Dukun Masuk Isekai

Dukun Masuk Isekai
Diserang Bandit


__ADS_3

Setelah selesai beristirahat, Ferdy, Anne dan Alicia pun melanjutkan perjalanan ke kota beast untuk mencari artefak dukun yang di curi. Dalam perjalanan, Ferdy mendengar suara seseorang sedang mendekat. Ferdy pun menghentikan kudanya, yang lain pun juga ikut berhenti lalu bertanya ke Ferdy, "Ferdy, kenapa kita berhenti disini?", tanya Anne.


"Ada yang mendekat, kalian bersiaga, takutnya mereka adalah musuh", ucap Ferdy.


Anne dan Alicia pun bersiap menyerang jika ada yang mendekat. Tak berapa lama suara itu pun berhenti dan Ferdy pun bilang, "Aku akan membuka penglihatanku, kalian jaga aku biar nggak di serang".


"Baiklah kami akan menjagamu", ucap Alicia dan Anne serempak.


Ferdy pun membuka penglihatan dan melihat segerombolan bandit yang sedang mengelilingi di sekitar hutan. Ferdy melihat ada 15 orang bandit dan mereka semua membawa senjata. Setelah menerawang, Ferdy pun memberitahu keberadaan dan jumlah bandit kepada Anne dan Alicia.


Alicia pun bersiap menembakkan panah ke arah yang di tunjuk Ferdy dan sambil menunggu aba-aba dari Ferdy, baru Alicia bisa menembak.


Tak berapa lama Ferdy pun memberi aba-aba, "Satu, dua, tiga, tembak!!!", teriak Ferdy.

__ADS_1


Panah pun di lepaskan dan benar saja mengenai seorang komandan bandit, seketika semua bandit pun keluar dari persembunyian dan mulai menyerang karena marah komandan pasukannya di bunuh. Ketika semua bandit keluar, Ferdy malah menghentikan para bandit untuk menyerang.


"Kamu kenapa menghentikan kami?", tanya salah seorang bandit.


"Aku kasihan sama kalian, kalian hanya menyia-nyiakan nyawa kalian", ucap Ferdy.


"Sok jago banget kalian, kami nggak takut, memangnya kalian siapa mengancam kami, kami ini bandit nomor 2 dan semua orang takut jika bertemu kami", ucap salah satu bandit.


"Aku kira nomor 1, cuma nomor 2", ucap Ferdy.


Karena kelamaan bicara, Ferdy pun diam-diam meninggalkan pembicaraan bandit. Tak lama setelah menghabis bercerita, bandit melihat tidak ada orang lagi yang terkepung. Salah satu bandit pun menyuruh untuk mengejar Ferdy dan teman-temannya. Pasukan bandit yang berjumlah 9 orang pun mengejar Ferdy. Namun Ferdy tetap tenang dan mencoba mengeluarkan hantu dari tongkatnya.


Setelah mengucapkan mantra, keluarlah tuyul dan membuat Ferdy nepok jidat. Ferdy pun bertanya kepada tuyul yang duduk di atas kudanya, "Yul, kenapa kamu sih yang keluar, ruwo mana?.

__ADS_1


"Mereka bilang, aku mesti di ospek dulu, jadi aku di suruh maju duluan, mereka juga bilang ini salah satu syarat untuk bergabung di komunitas tongkat sakti", ucap tuyul.


"Kamu kenapa mau saja di bohongi?, Jadi kamu bisa nggak mengatasi bandit itu?" tanya Ferdy.


"Tenang saja tuan bandit lebih mudah menghadapinya", ucap tuyul.


Setelah itu tuyul itu pun menghilang, dan berada di depan para bandit. Bandit pun heran melihat ada seorang anak yang berada di depan mereka. Mereka pun berhenti lalu menghampiri tuyul dan bertanya, "Kamu kenapa sendirian di hutan?", tanya bandit


"Nggak apa-apa, kalian mau uang", ucap tuyul.


"Pastinya, kami kan bandit pasti butuh uang", ucap salah satu bandit.


Tak berapa lama tuyul pun mengeluarkan uang dan meletakkan di tanah. Seketika para bandit pun berhenti mengejar Ferdy dan teman-temannya. Para bandit malah terpengaruh oleh harta yang di berikan tuyul.

__ADS_1


Bersambung


__ADS_2