
Sesampainya di gerbang kota Born-West, Ferdy pun lalu duduk sambil membakar kemenyan di atas piringnya. Ferdy kemudian mengucapkan mantra santet kepada pasukan bandit kalajengking hitam. Namun ketua bandit tetap maju sendiri tanpa mengetahui pasukan yang ada di belakangnya. Setibanya ketua bandit di gerbang Born-West, ketua bandit pun merasa aneh karena suara pasukannya tidak terdengar di belakangnya.
Ketua bandit pun menoleh ke arah belakangnya dan melihat semua pasukannya tumbang semua dari kuda yang di tunggangi. Ketua bandit pun lalu turun dari kuda dan mendatangi pasukannya yang tumbang dan berada di dekatnya.
"Lo kenapa, ayo berdiri, kita habisi semua!!!" pekik ketua bandit yang mencoba membuat pasukan bandit
Namun itu percuma karena pasukannya mengerang kesakitan di bagian perut seperti di tusuk oleh jarum tajam. Ketua bandit pun marah dan mencoba untuk bernegosiasi dengan penjaga gerbang. Namun karena penjaga gerbang sudah ketakutan dan lari maka Ferdylah yang keluar dari gerbang penjaga. Ferdy pun berjalan sambil mendekati ketua bandit selain itu Ferdy juga membawa Anne dan Alicia bersamanya.
"Lo apakan mereka semua?!!!" teriak ketua bandit yang marah
__ADS_1
"Tenang saja, gue hanya membuat mereka kesakitan nanti juga akan sembuh, sebaiknya lo menyerahkan diri" ucap Ferdy menantang ketua bandit
"Apa maksud lo, lo mau menantang gue!!!" ucap ketua bandit sambil menunjuk-nunjuk namun Ferdy tetap tak bergeming melihat ancaman dari ketua bandit
"Iya, gue akan tantang lo, tapi lo mesti menghadapi Anne dulu, baru melawan gue kalau lo gak bisa ngalahin dia, jangan harap bisa melawan gue" ucap Ferdy memberikan tantangannya kepada ketua bandit
Ketua bandit pun menyetujui persyaratan yang di berikan Ferdy. Ketua bandit pun mau melawan Anne untuk membebaskan pasukannya dan mengalahkan orang yang meremehkannya. Anne pun mendekati Ferdy sembari bertanya. "Ferdy apakah gak apa-apa, jika aku yang menghadapinya?" tanya Anne
"Jadi ini tantangan agar gue bisa gabung?" tanya Anne kembali ke Ferdy
__ADS_1
"Iya, sebaiknya kamu serius melawannya" ucap Ferdy yang sadikit khawatir
Anne pun dengan berani maju ke depan dan mengeluarkan pedangnya. Begitu juga dengan ketua bandit yang juga memegang pedang andalannya. Anne dan ketua bandit pun memberi salam terlebih dahulu, itu adalah sebagai tanda bahwa duel ini sudah di setujui.
Duel pun di mulai dengan serangan pertama dari ketua bandit yang mencoba mengayunkan pedang lurus namun Anne berhasil mundur lalu Anne pun mulai mengayunkan pedangnya ke arah samping dan berhasil di tepis oleh ketua bandit.
Ketua bandit pun mulai kesal karena serangan tiba-tibanya tidak masuk sebelumnya dan ketua bandit malah di serang balik. Ketua bandit pun mencoba menyerang bagian samping dan di tepis kembali. Pertarungan berlangsung sengit antara Anne dan juga ketua bandit. Di tengah pertandingan, Anne pun berdiam sejenak seolah menunggu serangan yang masuk.
Karena ketua bandit merasa di longgarkan pertahanan dari Anne, ketua bandit pun tanpa pikir panjang langsung mengambil kesempatan menyerang Anne supaya Anne langsung kalah. Namun ketika pedang ketua sudah mulai mendekati Anne, tiba-tiba pedangnya menjadi patah jadi dua dan membuat ketua bandit kaget lalu terjatuh ke tanah. Ketua bandit pun melihat ke pedangnya yang patah lalu tanpa di sadari pedang Anne sudah berada di lehernya. Ketua bandit pun terdiam membeku dan menyerah dalam duel dan membuat Anne berhasil memenangkan pertandingan.
__ADS_1
Bersambung