DUBE (Wonezza Part 1)

DUBE (Wonezza Part 1)
eps 7


__ADS_3

"saya terima nikahnya huremafatma sulaiman binti sulaiman dengan maskawin tersebut dibayar tunai"


dengan lantang rumi melafalkan janji sucinya terhadap gadis yang selama ini ia cintai,gadis yang membuatnya terikat pada pesonanya, gadis yang membuat rasionalnya tak henti untuk memikirkannya. hurem, putri ke 3 dari raja sulaiman lah yang kini resmi menjadi pasangan hidupnya.


setelah akad berlangsung, mempelai wanita memasuki altar akad pernikahan dengan begitu anggunnya. ia mencium punggung telapak tangan rumi, seraya rumi mengecup lembut puncak kepalanya dengan gumaman doa yang terucap.


senyum kebahagiaan terpancar jelas di wajah mereka, namun tampak kesedihan yang tersembunyi dibalik senyuman hurem.


walimah ursy pun digelar secara sederhana,namun berkelas. seminggu setelahnya baru ada acara resepsi pernikahan yang digelar begitu mewah dan meriah.


malam pun tiba, nampak rumi yang duduk disamping ranjang dengan menetap lekat istrinya yang baru ia nikahi beberapa jam lalu,sedang asyik melepas aksessoris di tubuhnya. tak lama kemudian......


greppp.....


rumi memeluk tubuh hurem dari belakang, kepalanya ia sandarkan pada pundak hurem seraya menatap cermin didepannya.


"hay, sedang memikirkan apa sayang?"


blush........


pipi hurem seketika merona,mendengar panggilan rumi padanya. belum usai ia terkejut dengan sikap rumi yang memeluknya tiba-tiba ,sekarang rumi membuatnya jantungan akan perkataan nya.


" lho sayang, kok nggak dijawab sih pertanyaanku"


"nggak ada apa-apa kok pangeran , lebih baik kamu mandi duluan gih, aku masih agak lama ngelepas ini semua"


"nggak mau, maunya mandi bareng sama kamu"

__ADS_1


ujar rumi merengek layaknya anak kecil,seraya mengusel uselkan kepala nya ke ceruk leher hurem.


"pangeran ini gel...... "


cupp.......


belum usai hurem berbicara,rumi sudah membungkamnya dengan kecupan manis dibibirnya. pipinya kembali merona akan sikap spontan rumi barusan


"rasa strawberry,hmm lezat.... manis juga"


sahut rumi seraya menjilat bibirnya,hurem hanya tertunduk malu karenanya.


"jadi, bagaimana penawaranku tadi istriku yang manis,mau kah kamu mandi bersama dengan ku" ujar rumi yang tak henti hentinya menggoda hurem yang disandra malu.


"pangeran ku tampan, aku masih belum selesai dengan semua ini, jadi sekali lagi aku tekankan, silahkan anda mandi duluan ya"


"saat aku mengambil first kiss mu tadi"


bisik rumi dengan nada eksotis nya.


hurem yang mendengarnya seketika melebarkan matanya dan


"RUMI.................. "


teriaknya disaat rumi menghilang dari sisinya. sedangkan dikamar mandi rumi hanya bisa tertawa dibalik kekesalan istrinya itu.


disisi lain..........

__ADS_1


pengumuman hasil akhir pemenang kompetisi seni fotografi akan segera di selenggarakan.


nampak seorang gadis cantik dengan anggunya,menggenakan gaun mewah nan glamaour duduk berdampingan dengan para peserta kompetisi lainnya, selama sebulan ini ia akrab dengan beberapa peserta dan coach yang menemaninya.3 hari sebelum pengumuman rumi izin untuk undur diri dahulu karena ada masalah keluarga. dan kini hanya dirinya yang tersisa di ajang kompetisi, tanpa coach atau perwakilan kampus yang menemaninya.


namun ia tak ambil pusing dari keadaannya, walau dia harus berjuang sendiriian tekadnya pun sudah bulat jika kemenangan harus ia raih waktu itu juga.


kini tiba saatnya pengumuman pemenang kompetisi .


"hey, apa kau takut kalah nona ichsana"ujar lelaki tampan seusianya sekaligus peserta kompetisi yang duduk bersebelahan dengannya.


"jangan kau kira aku pesimis akan bakatku tuan caren "jawab ichsana sedikit sinis tapi penuh intrik candaan yang tersirat.


"wow aku takut akan singa gurun ini"


kemudian mereka tertawa lepas karenanya. benar jika caren tau siapa ichsana yang sesungguhnya .karena dirinya juga masih berkerabat dekat dengan gadis yang disebut nya singa gurun itu


"apa kita masih bisa bertemu lagi setelah acara ini berakhir ichsana"


"tentu, kenapa tidak"


"tapi kau kan tidak tinggal diistana ichsana, lalu bagaimana..... " belum usai ia berbicara


"aku akan kembali ke istana setelah acara ini berakhir, kakakku hari ini melaksakan akad pernikahan nya, dan aku sudah janji untuk hadir dalam acara tersebut. jadi kau bisa menemuiku disana" sahut ichsana seketika.


" tenanglah!persahabatan kita nggak akan berakhir tragis seperti bayangan mu ,kita kan best friends forever"ujar ichsana tersenyum lebar seraya merangkul pundak caren


"andai kau bisa menganggapku lebih dari seorang sahabat ichsana"

__ADS_1


__ADS_2