
kring... kring... kring...
'p'
'ini aku seila yang tadi siang'
haskal yang sedang membaca buku berhenti sejenak untuk membuka ponselnya
'eh iya kamu udah pulang?'
'udah' (jawaban seila di watapp)
'lagi ngapain?'
'tiduran, kamu sih?'(jawaban seila di watapp)
'baca novel'
'oh yaudah terusin maaf ya aku ganggu'(jawaban seila di watapp)
'gak kok' (√√)
"yah gak dibales" haskal menaruh handpone dan kembali membaca novel
***
seila dam haskal mulai akrab setiap hari bertemu dan setiap hari bercakap lewat hp, hingga suatu hari mereka tak sengaja melakukan kesalahan
***
3 bulan kemudian
'p'
'p'
'kamu dimana aku mau ketemu'
kring... kring...
haskal membuka ponselnya (seila sayang*)
"apa sih itu?" cantika
"bukan siapa siapa cuma orang iseng" kembali bermain catur dengan cantika
"haskal aku tahun depan mau kuliah di luar negri"
tuk.. tuk... suara catur
"kenapa gak disini aja? "
"gak haskal aku harus ngejar cita cita ku"
"terserah" jawab haskal
***
"haskal kemana ya?" seila mondar mandir di teras depan rumahnya
"udah telat gimana nih, masa iya sih aku" sambil memegang perutnya seila meneteskan air mata
"nanti ayah sama mamah gimana?" seila kembali mencoba menghubungi haskal namun tak ada jawaban
"hiks hiks dia kok jahat banget sih" seila duduk disudut teras
***
"can sebenernya aku masih sayang"ucap haskal menatap wajah cantika
"tapi maaf aku gak bisa"
"kenapa?"
__ADS_1
"karena aku ingin mengejar cita cita ku kamu paham kan?" cantika menyingkirkan wajahnya
"can jangan tinggalin aku" haskal memeluk cantika dari belakang
"kalau kamu beneran sayang sama aku tunggu aku kembali"
***
'p'
'kang molor'
'p'
(inayah watapp)
'apaan nay' (seila watapp)
tuk tuk tuk suara keyboard
'kangen ketemu kuy'(inayah watapp)
'gak males'(seila watapp)
"wueek wueek" seila berlari kearah kamar mandi
"wueek wuekk"
kring...kring...kring..
handpone seila terus berbunyi
"wueek wueek"
cesshhh suara kran dinyalakan
***
'p'
(haskal watapp)
'aku mau ketemu sekarang'
'kerumah'
(seila watapp)
'aku gak bisa'
'sibuk'
(haskal watapp)
"huh" seila langsung bergegas mengambil tas dan mengunci pintu rumah
krek.. suara pintu terkunci
***
"can" haskal menarik tangan cantika dan berlutut dihadapan cantika
"kenapa?" jawab cantika
"mau kah kamu jadi pendamping hidupku?"
"emm aku gak bisa jawab sekarang maaf"
"tap.."
tok.. tok..tok..
tok.. tok... tok...
__ADS_1
suara ketukan pintu
"siapa sih ganggu aja" haskal berjalan menuju pintu depan
kriieeet..
"seila!"
"kenapa kamu ngejauh dari aku?!"
seila masuk kerumah haskal
"siapa kamu?"
"aku cantika mantan haskal kenapa?"
seila menatap haskal
"ayo ikut aku"
seila menarik tangan haskal
"apaan sih kamu!!"
haskal menampis tangan seila
plakk... seila menampar haskal
"aku hamil puas!!"
seila mendorong haskal
"hiks hiks kamu puas hah! kamu setan gak punya hati!"
bugh bugh bugh seila terus memukuli badan haskal
"kenapa kamu gak ngomong?"
"aku udah berusaha hubungi kamu tapi kamu cuek hiks hiks"
brugh....
seila pingsan
"seila bangun seil" haskal menampar kecil pipi seila
"haskal tunggu mungkin saja dia berbohong"
ucap cantika
"aku juga masih belum percaya tapi.."
"udalah haskal paling dia hamil sama orang lain kamu yang disuruh tanggumg jawab"
" tapi seila gak gituh" haskal mencoba menggendong seila
"haskal" cantika berlari mengikuti haskal yang menuju kamarnya
***
"maaf aku gak tau" haskal mencium kening seila
" haskal apaan sih" kata cantika
"aku bakal tanggung jawab" ucap haskal
"tapi kan" kata cantika
"orang tuaku mengajarkanku untuk menjadi orang yang bertanggung jawab" ucap haskal menatap cantika
seketika air mata cantika menetes
"maaf aku mau pulang" cantika berlari keluar rumah
__ADS_1