
TRIGGER WARNING! DESKRIPSI MAYAT DAN JUGA KEKERASAN! BACA DENGAN RESIKO SENDIRI!
...Tanpa sadar 3 hari telah berlalu pada desa di atas gunung ini dan semua peserta menganggap bahwa rintangan dari dunia cermin hanyalah lelucon belaka, tapi setelah selesai membantu para penduduk kemudian Kembali ke villa kami semua di kagetkan oleh keributan dari beberapa rumah penduduk yang disertai teriakan dan juga tangisan....
...Kami semua memutuskan untuk melihat apa yang terjadi tapi sebelum kami mengerti apapun sesuatu melompat kedepan kami semua dan menyerang kearah-ku, secara spontan aku mengambil sabit yang tergeletak di dekatku dan melindungi diri dengan senjata yang baru aku dapat....
..."05! Yang ada didepan-mu adalah seseorang!"...
...02 berteriak dengan panik sedangkan 01 dan 03 sudah bersiap melindungi kedua peserta lainnya....
..."Aku tau! Tapi kenapa orang ini secara tiba-tiba menyerang-ku, persiapkan diri kalian semua! Ada hal aneh yang terjadi di desa ini sekarang cari senjata kalian!"...
...Aku mencoba menyingkirkan penduduk yang terus mencoba melukai-ku tapi dia bergerak dengan cara yang aneh, setelah melihat secara baik hal yang aku lihat membuat-ku kaget dan tidak percaya....
..."Ini adalah mayat!"...
...Semua peserta melihat kearah ku dengan bingung dan juga tidak percaya. Memutuskan jika mahluk yang ada di depan ku bisa disingkirkan aku akhirnya memutuskan untuk menusuk organ vital miliknya, tapi mahluk ini tetap bergerak....
..."05! Coba targetkan kepala-nya!"...
...02 berteriak dari jauh dan aku secara cepat langsung melakukan apa yang dikatakan oleh 02, memegang dengan kuat sabit yang ada ditangan aku lalu mengayunkan-nya ke leher mahluk ini. Dalam sekejap leher mahluk itu terpotong tapi berhenti di tengah karna tulang yang ada....
...Aku mengira mahluk ini tidak akan bergerak lagi setelah menerima sayatan seperti itu tapi aku salah mahluk ini, tidak mayat hidup ini masih bisa bergerak walau kepalanya hampir terlepas dari tubuhnya. Menarik sabit-ku sekali lagi dan mengayunkannya ke tempat yang sama dengan kekuatan yang lebih, akhirnya kepala mayat ini terputus dari tubuhnya dan tubuhnya berhenti sejenak sebelum terjatuh seperti boneka yang rusak....
..."05 kau lebih baik membersihkan dirimu dari cairan yang dikeluarkan oleh mayat itu"...
...03 memberikan sapu tangannya kepada ku dengan muka pucat sedangkan 01 menenangkan kedua peserta lainnya yang sedang memunthakan isi perut mereka, aku menggambil sapu tangan milik 03 dan membersihkan tangan beserta dengan muka-ku yang terkena darah....
..."Kalian semua, kita mungkin lebih baik langsung Kembali ke villa dan mengambil barang-barang kita. mayat hidup seperti ini pasti bukan hanya ada satu saja dari teriakan penduduk yang tadi terdengar"...
...Kami langsung berjalan Kembali ke villa dan benar saja di pertengahan perjalanan kami ada dua mayat hidup yang berlari kearah kami semua dari jalan yang sebelumnya kami lewati....
..."02 dan 04 kalian jalan duluan ke villa! kami akan mencoba menghadang mayat-mayat hidup ini, 01 dan 03 kalian lebih baik menebas mereka langsung di kepala daripada mencoba seperti-ku tadi"...
...01 dan 03 langsung memegang senjata yang mereka ambil saat ada di desa dan langsung menangani satu mayat hidup sedangkan aku menangani yang lainnya....
__ADS_1
..."Kalian berdua lebih baik mendengarkan 05, jika kalian tinggal disini kalian hanya akan jadi beban"...
...01 berkata sambil mengayunkan kapak yang ia pegang, 02 dan 04 yang tadinya ragu langsung berlari kearah villa....
..."03 mungkin lebih baik kau menyusul dengan 02 dan 04, aku dan 01 bisa menahan mayat ini tapi kedua orang itu tidak sama jadi jaga mereka"...
...Aku berkata sambil mencoba menghalang mayat yang terus mencoba menyerang-ku, 03 mengerti apa yang aku mau dan langsung menyusul kedua orang itu setelah meninggalkan pesan....
..."Kalian berdua harus Kembali juga ke villa, aku akan menunggu kalian"...
...Yang tersisa di jalan menuju villa sekarang hanyalah aku dan juga 01, aku terus mencoba memutuskan kepala mayat hidup yang ada di depan-ku dan juga memperhatikan 01. Dari observasi-ku walau 01 terlihat handal menangani mayat yang ada di depannya 01 selalu mengelak saat kapaknya berada di dekat kepala mayat itu, 01 mungkin bekerja sebagai seorang polisi? Tapi polisi tidak akan memiliki banyak luka seperti dia atau mantan militer? Tapi umur dan juga ketidak inginannya mengambil Tindakan keras ke mayat akan menjatuhkan teori ini....
