa, kamu mau akhiri ini oke gapapa,aku sudah berusaha juga membuka hati ku buat kamu,tapi mau bagai mana kalau hati ku belum bisa melupakan dia."gak terasa air mata ku menetes mengucapkan itu dan langsung rian mengucap kan "maaf sayang aku terlalu cemburu liat kamu dekat dengan mantan suami kamu,jangan marah lagi ya udah berhenti nangis gak enak sama mamah yang bentar lagi nyampe kesini.


aku pun membalas "Maaf kan aku juga ya sayang".


__ADS_2