Dukun Masuk Isekai

Dukun Masuk Isekai
Menumpang Kereta Kuda


__ADS_3

Ferdy dan Alicia melanjutkan perjalanan menuju ke kota Born sebelah barat atau biasa di sebut Born-West. Ferdy pun membawa ketua bandit bersamanya agar mendapatkan hadiah karena menangkapnya. Selama perjalanan Ferdy selalu memikirkan tentang pahlawan sebelumnya yang mungkin tau tentang dunia ini sebelumnya sewaktu dia di panggil.


Ferdy sebenarnya tidak mengingat kenapa dia mati ke dunia, yang di ingat cuma profesi sebelumnya adalah dukun. Ketika Ferdy sedang memikirkan sesuatu tiba-tiba ada sesuatu yang datang dari belakangnya. Seperti suara kuda yang di tunggangi dengan kencang. Ferdy pun was-was lalu memandang ke belakang.


Ferdy melihat sesuatu yang memang mulai mendekat ke arahnya. Semakin dekat maka semakin terlihat jelas. Ketika sudah mendekat, kereta kuda itu pun berhenti di depan Ferdy dan Alicia.


"Kalian mau kemana?" tanya penunggang kuda itu


"Saya mau ke kota Born-West untuk menyerahkan orang ini kesana" ucap Ferdy sambil menunjukkan orangnya


"Kalau begitu kalian menumpang denganku, saya seorang pedagang yang kebetulan mau kesana juga" ucap penunggang kuda itu


"Baiklah kami akan menumpang" ucap Ferdy


Ferdy dan Alicia pun naik ke dalam kereta kuda pedagang itu. Perjalanan ke kota Born-West pun berlanjut dengan menggunakan kereta kuda. Selama perjalanan Ferdy pun berbicara kepada Alicia.


"Alicia, kamu tau siapa yang memimpin di kota Born-West?" tanya Ferdy

__ADS_1


"Disana di pimpin oleh kelima keluarga Scarlett, jadi di kota Born terdiri dari Born-West, Born-East, Born-South, Born-North dan ibukota Born-Utopia" jawab Alicia


"Jadi siapa pemimpin di kota Born-West?" tanya Ferdy


"Dia adalah wanita berambut pendek tapi sayangnya saya lupa namanya karena dia ini jarang terlihat dan sering menyembunyikan identitasnya" jawab Alicia


"Maksudmu dia ini masih misterius, terus bagaimana dia memimpin di Born-West jika rakyat tidak tau tentangnya?" tanya Ferdy kembali


"Disana negara bebas, makanya banyak guild dan katanya ada rumor bahwa sang pemimpin juga ada di guild walaupun masih tidak ada bukti yang akurat" jawab Alicia


"Jadi ada kemungkinan kita bertemu dengan dia di guild?" tanya Ferdy


"Dukun itu memiliki kemampuan menerawang, mudah-mudahan skill penerawangan bisa muncul ketika dapat pekerjaan dari guild" ucap Ferdy


"Menerawang itu apa?" tanya Alicia


"Menerawang itu, agar membuat kita bisa tau identitas orang itu" ucap Ferdy

__ADS_1


Mendengar hal itu Alicia pun menjauhi Ferdy. "Tenang saja, aku belum menemukan kemampuan itu" ucap Ferdy


Alicia pun menghembuskan nafas lega karena mendengar bahwa Ferdy belum memiliki kemampuan menerawang. "Memangnya apa yang kamu takutkan jika aku memiliki kemampuan itu?" tanya Ferdy


"Aku malu jika di lihat semua termasuk ukuran buah dadaku" ucap Alicia


"Memang berapa ukurannya?" tanya Ferdy


"Ukurannya B-cup" jawab Alicia sambil malu-malu


"Masih berisi, Gak terlalu tepos" ucap Ferdy dengan santainya sambil memperhatikannya


Melihat hal itu, Alicia pun menampar Ferdy dengan kencangnya. "Kamu kenapa melihatnya begitu, kan aku malu?" ucap Alicia sambil memegang untuk menutupinya


"Supaya aku yakin saja dengan ukuran sebenarnya" ucap Ferdy sambil mengusap pipinya yang di tampar lagi


Setelah lama dalam perjalanan, akhirnya Ferdy melihat gerbang kota Born-West. Gerbang itu pun di tutup dengan kayu melintang ke atas dan kereta kuda terpaksa berhenti untuk meminta izin agar bisa masuk ke dalam kota.

__ADS_1


Bersambung


__ADS_2