
...Aku dan 02 telah mencari di semua sudut tetapi kami tidak melihat batu yang kami cari, kami berdua mengira bahwa batu yang kami cari akan ada pada meja persembahan yang berdiri di tengah-tengah kuil ini tetapi yang ada di atas meja persembahan hanyalah dupa dan juga berbagai macam benda ritual lainnya....
..."05 apa mungkin assist-tem berbohong kepada kita?"...
...02 berkata dengan tidak yakin, sambil terus memandangi sekitar kuil....
..."Assist-tem tidak akan mendapatkan keuntungan jika dia berbohong, mungkin batu yang kita cari ada di dekat kuil ini..."...
...Aku mengingat mimpi yang semalam dan langsung keluar dari kuil bersama dengan 02, 02 mengikuti dibelakang-ku dengan bingung tetapi dia tidak bertanya. Setelah berjalan ke belakang kuil dan pergi ketempat dimana pembunuhan anak kecil yang semalam aku mimpikan kami menemukan sebuah kuil yang lebih kecil, kuil ini hanya seperti kotak dengan ukuran tidak lebih dari satu meter persegi dan di dalamnya adalah sebuah batu putih kecil dengan ukiran seorang bayi....
..."05! Ini sepertinya batu yang kita cari! Tapi kenapa kau tidak dari pertama langsung ke sini?"...
..."Aku juga tidak tau kalau batu yang kita cari akan ada disini, kita sudah mendapatkan apa yang kita perlukan jadi sebaiknya langsung Kembali ke villa"...
...Karena 02 juga tau kami tidak mungkin bisa pergi ketempat lainnya tanpa berpapasan dengan mayat hidup ia setuju untuk Kembali ke villa, dalam perjalan Kembali kami ada segerombolan mayat hidup yang berjalan ke kuil di Sungai seperti pasukan dengan misi mencari sesuatu. Hal ini membuat kami berdua bergerak dengan lebih hati-hati agar tidak memperingati mereka dengan keberadaan kami, aku masih bisa melawan para mayat hidup itu tetapi untuk 02 yang tidak memiliki bakat untuk melawan pilihan kami untuk pergi adalah pilihan terbaik....
...Perjalanan kami Kembali ke villa lebih lama daripada perjalanan ke kuil, para mayat hidup yang tadinya hanya berpusat di dekat desa mulai berjalan keluar bersama dengan mayat hidup lainnya. Kami harus mengitari semua mayat hidup yang terlihat dan juga memakai jalan alternatif lainnya yang bisa menuju ke villa. ...
__ADS_1
...Dari pengamatan-ku semua mayat hidup seperti sengaja berjalan di jalur yang mengarah ke villa walau tidak sampai di dekat daerah villa, hal ini membuat ku curiga apakah para mayat hidup ini memiliki kepintaran yang dapat membuat mereka berpikir untuk bersatu dalam grup dan menetap di jalan yang mungkin dilalui manusia....
..."05? 02? Kalian sudah Kembali?"...
...Sesampainya kami berdua di villa hal yang pertama kami lakukan adalah mengecek keadaan dari 04, setelah melihat bahwa 04 masih ada di villa kami bisa menghela nafas lega. Walau pemilik villa berkata bahwa mayat hidup yang berjalan di desa tidak akan bisa masuk kedalam villa aku masih memiliki kecurigaan, para mayat hidup yang ada di desa bisa berkeliaran kemanapun yang mereka mau jadi kenapa mereka tidak bisa masuk ke dalam villa....
..."Kami sudah menemukan batu yang dikatakan oleh assist-tem, dalam perjalan kembali kami berdua bertemu dengan segerombolan mayat hidup yang berjalan seperti sebuah tim menuju ke kuil yang ada di dekat Sungai. Dari pengamatan-ku saat Kembali ke villa ada kemungkinan besar para mayat hidup yang berkeliaran di desa memiliki kepintaran, jika 01 dan 03 bertemu dengan gerombolan mayat hidup dan tidak menghindari mereka yang akan terjadi adalah hal yang tidak baik"...
...Aku tidak menyembunyikan hal yang aku sadari di saat Kembali ke villa pada kedua peserta lainnya, pada situasi yang sudah seperti ini jika aku menyembunyikan informasi yang bisa membahayakan seluruh peserta aku hanya akan mendapatkan kerugian. Jika ada peserta yang mati diantara kami semua, aku yakin para peserta yang lain akan jatuh kedalam perasaan bersalah dan ini akan membuat mereka tidak fokus dalam menyelesaikan rintangan pertama....
