Dua Garis Biru

Dua Garis Biru
tanggung jawab


__ADS_3

"aku akan tanggung jawab" ucap haskal, haskal mendekati seila dan mengecup keningnya.


"aku akan menikahimu"


"tapi aku masih sekolah bagaimana kalau aku dikeluarkan" jawab seila, matanya mulai berkaca kaca


"aku janji akan buat kamu bahagia" haskal memeluk seila


seila merasakan kram diperutnya secara tiba tiba membuat penyakit asma yang dideritanya kambuh.


"awww..." seila semakin meringis kesakitan.


"kamu kenapa?" haskal memandang seila dengan penuh tanda tanya.


"has..haskal..pe..perut.." seila pingsan dipelukan haskal.

__ADS_1


haskal langsung membawa seila ke rumah bidan yang tidak jauh dari kediamanya.


***


"apakah anda keluarga pasien?" tanya seorang bidan,haskal memandang seila yang sedang terbaring di tempat tidur pasien,lalu kembali melihat bu bidan.


"saya suaminya" jawab haskal


"jadi begini pak, istri bapak ini bisa dikatakan kehamilanya lemah"


"maksudnya?"


"terus saya harus gimana?"


"usahakan agar istri bapak agar tidak stres dan mengangkat beban berat"

__ADS_1


"kira kira anak saya lahir bulan apa ya bu bidan?"


"em kalau dari terakhir masa menstruasi maka kemungkinan anak bapak lahir bulan oktober"


"cewe apa cowo"


"usia kandungan istri anda berjalan 8 minggu pak nanti saat usia kandungan 28 minggu silahkan bapak kemari lagi untuk usg"


"emm" seila mulai membuka matanya,haskal langsung berlari kearah seila


"haskal aku dimana?" tanya seila dengan mukanya yang masih terlihat pucat, "kamu di klinik bidan"


"aww" seila memegangi perut bagian bawahnya,ia merasakan kram.


"bu usahakan agar ibu jangan banyak pikiran ya bu, dan makan makanan bergizi cukup agar perkembangan janin sehat" ucap bidan tersebut

__ADS_1


"emm iyah bu bidan makasih" seila bangkit dan berusaha berdiri.


"aku mau pulang" ucap seila ketus pada haskal, "iya" haskal menuntun seila keluar dari klinik


__ADS_2