DUBE (Wonezza Part 1)

DUBE (Wonezza Part 1)
eps 5


__ADS_3

udara terasa begitu sejuk,matahari pun bersinar ceria menambah pesona keindahan yang ada.tuhan begitu adil menciptakan alam semesta ini ,yang tak satupun ada cela didalamnya.


seperti sekarang, nampak seorang gadis cantik dengan rambut terurai, duduk sambil memfokuskan kameranya ke panorama yang begitu menakjubkan. sebulan lebih lamanya, dirinya memutuskan untuk hengkang sementara waktu dari dunia yang membesarkan namanya. pasti banyak pertanyaan yang terlontar akan sikapnya, yang tiba-tiba memberi keputusan saat dirinya kini berada dalam puncak kesuksesan yang diraihnya. alasan dibalik segalanya adalah kakeknya. sosok yang berada dalam prioritas utamanya, terlepas dari segala ambisi dan cita yang selama ini ia perjuangankan. baginya ,kakeknya adalah harta yang paling berharga dan tak bisa dinilai dengan suatu apapun. ia masa bodoh akan hal yang menghalanginya untuk bersama dengan kakeknya,bahkan ia rela jika harus kelihangan karir nya demi menemani kakeknya dimanapun ia ingin bersama .


kini mereka asyik berlibur dan menghabiskan waktunya didaerah asri tempat tinggal kakeknya dulu. mansion istana yang menjadi saksi bisu perjalanan cinta kasih kakek dan neneknya.


terlihat kakek dan cucunya itu bercengkerama, sambil meminum secangkir teh dihalaman rumahnya. tawa serta gurauan menjadi bumbu manis obrolan mereka.sungguh suasana ini begitu hangat dirasa.


"kau ini,sudah dewasa masih saja manja"


ujar sang kakek pada cucu kesayangan,yang asyik nemplok kepelukannya. ia tersenyum mendapati sikap manja cucunya itu.


"kek,walaupun aku kini sudah dewasa kakek tak berhak mendepak ku dari pelukan kakek,kerena ini hanya milik ichsana"


protes ichsana dengan nada manjanya. sang kakek hanya tertawa renyah saat mendegarnya. ia tahu persis, cucunya ini hanya manja jikalau bersama dengannya. diluar sana, ichasana terkenal akan kemandirian dan ketangguhannya menahlukkan dunia.seperti yang diperbincangkan berbagai media masa.


"kau tahu ichsana,kau adalah orang ke 2 yang kakek sayangi dan cintai sepanjang hidup kakek. setelah kepergian nenekmu, kakek kehilangan separuh jiwa kakek, dan yang ada dibenak kakek hanya menunggu waktu yang menjemput kakek pada peradaban abadi cinta kakek dan nenekmu. kakek sudah menyerah akan hidup kakek, kakek sudah putus asa dan kehilangan semangat lagi untuk bertahan hidup. pada saat itu kematian nenekmu adalah goncangan paling besar dari hidup kakek, kau tahu seberapa besar kakek mencintai nenekmu itu? "


ichsana yang sedari tadi menyimak pembicaraan sang kakek, menggelengkan kepalanya sebagai jawaban dari pertanyaannya.


"sebesar cinta kakek pada hidup kakek sendiri"sahut sang kakek dengan nada parau dan mata yang berkaca kaca. ichsana yang tahu akan keadaan kakeknya, semakin mengeratkan pelukannya pada sang kakek.


dengan lembut kakeknya mengusap kepalanya beriringan dengan bulir air mata yang mengalir dipipinya.


"tapi setelah ada cucu kesayangan kakek ini, semangat kakek kembali, rasa menggebu kakek bertahan hidup untuk mendidikmu hingga kelak dewasa ,menjadi tuntutan kakek bertahan hingga sekarang.dan kau tau nak,orang tua ini bangga padamu"

__ADS_1


"kakek............ "


ichsana mengeratkan pelukannya pada sang kakek,ia tak mampu lagi berkata kata saat mengingat segala perjuangan dan pengorbanan yang kakeknya berikan padanya.