..."Jika 01 dan 03 tidak Kembali sampai matahari turun aku akan pergi mencari mereka di ladang desa, aku harap kalian berdua untuk mementingkan nyawa kalian dan berlari ke tempat yang telah kita setujui jika villa ini dimasuki oleh mayat hidup kalian berdua mengerti?"...
...Melihat keluar aku mengerutkan dahi-ku, tetapi aku masih menunggu hingga matahari benar-benar turun sebelum pergi mencari 01 dan 03. Di saat matahari sudah benar-benar teggelam aku memberitahukan kepada kedua peserta yang ada di villa tentang rencana yang sudah mereka dengar sebelum pergi kedepan villa untuk pergi ke desa, tetapi sebelum aku membuka gerbang villa untuk keluar dari kegelapan aku bisa melihat dua bayangan yang berjalan dengan tidak stabil....
...Aku langsung membuka gerbang setelah melihat bahwa kedua bayangan itu adalah 01 dan 03, mereka berdua terlihat seperti orang yang telah melewati pertarungan yang sulit dengan baju yang penuh dengan cipratan darah kering dan juga beberapa potongan daging....
..."Apa kalian berdua bertemu dengan gerombolan mayat hidup?"...
__ADS_1
...Sambil membantu 03 yang hampir terjatuh aku bertanya tentang apa yang terjadi kepada mereka tetapi tidak ada jawaban sama sekali, melihat kalau mereka berdua tidak memiliki energi untuk menjawab aku tidak bertanya lagi dan memanggil kedua peserta lainnya....
...Setelah memeriksa keadaan dari 01 dan 03 aku bisa menghela nafas lega, selain luka dari lecet di kulit mereka berdua tidak memiliki luka yang lebih parah ataupun luka dari serangan mayat hidup. Aku menyuruh mereka membersihkan diri mereka dulu sebelum membantu membalut dan juga memberikan obat kepada luka mereka berdua, saat aku membantu 01 mata miliknya terus mengawasi ku sperti mencari jawaban kenapa aku melakukan hal ini....
...Tetapi aku tidak akan memberikan jawaban kepadanya, karna apapun yang aku katakana kepada orang ini hanya kan menjadi poin kecurigaan....
..."Jadi apa kalian berdua bertemu dengan gerombolan mayat hidup? Selanjutnya apa kalian sudah mendapatkan batu yang kita perlukan?"...
...Aku langsung bertanya hal penting ke 01 dan 03, tetapi dari keadaan 03 sepertinya tidak akan bisa menjawab. Ini menyisakan 01 yang terus mengamati-ku dan aku melihat kearahnya untuk mendapat jawaban darinya, seperti menyerah terhadap sesuatu 01 menghela nafas-nya sebelum memberikan jawaban kepada-ku....
..."Walau sudah mencari cukup lama kami berdua tidak mendapatkan batu apapun di dalam kuil, kemudian 03 mengusulkan untuk mencoba mencari batu di luar kuil. Setelah berjalan agak jauh dari kuil yang ada di ladang kami menemukan sebuah kuil kecil yang di selimuti tali seperti menyegel sesuatu dan kami akhirnya menemukan ini"...
...01 kemudian mengeluarkan sebuah batu putih yang dengan ukiran seorang petani kepada kami semua, sebelum melanjutkan peristiwa yang telah ia dan 03 telah lalui....
..."Kami berdua ingin Kembali ke villa setelah menemukan batu ini tetapi saat kami sampai di jalan ke desa kami di hadang satu mayat hidup yang bersembunyi di ladang, tapi mayat hidup itu ternyata tidak sendiri setelah keluar dari tempat bersembunyi beberapa mayat hidup lainnya muncul. Tentu saja kami berdua tidak memilih bertarung dengan mayat hidup dan lari secepat mungkin tetapi ada beberapa mayat hidup yang terus mengejar kami, setelah melihat yang mengejar kami hanya dua mayat hidup aku dan 03 langsung setuju untuk membersihkan mereka. Yang seperti kau lihat baju kami terkena banyak darah dan beberapa potongan daging, tetapi di saat matahari mulai tenggelam kekuatan dari mayat hidup yang kami lawan makin menjadi lebih kuat"...
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
__ADS_1
Jangan lupa untuk Vote, Like, Komen, dan Share cerita ini agar author tetap bersemangat membuatnya!