Dunia Introvert

Dunia Introvert
Bab 1


__ADS_3

Ingin seperti teman temannya lia pun ikut merantau setelah menyelesaikan pendidikan di desanya. Bukan berasal dari kota besar membuatnya harus jauh dari orang tua demi bisa belajar hidup mandiri.


"Lia gimana jadi gak ikut kerja sama aku ?" Rani teman sekelas lia masih tidak rela jika setelah lulus mereka harus berpisah.


"Nanti ya aku tanya lagi sama ayah, kemarin katanya ga boleh soalnya kamu kerjanya jauh takut jarang pulang kalo jauh jauh."


" Yahh...kamu ma gitu nanti aku ga punya temen dong" pasang wajah melas guys


"Cup..cup..cup..temenku yang paling bawel jangan cemberut dong"


"ish...kamu ma gitu"


Melihat sahabatnya cemberut justru membuat lia semangat untuk menjahilinya.


" Pulang yuk ".


" Males lah kamu ma gitu".


"Sudah deh terserah kamu aja aku pulang nih.."

__ADS_1


"Lia .. ih kalo temennya ngambek itu di bujuk kek bukanya di tinggalin gak pengertian banget sih jadi temen "


" Astaga Rani katanya mau mandiri tapi kok masih kaya bocah,dah lah aku pulang sendiri aja bye....."


"Lia ....ih.." mau tak mau rani pun ikut pulang karena tak mungkin dia sendirian di warung yang lumayan sepi.


Sampai di rumah lia pun langsung menyapa keluarganya yang sedang adik menonton acara favorit mereka yap...apalagi kalo bukan acara masak masak yang lagi rame di tv. Lia adalah anak pertama dan mempunyai seorang adik perempuan yang masih duduk di kelas 4 SD.


"Assalamualaikum"


"Waalaikum salam, kok baru pulang kak inikan udah sore" ibu amel adalah sosok ibu yang supel berbeda dengah ayahnya yang terlihat lebih tegas kepada kedua putri mereka.


"kamu kira anak kecil pake rewel segala" ibu amel mencubit gemas putri tertuanya .


"Abisnya dia nanya mulu aku jadi ikut kerja apa nggak kan ibu tau ayah gak ngizinin lia kerja jauh- jauh"


"Udah gak papa, kamu kan tau ayah kamu mana tega kamu kerja jauh- jauh tar kalo kangen repot katanya" ibu ameh paham betuh perasaaan sang putri lia sangat susah untuk berinteraksi dengan orang baru dan hanya dengan rani dia bisa menjadi anak yang super cerewet sedangkan dengan teman yang lain dia terlalu sulit untuk berbaur.


"Ya udah deh bu lia ke kamar dulu ya mau mandi". baru beberapa langkah sang ibu pun sudah memanggil.

__ADS_1


"Sayang abis mandi langsung ke ruang tengah ya ada yang mau ibu omongin sama kamu".


"Soal apa bu?"


"Nanti aja kamu mandi dulu gih keburu dingin"


"Siap...ibuku sayang"


Selesai berbicara kepada lia ibu amel pun langsung menghampiri sang suami yang masih asik dengan buku tananam yang selalu ia baca.


" Ayah udah dong baca bukunya ibu mau ngomong"


"Ngomong apa sih bu ? penting banget emang"


"Ayah beneran gak ngizinin lia kerja sama rani ?"


"Ibu bukannya ayah gak ngizinin tapi ayah maunya lia itu kuliah dulu gak usah kerja ayah masih mampu kok mencukupi kebutuhan kita tanpa lia harus kerja" ayah zaki mencoba berbicara dengan setenang mungkin. keluarga mereka memang bukan keluarga kaya tapi bukan berarti kekurangan ayah zaki menekuni dunia pertanian setelah memutuskan berhenti bekerja di sebuah perusahan di kota Y .


Hay...teman- teman ini karya pertama aku harap maklum ya kalau masih kacau dan rada ngawur

__ADS_1


sebenernya menulis itu cita-cita dari jaman sekolah tapi masih minder untuk bisa memulai. terima kasih untuk waktunya see you ... bab selanjutnya...:-*


__ADS_2