
4 bulan berlalu
cuit ..cuit..cuit
"perutku mulai membesar mana pada gak nyukup lagih nih baju"
memilah milah baju dilemari pakaian
tok tok tok
"siapa?"
tok tok tok
seila berjalan menuju pintu kayu yang terlihat agak rapuh.
krieet...suara pintu terbuka
"ini pesanan makananya mba"
"oh ya makasih"seila kembali kedalam rumah.
*sejak kejadian itu aku memutuskan pergi dan manjauh sejauh mungkin agar tidak ada orang yang tau kesusahanku*
"besok kekota deh mau beli baju sama celana"
***
Gedung jembar
pukul 15.36 WIB
"kerja yang bener dong masa ginih aja gak bisa!!"
"maaf pak saya sakit kemaren jadi say..."
"sakit sakit jangan dijadikan alesan km bisa enak enakan"
"maaf pak"
"udah sekarang berihkan 30 menit harus sudah selesai!"
"baik pak,saya parmisi pak"
__ADS_1
salah seorang pegawai dicafe terkenal keluar dari ruang manager cafe.
"kamu diapain sama bos?"
"kamu gak papa kan?"
"gila ya tuh bos makin hari makin parah"
"udah jangan gituh, aku yang salah gegara aku pelanggan jadi marah marah"
"udah jangan salahin kamu terus"
***
"berhenti ya pak didepan situ"seila menunjuk ketepi jalan
"oh ya mba"
"makasih pak nih ongkosnya"
"iya mba makasih emang suami mba kemana kok lagi hamil dibiarin sendirian?"
seila hanya tersenyum
"iya pak"
***
"hay sayang" terlihat seorang perempuan memeluk seorang pria didepan cafe.
"kaya nya aku pernah kenal sama dia tapi siapa ya?" gumam seila dari kejauhan.
"kamu kapan main kerumah?" perempuan itu terus menggoda pria tersebut.
"nanti ya sayang aku lagi sibuk" ucap pria tersebut lalu meninggalkan wanita itu sendirian.
"huh!!" gerutu kesal lalu duduk disalah satu bangku dicafe wanita tersebut terlihat sedang mengotak atik hpnya.
"emm rasanya laper kesana aja deh barangkali harganya murah"seila berjalan ke kasir cafe tersebut.
"mba makanan yang paling murah harganya berapa ya?"
"sebentar ya mba saya cek dulu"
__ADS_1
kasir itu menyodorkan selembaran menu yang harganya tidak terlalu mahal.
"mba aku pesen ini sama air putihnya aja"
"baik mba silahkan duduk"
*yang sabar ya anak mamah,mamah belum bisa beli makanan yang mahal mamah perlu irit buat beli perlengkapan kamu*
Brugh...
"aww kalau jalan pakai mata dong" wanita itu melihat kewajah seila dengan penuh amarah.
"kamu?! ngapain kamu disini mauganggu hidup haskal hah!? sana pergi" wanita itu mendorong seila hingga terjatuh.
brugh..
"awww perutku sakit" seila memegang perutnya yang mulai membuncit dengan nafas yang tak beraturan.
"ada apa ini?"pria itu mendekati seila yang tengah kesakitan, pandangan seila mulai kabur dengan keringat yang bercucuran.
"has..k.."
"seila?" haskal memeluk seila.
"saa..kit.."lirih seila perlahan mata seila tertutup.
"bangun ila bangun hiks hiks bangun ila aku nyari kamu kemana mana sekarang kamu disini ila jangan tinggalin aku"
haskal menggendong tubuh seila membawanya ke mobil miliknya.
"buka pintunya"
"baik pak" salah satu pegawai cafe membukakan pintu mobil.
bragh...suara pintu mobil tertutup.
"kamu jaga cafe ya jangan ada kejadian kaya tadi lagi"
"baik pak"
haskal berlari kearah berlawanan.
***bragh...suara pinu mobil tertutup
__ADS_1
*kenapa kita harus bertemu disaat seperti ini seila,aku cinta sama kamu aku sayang sama kamu tapi mengapa kamu permainkan hatiku ila****