...Mungkin 01 bisa menjadi variabel tidak stabil melebihi dari peserta yang lain, aku harus memasukannya sebagai target observasi lanjut. Setelah selesai mengukur 01 aku langsung meyelesaikan mayat yang ada di depan-ku dan langsung membantu 01, saat aku memutuskan kepala mayat terakhir 01 berpaling dari-ku....
..."01 apa kau belum pernah mengambil nyawa seseorang?"...
...Aku bertanya sambil mengibaskan darah yang ada di sabit-ku, dan berjalan kearah 01....
..."aku hanya pernah membuat orang masuk kerumah sakit itu saja, pada dunia yang sekarang jika kau mengambil nyawa seseorang kau bisa ditangkap dan dihukum"...
..."kalau kau sendiri bagaimana 05? Kenapa kau bisa menebas semua mayat hidup itu tanpa berkutik? Aku kira kau sebenarnya adalah dokter di dunia nyata dari cara mu memeriksa mayat dan juga mengobati penduduk desa"...
...01 terlihat akan menyerang-ku jika aku menjawab tidak sesuai dengan ekspetasinya....
..."Di dunia kita ada beberapa pekerjaan yang membolehkan seseorang mencabut nyawa orang lain, seseorang yang mengobati bukan berarti tidak bisa melukai. Seperti yang kau bilang yang aku tebas adalah mayat hidup mereka bukan manusia yang hidup tapi hanya mayat yang bisa bergerak, untuk pekerjaan aku sudah tidak bekerja untuk mencabut nyawa lagi"...
...Aku meninggalkan 01 dan berjalan kearah villa sambil melihat keadaan lingkungan sekitar, sedangkan 01 mengikuti-ku dari belakang. Perjalanan kami berdua sangatlah sunyi dan hanya didampingi bunyi dedaunan dari pohon sekitar....
...***...
...Sesampainya kami berdua di villa, peserta yang lain sudah menunggu kami dengan tas-tas bawaan kami. tetapi sebelum kami semua sempat pergi dari sini pemilik villa memberhentikan kami di depan gerbang....
..."Para pengunjung kenapa kalian akan pergi?"...
...Pemilik villa bertanya sambil memegang sebuah ikatan bunga....
__ADS_1
..."Nyonya pemilik villa kau lebih baik pergi dari tempat ini, di desa ada kejadian aneh dimana mayat-mayat hidup berkeliaran!"...
...04 berkata sambil memeluk dirinya sendiri, aku bisa melihat kalau dia masih trauma denga napa yang dia lihat saat di desa begitu juga dengan 02 yang masih pucat....
..."Mayat hidup? Hah akhirnya para penduduk yang bodoh itu mendapatkan bayaran mereka, para pengunjung kalian tidak perlu takut dan saya harap kalian bisa beristirahat dengan tenang karna mayat hidup di desa tidak akan berani masuk kedalam villa ini"...
...Kami semua melihat pemilik villa dengan aneh, tidak mungkin mahluk-mahluk yang ada di desa tidak akan berani masuk ke villa ini. Tapi pemilik villa terus meyakinkan kami....
..."Jika para pengunjung tidak percaya kalian bisa menunggu selama sehari, jika ada mayat hidup yang naik kesini maka saya tidak akan menghalang kalian semua"...
...Setelah berkata seperti itu pemilik villa meninggalkan kami semua berdiri sendiri di gerbang villa....
..."Menurut kalian bagaimana? Apa kalian mau tinggal dulu disini dan melihat apa yang dikatakan pemilik villa adalah hal yang asli?"...
...Aku bertanya ke peserta lainnya dan 03 langsung menjawab setelah berpikir sebentar....
..."Jika apa yang dikatakan pemilik villa benar hal ini akan baik bagi kita, villa ini juga sebenarnya tempat yang bagus untuk dipakai sebagai benteng jika kita dikejar mayat hidup dari desa"...
...Perkataan milik 03 masuk akal tetapi 04 terlihat akan marah....
..."Apa kalian tidak melihat monster-monster itu! Kita harus mencari tempat lain yang lebih aman!"...
...04 berkata sambil menarik kerah leher 03 sedangkan 02 yang ada diantara mereka mulai panik dan terlihat seperti sesak nafas, 01 yang melihat ini semua langsung mecoba melerai 04 dari 03. Aku sendiri berjalan kearah 02 dan membantunya menenangkan diri....
..."02 kau tidak apa-apa? Jangan terlalu memaksakan dirimu, 04 kau juga dinginkan kepala mu semua peserta yang ada di sini juga melakukan hal yang terbaik untuk keselamatan mereka jadi tidak ada yang ingin mati"...
...Walau masih terlihat kesal 04 melepaskan tangannya dari kerah 03 dan meminta maaf....
..."Untuk sekarang mari kita coba mempercayai perkataan pemilik villa, jika yang dia bilang hanyalah bualan kitab isa langsung pergi dari sini"...
...Setelah menyelesaikan pertikaian internal diantara kami, kami semua memutuskan untuk melihat keadaan hingga besok....
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Jangan lupa untuk Like, Komen, dan Share cerita ini agar author tetap bersemangat membuatnya!
__ADS_1
One~ Two~ Three~, My Dearest Readers we are getting closer to the finale have you found all the puzzle piece that i hide? or did you miss all of it? well it does'nt matter because in the end the truth will come to light.