Dokter Cantik Vs CEO Dingin

Dokter Cantik Vs CEO Dingin
Episode 6


__ADS_3

Mendengar Irma menyebut Lia, pikiran nya pun langsung mengingat nama Yulia cinta pertamanya dulu.


" maaf siapa nama kamu? " kata Arkana


" Lia.... "


" ada tamu kok ngk disuruh masuk sih" kata Irma


" ia mas,,,, "


" tidak enak ngobrol diluar, sebaiknya kita masuk dulu deh" kata Adelia


Arkana pun yang ingin mencari tahu sesuatu akhirnya dia pun menuruti Irma dan Adelia.


" itu siapa? " kata Arkana saat sebuah poto anak kecil menarik perhatian nya. Adelia yang ingin Arkana jadi miliknya dia pun akhirnya berbohong.


" oh..... "


" ini aku pada saat aku kecil" kata Adelia


" apa nama kamu Yulia? " kata Arkana


" Yulia??"


" Bukan, Adelia kali mas.... "


" nanti masnya salah ingat namaku" kata Adelia


"kamu sekolah dasar dimana? " kata Arkana


" di Budhi Murni mas" kata Adelia


" lalu, kamu tamatan tahun berapa dari sana? " kata Arkana


" tamatan tahun 2013 kemarin mas" kata Adelia


" lalu apa kamu mengingat teman kecil mu dulu?" kata Arkana


" soal itu, aku tidak pernah mengingat nya mas. karena pada saat berumur tujuh tahun aku mengalami kecelakaan bersama paman dan tante , akibatnya mereka berdua meninggal. "


" jadi sejak saat itu aku sudah tidak mengingat kejadian-kejadian sebelumnya " kata Adelia menciptakan sebua cerita bohong.


Arkana pun hanya menganggukkan kepalanya mendengar kan cerita Adelia.


Sekarang dia merasa bingung, pikiran nya untuk saat ini hanya ingin menemui Sheila. tapi disisi lain impiannya selama ini ingin menikahi pacar kecilnya dulu. akan tetapi saat dia dipertemukan dengan pacar kecilnya, dia merasa sepertinya tidak senang. mungkin karena dia tahu bahwa Adelia gadis yang jahat.


Arkana mengingat kejadian dimana Adelia bersama ibunya ingin menjual Yulia.


" lalu dokter Sheila, dia siapa? " kata Arkana


" owh... "


" dia anak paman dan tante yang sudah meninggal pada saat kita kecelakaan dulu. "


" kami semua membencinya, gara-gara kedua orang tuanya lah yang membuat aku lupa ingatan seperti sekarang ini. " kata Adelia


" namanya juga sudah takdir, almarhum juga kan tidak sengaja dan tidak menginginkan hal itu terjadi " kata Arkana


" lalu kenapa kamu bertanya tentang foto kecilku? "


" apa kita pernah bertemu sebelum aku mengalami kecelakaan? " kata Adelia


" iya.... "

__ADS_1


" aku Bastian, kita dulunya pernah dekat dan bahkan sangat dekat. namun, pada saat itu keluarga ku tiba-tiba pindah jadi aku tidak sempat pamit padamu."


" walaupun kamu melupakan ku bersama kenangan kita dulu, tapi aku akan tetap meminta maaf karena sudah meninggal kan mu secara tiba-tiba." kata Arkana


" sudahlah,,,, "


" lagi pula kita sudah bertemu kembali " kata Adelia tersenyum kegirangan.


" tapi saat itu nama kamu Yulia deh seingat aku" kata Arkana


" Yulia???? "


" owh.... "


" dulu memang sebelum kecelakaan itu anak saya sangat menyukai nama itu, karena Yulia dan Adelia hampir mirip jadi dia lebih suka dipanggil dengan Yulia dan bahkan dia selalu mengatakan nama nya Yulia. "


" kami aja hampir ingin mengganti nama itu, akan tetapi karena kecelakaan itu Adelia jadi melupakan nama itu juga" kata Irma membantu kebohongan Adelia.


" baiklah kalau begitu, nama kamu yang sebenarnya Adelia bukan Yulia? " kata Arkana


" iya mas" kata Adelia tersenyum


" bisakah kamu berbagi kontak dengan ku? "


" lain kali kita bisa bertemu lagi " kata Arkana


" bisa mas" kata Adelia langsung memberikan ponselnya kepada Arkana


Arkana pun mengetik sesuatu diponsel Adelia dan tidak lama kemudian ponselnya berdering.


