Dukun Masuk Isekai

Dukun Masuk Isekai
Prolog


__ADS_3

Gelap sekali disini, seperti tidak ada apa-apa. Sulit sekali berbicara disini, apakah aku telah mati?. Kenapa ada suara berisik yang menyuruhku untuk mengisi data. Apakah aku akan di hidupkan kembali di dunia?.


"Siapa nama kamu?" tanya Sistem


Nama?, Aku bahkan tidak tau siapa namaku yang dulu, aku coba beri nama asal saja, namaku Ferdy.


"Kemampuan apa yang mau kamu miliki?" tanya Sistem


Kemampuan?, Aku bahkan tidak tau kemampuan apa yang aku inginkan?, Setelah ku pikirkan, aku ingin kemampuan yang sama dengan profesiku dulu.

__ADS_1


"Kamu mau jadi ras apa didunia baru?" tanya Sistem


Ras?, Ternyata disana ada Ras juga, sama seperti indonesia. Aku tetap akan menjadi Ras manusia saja.


Selamat kamu telah memulai petualangan baru kamu di dunia baru dan Sistem telah online. Objek akan di kirimkan ke dunia baru. Objek akan memulai mengirim data dan memasukkan data yang telah di isi oleh Ferdy.


[ Nama : Ferdy, Level : 1, Skill : Santet, Profesi : Dukun, Str : 1, Vit : 1, Int : 1, Agi : 1, dan Spd : 1. ]


__ADS_1


Ferdy mulai berjalan menyusuri kawasan hutan itu. Namun dari jauh terdengar suara hewan yang sedang berlari mendekatinya. Ferdy pun siaga dan mencoba bersembunyi di balik pepohonan. Suara itu pun sudah dekat dengan Ferdy lalu berhenti begitu saja. Ferdy pun mencoba mengintip sedikit dari balik pohonnya. Perlahan namun pasti, Ferdy mencoba melihat hewan apakah yang ada di depannya. Namun Ferdy tidak melihat apa-apa. Ferdy merasa Lega dan kembali terduduk lalu mengelus dadanya.


Tanpa dia sadari ternyata hewan itu sudah berada di belakangnya dari tadi. Ferdy mendengar suara teriakkan yang sangat dekat dengannya. Ferdy pun yang terduduk mencoba melihat ke atas, ternyata hewan itu sudah ada di depannya. Betapa terkejutnya Ferdy melihat banteng yang bisa berdiri dan punya tubuh berotot.


Hewan itu mencoba memukul Ferdy namun Ferdy mengelak dan lari ke balik pohon lainnya. Ferdy pun duduk kembali dan tak sengaja memegang telapak tangannya. Yang membuat Ferdy melihat semua isi kemampuan yang ia miliki. Ferdy pun akan mencoba kemampuannya untuk mengalahkan banteng besar tersebut.


Ferdy mencoba duduk dan mencoba mantra yang gunakan untuk menyantet. Tak berapa lama banteng itu mencoba mendekat ke arah Ferdy yang sedang duduk dan membaca mantra. Banteng itu pun mencabut pohon tempat berlindung Ferdy dan terlihatlah Ferdy yang sedang duduk dibalik pohonnya. Dengan perasaan marah, banteng itu pun akan memukul Ferdy yang sedang duduk.


Tiba-tiba banteng itu terhenti pukulannya terhadap Ferdy yang sedang duduk. Banteng itu pun memegang lehernya dan terduduk di tanah. Ferdy kemudian membuka matanya lalu berdiri sambil melihat bantengnya tadi. Banteng itu terlihat kesakitan lalu tiba-tiba keluar darah dari mulutnya. Tak berapa lama, banteng itu seperti mau memuntahkan sesuatu dari mulutnya.

__ADS_1


Bersambung


__ADS_2