
pagi hari
"hey bangun katanya mau nganter aku" seila mencoba membangunkan haskal
"emm orang masih malem juga" haskal menutup tubuhnya dengan selimut
"udah malem dari hongkong" seila merebut selimut haskal
"jangan ganggu udah sana" haskal menutup tubuhnya kembali
aku ada ide aha aku kerjain ahh dia kan takut kecoa
seila menaruh kecoa yang sudah mati dijidat haskal
"haskal itu ada kecoa" ucap seila mengaggetkan haskal
"manaaa....mana.." haskal seketika berdir memutari ranjangnya
"hahahaha" seila mengambil kecoa mati yang sudah terjatuh kelantai lalu melemparkanya kembali ke dalam baju haskal
"aaaaaaarghhh seilaaaaaa" haskal berlari kedepan rumah sambil melepaskan bajunya
"hahahaha puas aku hahaha" seila berlari mengejar haskal
***
diruang tengah
"haha masa cowo takut kecewa ehh kecoa"
"kamu apa apaan sih" haskal mengambil air putih dan meminumnya.
"aku udah telat nih ayo katanya mau nganter"
seila meletakan tanganya dipundak haskal
"iya iya kamu tunggu depan aku mau ambil baju"
"lah emang baju tadi kenapa?"
"gak mau hii" haskal mengerutkan kedua tanganya dan lehernya, haskal berjalan menuju kamarnya
"hahaha"
***
didepan rumah
"lama banget sih dandanya kaya putri raja aja"
seila memajukan bibirnya dan melipat kedua tanganya
"iya maaf"
__ADS_1
haskal membukakan pintu mobilnya agar seila nyaman
brakk suara pintu mobil tertutup
haskal berlari memutar
brakk sura pintu mobil tertutup
"nanti kalau pulang kamu wa ya"
"iya" seila hanya fokus memandang ponselnya,tiba tiba perut seila kram.
"kamu kenapa koh mukanya gituh"
"gapapa" seila menahan sakit dengan berpura pura menengok ke arah kaca
"kapan orang tua kamu ke sini?"
"nanti tunggu aku lulus baru mereka jemput aku"
"nih" haskal menyodorkan beberapa lembar uang untuk bekal seila
"apaan sih"
"nih ambil buat bekal kamu"
"gak mau ah" seila memegang perutnya yang lapar karena tidak sempat makan
"yaudah buat debaynya kasihan kan debaynya kelaperan nanti kalau kamu gak makan"
"dede bayii hahaha" haskal tertawa lebar seakan akan tak ada beban
"huh" seila mengambil uang yang telah diberikan haskal
citt... mobil haskal telah sampai didepan sekolah seila
" oh ya honcan jangan lupa telpon kalau kamu kenapa napa"
"honcan itu apa lagi?"
"honey cantik hahaha" lagi lagi haskal tetawa terbahak bahak
"nyebelin" haskal menarik tangan seila yang akan membuka pintu mobil dan menariknya sehingga membuat tubuh seila menabrak tubuh haskal
cupp.. ciuman mendarat tepat di bibir seila yang berwarna pink khas anak sekolah
"jaga debaynya" haskal tersenyum manis
"yaa" seila turun dari mobil haskal,seila berjalan masuk kesekolah
"maaf ya karena ku kamu harus menanggung ini semua" haskal
***
__ADS_1
Ditaman seroja
pukul 15.25 wib
'p'
'kamu dimana aku udah ditaman'
(haskal watapp)
cantika yang tidak terima haskal akan menikah dengan seila membuat sebuah rencana
"supraise" cantika memeluk haskal dari belakang
"can lepas gak enak tau dilihat orang" haskal yang merasa risih mencoba melepaskan tangan cantika
"kenapa sih kamu sekarang gituh" cantika memajukan bibirnya yang ranum
"bukan gituh gak enak dilihat orang"
"emm ya ya" cantika hanya mengangguk
"kenapa? kamu nyuruh aku kesini"
"aku ingin kamu jauhin seila haskal" cantika memeluk haskal, haskal melepaskan pelukan cantika.
"aku gak bisa"
"tapi kenapa?"
"can dia lagi hamil anak aku, aku harus tanggung jawab"
"kalau yang dia kandung bukan anak kamu gimana?" ucap cantika mendekatkan wajahnya ke haskal
"aku gak tau can tapi aku yakin seila gak bohong"
"aku sayang kamu" cantika semakin mendekatkan wajahnya
"can.."
cup.. seketika cantika mencium bibir haskal yang lembut
kring...kring...
'p'
'kak ini aku inayah temen seila,seila pingsan diuks'( temen honcan watapp)
"siapa? " cantika berusaha melihat ponsel haskal
"bukan siapa siapa, oh ya aku ada janji jadi aku harus pergi" haskal melangkahkan kaki pergi dari taman seroja
"haskal"
__ADS_1
"huh awas kamu seila"