" itu nomor ku" kata Arkana


" baik, aku akan menyimpan nya. "


" Bastian,,, " kata Arkana


" aku sudah menyimpan nya" kata Adelia


" baiklah Adelia, aku pamit dulu karena masih ada yang ingin aku urus. " kata Arkana


" iya mas.... " kata Adelia


Kini Arkana pun meninggalkan rumah Yulia, setelah Arkana pergi Adelia sangat kegirangan.


" mami..... " kata Adelia memeluk Irma


" ia sayang, mami tau apa yang kamu rasain. " kata Irma


" mi.... "


" selain kren, dia juga kaya. mami lihat kan semua barang-barang yang dia gunakan dan itu asli bukan palsu mi. mobilnya juga.... "


" mobilnya aja mobil yang sangat bagus dan juga mahal mi... "


" setidaknya orang yang memiliki mobil seperti itu yang mempunyai kekayaan diatas rata-rata mi.... "


" a.... a..... a.... " kata Adelia kegirangan karena dia sangat bahagia.


" tapi mami takut nak, jika Bastian tahu yang sebenarnya bisa tamat kita. " kata Irma


" terus gimana dong mi... " kata Adelia


" secepatnya kita harus menyingkirkan Sheila " kata Irma

__ADS_1


" tapi caranya gimana mi, sedangkan si tolol itu aja kita tidak tahu dia ada dimana " kata Adelia


" mami pun bingung, pergi kemana dia" kata Irma


Sementara di tempat lain.


" bagaimana pun caranya, cepat temukan dokter Sheila. " kata Arkana


" baik pak" kata Very


Kini Arkana merasa bingung, dia harus memilih siapa, disisi lain dia sangat ingin menikah dengan pacar kecilnya akan tetapi Sheila sudah tidur dengan nya dan bahkan dia yang mengambil mahkota Sheila, jika Sheila hamil bagaimana??


Lalu jika dia menikah dengan Sheila, lalu bagaimana dengan Adelia, dia adalah gadis yang ingin dia nikahi sejak dia kecil. sementara mereka berdua saudara sepupu. Very melihat Arkana yang kebingungan seperti itu akhirnya dia pun membuka suara.


" ada apa? " kata Very berbicara membuka mode teman.


" entahlah.... "


" aku bingung " kata Arkana


" bingung kenapa? " kata Very


" dia Yulia yang aku ceritakan selama ini ke kamu" kata Arkana


" wanita tadi??? " kata Very


" ia.... " kata Arkana


" Bagus dong jika begitu, lalu kenapa wajah kamu murung dan tidak senang begitu? " kata Very


" aku bingung, mereka berdua saudara sepupu dengan dokter Sheila. " kata Arkana


" sekarang tergantung kamu nya aja, bukan kah selama ini kamu ingin menikahi Yulia? " kata Very


" tapi bagaimana jika dokter itu hamil" kata Arkana


" kita tinggal kasih uang kompensasi nya saja, dan lagiankan dia tidak mau dinikahi sama kamu" kata Very


" seandainya dia hamil lalu bagaimana dengan anak itu? " kata Arkana


" kita bisa memberikan semua kebutuhan anak itu" kata Very


mendengar pendapat Very, Arkana pun hanya terdiam.


Kini Yulia sudah selesai bekerja, dia pun merapikan barang-barang nya, setelah itu dia ingin beranjak pulang ketempat tinggal nya. akan tetapi pada saat dia kekuar dari dalam klinik dia melihat seorang pria tua berjalan menuju klinik bersama dengan hidayat.


" dikter Sheila... " panggil Hidayat


" ia pak" kata Yulia menghampiri mereka.


" Dokter Sheila, beliau adalah orang yang mempunyai perusahaan ini" kata Hidayat


" oh.... "


" selamat sore tuan" kata Yulia menjulurkan tangannya.


" siapa dia" kata pria tua itu kepada Hidayat


" dia dokter yang baru bergabung dengan kita tuan, dia adalah dokter Sheila. " kata Hidayat


" owh... "


" selain masih muda, dia juga sangat cantik" kata pria tua itu.

__ADS_1


Namun dari balik kejauhan sepasang mata sedang memperhatikan mereka.


__ADS_2