
..."Kita telah menunggu dari seharian tetapi tidak terjadi apapun, apa menurut kalian kalau peringatan assist-tem hanyalah candaan?"...
...04 berkata dengan wajah yang berkerut tetapi ini tidak membuat dirinya terlihat jelek, sebagai peserta Perempuan yang ada di 'Dunia Cermin' 04 memiliki paras yang cantik di dampingi dengan rambut merah-nya yang seperti api. ...
...Penampilan ini membuatnya memiliki aura 'jika kau mengganggu aku maka kau harus mau membayar harga yang sepadan' aku juga bisa melihat kalau aura ini bisa dibuktikan dengan bagaimana 04 memiliki otot yang tidak terlalu kelihatan, 04 seharusnya dia memiliki pondasi dalam jurus pertahanan diri tanpa senjata....
..."Tidak, assist-tem tidak memiliki keuntungan untuk bercanda dengan kita tentang bahaya rintangan pertama. Aku ingin mengecek perpustakaan yang ada di villa, siapa tau di sana ada petunjuk yang terlewatkan oleh kita"...
...Walaupun aku berkata seperti itu, aku tidak memiliki keyakinan kalau aku bisa mendapatkan sesuatu dari perpustakaan yang ada di villa. Tetapi melakukan sesuatu lebih baik daripada hanya berdiam diri dan menerima nasib, tidak ada peserta yang tidak setuju dengan perkataan ku dan saat aku ingin pergi ke perpustakaan semua peserta mengikuti diri-ku. Hal ini membuat-ku melihat mereka dengan aneh....
..."Jika kau mau mencari sesuatu di perpustakaan bukannya lebih baik jika ada banyak orang? Kau hanya sendiri dan buku di perpustakaan di villa ini ada banyak, Apa kau mau membaca semua buku itu sendirian? Jadi biarkan kami membantu-mu"...
...03 berkata sambil membenahi kacamata-nya, sedangkan 02 sudah datang disamping-ku sambil memegang lengan baju milikku. 01 dan 04 berjalan bersebalahan juga melihat kearah-ku, aku hanya bisa menghela nafas dan membiarkan mereka mengikuti-ku ke perpustakaan....
..."Aku akan mencari dari rak yang ini, 01 kau pergi ke rak yang ada di samping jendela dan 03 kau temani 01. 02 dan 04 kalian bisa mencari di rak yang berhadapan dari rak 01 dan 03, ingat jika kalian menemukan sesuatu yang aneh langsung beritahu para peserta yang lain dan aku maksud kejadian aneh kalian pahamkan?"...
...Semua peserta memberikan respon yang berbeda kepada-ku tetapi semua respon mereka positif, aku kemudian mulai mencari buku atau dokumen yang mungkin memiliki petunjuk di dalam-nya. ...
__ADS_1
...Mengingat-kan ku tentang buku, aku belum selesai melihat buku tanpa judul karena pemilik villa memanggil kami untuk makan malam. Buku tanpa judul yang sebelum-nya aku baca masih berada di tempat sebelumnya, setelah membaca beberapa halaman buku tanpa judul ini tidak memberikan informasi yang berguna....
...Tetapi setelah melewati halaman awal informasi yang aku dapatkan dari buku tanpa judul membuat-ku sedikit terkejut, tanpa sadar aku mengerutkan dahi-ku dengan serius. Setelah selesai membaca informasi yang ada pada buku ini aku langsung memanggil para peserta lain yang sedasng sibuk membaca, walau mereka binggung kenapa aku memanggil mereka semua para peserta tetap datang untuk mendekati-ku....
..."Batu terakhir ada pada pemilik villa, kemudian tujuan terakhir kita selama ini ada pada villa yang kita tinggali. Lebih tepatnya di taman belakang yang ada di villa, jika kita mau menyelesaikan rintangan ini kita harus menemukan pemilik villa dan membawa ketiga batu yang ada ke makam yang ada di taman belakang"...
...Aku memberitahukan semua poin penting yang harus kami lakukan kepada semua peserta tetapi mereka masih binggung, tanpa pikir panjang aku memberikan buku tanpa judul kepada mereka dan menjelaskan informasi yang aku dapat....
