Dua Garis Biru

Dua Garis Biru
berusaha mencintai


__ADS_3

setelah beberapa minggu


"seila makasih kamu udah maafin aku"


haskal mencium kening seila, seila yang sedari tadi duduk berusaha tersenyum


"aku mau pulang badanku capek"


seila merasakan perubahan yang berbeda jauh dalam tubuhnya.


"aku takut kamu kenapa napa jadi kamu nginep dirumahku ya"


bujuk haskal yang brrlutut memandang wajah seila, seila hanya mengangguk


***


teras rumah haskal


*kring...kring...


pukul 23.58 wib


'p'


'haskal aku mau ketemu besok ditaman seroja'(cantika watapp*)

__ADS_1


haskal membuka ponselnya


"siapa?" ucap seila yang sedari tadi dibelakang haskal


"kamu belum tidur?" seila menghampiri haskal, seila duduk disamping haskal


"aku bingung besok sekolah sudah mulai berangkat" seila menatap langit langit


"kamu gak usah bingung" haskal memegang wajah seila


"mulai besok berangkat atau pulang aku yang antar"


"tapi kan kamu sibuk"


"aku pingin bubur ayam" seila menatap haskal dengan imutnya


"tapi kan"


"aku pinginya sekarang" seila mengelus perutnya


"gak ada yang jual ini kan udah malem" haskal meligatkan ponselnya


"ya bikin dong"


"tapikan aku gak bisa bikin bubur" haskal mendekatkan wajahnya

__ADS_1


"lihat google, pokoknya aku mau sekarang!"


seila melipat tanganya dengan wajah cemberut seila kembali masuk rumah


***


glontang...prang....klutuk...klutuk...


suara kegaduhan didapur haskal,btw haskal gak pernah masak selama ini dia cuma beli maknan


" kok bau gosong "seila berlari ke arah dapur


"nih udah jadi" haskal menyajikanya didalam mangkuk bercorak bunga


"gak mau ah gosong" seila menciumi bau bubur yang ada didepanya


"ya maklum kan gak pernah masak hehe" haskal menggaruk kepalanya


"udah gak mood pingin tidur aja"


"terus ini siapa yang makan?"


"kamu aja sana"


seila berjalan menaiki tangga menuju kamarnya, btw kamar haskal dan seila berbeda

__ADS_1


__ADS_2