"sekarang kau tumbuh menjadi gadis dewasa yang cantik,baik,berbudi luhur serta mandiri seperti harapan kakek dulu. ichsana sudah saatnya kau kembali pada kehidupanmu, mereka membutuhkan kehadiranmu,tanah airmu butuh akan bakatmu, serta keluarga mu rindu pada sosok putri manjanya ini. hentikan semuanya nak,jangan kau egois dan mementingkan kehendakmu saja, pandang ibumu yang setiap malam harus terjaga melepas segala rindunya pada tuhan,agar salam rindu nya tersampaikan padamu"


"aku masih ragu kek, aku tak ingin hidup dalam kekangan dan peraturan yang tertera, aku hanya ingin hidup seperti orang-orang diluar sana,bebas menjadi dirinya sendiri dan sesuka hati menyampaikan pendapatnya.aku tak ingin hidup dengan kemewahan yang ada, aku hanya ingin hidup sederhana dan bahagia hingga masa tua itupun tiba"


"tapi kau istimewa nak, kau terlahir dalam keluarga bangsawan,yang menjadi panutan bagi seluruh rakyatnya. tidak semua orang berada dalam posisi mu nak, kau harus bersyukur atas semua nikmat yang tuhan berikan padamu, maka wujud dari syukurmu itu adalah menjadi diri mu sendiri,dan kembali pada posisi yang semestinya, saat tuhan menitipkan amanah itu padamu,kau harus menjaga amanah itu dengan baik nak. ingat ichsana! kau harapan bagi semua orang disana"


"nanti akan aku pikirkan lagi,semua nasehat kakek" ujar ichsana seraya menghapus air mata dipipi nya dan sang kakek


"kek boleh aku tanya? "


"tanyakan apa yang menjadi gulan gulanda hatimu ichsana"


"kakek siapa hayyo"


"kakekku lah........"


jawab ichsana yang membuat sang kakek terkekeh mendengar nya.


"apa yang ingin kau tanyakan ichsana? dari tadi kau menggoda kakek saja"


"bagaimana awal kisah pertemuan kakek dan nenek? "

__ADS_1


"dulu saat nenekmu seusia mu, nenekmu itu gadis yang cuek dan pemarah, tapi entah? kenapa dari ribuan gadis yang dekat dengan kakek ,hanya nenekmu lah yang membuat kakek terpesona akan sikapnya itu, anehkan! tapi kakek tak peduli akan hal itu, hingga terucap sumpah jika suatu hari nanti nenekmu akan menjadi milik kakek. lalu takdir mempertemukan kita lagi,saat pesta rakyat terjadi.dari situ kakek memaksa kakek buyut mu untuk segera melamar nenek mu, tanpa disangka sikap ini menurun ke ayahmu."


mereka tertawa bersama karenanya, jika harus mengingat hal terkenang ini ada hal lucu yang terselip saat kita menceritakan kembali kisahnya.


"lalu apa yang kakek buyut lakukan kek? "


"ya melamarnya jadi istri kakek ,apalagi "


"apa nenek begitu mencintai kakek seperti halnya kakek yang begitu mencintai nenek? "


"menurutmu siapa yang akan menolak pesona kakekmu ini"


"cih narsis sekali kakek, dasar sok kegantengan" cibir ichsana penuh gurauan


"kenyataan nya memang seperti itu ichasa"


sang kakek hanya nyengir tak bersalah dan merasa menang dari perdebatan argument dengan cucunya"sekarang gantian kakek yang nanya, kenapa kau mempertanyakan masalah cinta pada kakek? apa kau sekarang sedang jatuh cinta pada seseorang ichsana"


pertanyaan kakek membuat ichsana tertohok dan terdiam seketika,sang kakek yang mendapati perubahan sikap dari cucunya itu tersenyum penuh arti.ia juga pernah muda,jadi tau bagaimana rasanya jatuh cinta, ya begini sikap seseorang yang sedang jatuh cinta seperti halnya ichsana.


"kau mau jujur dan mengatakan pada kakek, siapa lelaki yang kau cintai ichsana?"


mendengar kembali pertanyaan sang kakek yang selalu menanyakan hal sama dan masih berhubungan.membuatnya bersemu malu


ia mengelak semua pertanyaan yang kakek berikan padanya. hingga tanpa sadar jika rasa ini tumbuh begitu dalam dihatinya.

__ADS_1


El jalaluddin Rumi nama lelaki yang terpatri dalam kalbunya


__ADS_2