..."Batu yang kita semua cari adalah satu set untuk keluarga pemilik villa, batu dengan ukiran bayi adalah milik dari anak pemilik villa sedangkan batu dengan ukiran lelaki dengan topi Jerami adalah suami dari pemilik villa. Kita hanya kekurangan batu yang melambangkan pemilik villa, aku yakin batu atau kalung ini ada di pemilik villa"...
..."Terus bagaimana kita harus menemukan pemilik villa? Dia sudah hilang dari dua hari yang lalu dan tidak ada yang tau dimana dia sekarang"...
..."Pemilik villa akan mendatangi kita, kutukan yang ada di desa ini tidak akan lengkap tanpa tumbal dan tumbal itu adalah kita semua. Ini alasan kenapa pemilik villa tidak pernah menyentuh kita walau ia memiliki kekuatan untuk mengeliminasi kita semua pada hari pertama, tumbal hanya bisa di tumbalkan pada hari yang tepat dan hari terakhir dari rintangan pertama adalah hari yang ditunggu oleh pemilik villa"...
...Setelah selesai berkata seperti itu aku dan para peserta lain-nya bisa mendengar suara ribut dari pintu depan villa, kami semua bisa melihat bahwa para mayat hidup yang tadinya tidak bisa mendekati batas villa ini telah berkumpul di depan pagar....
...Kemudian yang memimpin mereka semua adalah siluet seseorang kami semua kenal, tanpa lama pagar yang ada di villa terbuka dengan suara yang keras....
__ADS_1
...Bang!...
...Kedua pagar terbuka dan menunjukan pemandangan yang membuat bulu kudup kami semua berdiri, mayat-mayat hidup yang ada membuka jalan untuk seseorang yang kemudian kami bisa lihat dengan jelas siapa orang ini. Yang berdiri di depan kami bukanlah pemilik villa yang terlihat elegan pada hari pertama tetapi hanyalah mayat hidup, salah satu mata pemilik villa kosong dan hanya berisi cacing yang bergeliat di dalamnya tetapi matanya selalu dengan tajam memandang kami semua seperti sebuah mangsa....
...Kemudian baju yang ia pakai sekarang bersimbah dengan darah bercampur tanah dan di lehernya tergantung sebuah kalung dengan batu, batu ini adalah batu yang kami cari....
..."Para pengunjung dari luar kenapa kalian terlihat seperti itu? Apa kalian ingin memutuskan rantai kutukan yang aku taruh pada desa yang berisi dengan para pendosa ini? HAHAHAHAHAHA! KALIAN TIDAK AKAN BISA MEMUTUSKAN RANTAI KUTUKAN INI! KALIAN HANYA AKAN MENJADI TUMBAL UNTUK MEMPERPANJANG KUTUKAN INI HINGGA PARA PENGUNJUNG BARU LAINNYA TIBA!"...
...Pemilik villa berkata dengan penampilan yang gila sambil memegang perut-nya untuk menahan tawa, kami semua akhirnya langsung bersiap jika suatu saat pemilik villa mengerah-kan para mayat hidup yang ada bersama-nya untuk menyerang kami....
..."Kenapa para pengunjung dari luar tidak menjawab saya? Apakah karena wajah saya ini?"...
...Pemilik villa bertanya dengan senyum yang manis sambil memegang muka-nya, senyum yang ia pakai sama seperti senyuman yang dia pernah tunjukan dalam mimpi-ku....
...Tetapi senyuman ini tidak memunculkan rasa hangat seperti yang ada di mimpi, senyuman ini memiliki rasa yang dingin dan haus darah....
..."Para pengunjung tidak usah khawatir, Kerena pada akhirnya semua orang akan terlihat seperti saya. Sebuah mayat yang membusuk.... Tanpa satu anggota keluarga yang bisa mengunjungi-nya.... HAHAHAHA BENAR! KENAPA SAYA HARUS MENANGGUNG SEMUA INI SENDIRI! MEREKA SEMUA DAN KALIAN SEMUA! AKAN MENEMANI SAYA DI DALAM KUTUKAN ABADI INI SEBAGAI MAHLUK YANG TIDAK HIDUP ATAUPUN MATI!"...
__ADS_1
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Jangan lupa untuk Vote, Like, Komen, dan Share cerita ini agar author tetap bersemangat membuatnya!